Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 28


__ADS_3

Setelah adegan menegangkan tadi sekarang mereka semua sudah berkumpul di halaman markas Red Devils. Kerusakan dan musuh yang tumbang sudah di bereskan oleh anak buah Farah.


"Terimakasih buat semuanya atas kerja keras kalian semuanya" ucap Farah kepada semua bawahan nya


"Sudah menjadi tugas kami Queen untuk menjaga dan membela kebenaran" ucap salah satu anak buah Farah


"Ingat jangan pernah sombong atas apa yang terjadi hari ini jadikan ini semua pelajaran untuk masa yang akan datang bahwa masih banyak musuh yang akan datang dan mengincar kita" ucap Farah tegas


"Setelah ini kalian boleh izin pulang menemui keluarga kalian ajaklah mereka semua untuk liburan kalian memang berkerja dan mengabdi kepada saya,tapi saya tidak akan egois dengan memaksa kalian untuk tetap berada disini. Untuk jadwal liburan tidak bisa serentak nanti Arif akan memberi tahu jadwal kalian dan ambillah gaji kalian pada Jojo" ucap Farah yang mendapat sorakan bahagia dari para bawahannya.


Itulah sifat Farah walaupun ia terkenal mafia yang paling kejam dalam membasmi musuhnya tapi ia akan bersikap hangat kepada para bawahan dan orang-orang sekitarnya.


Dan itulah yang membuat semua bawahan siap mengabdi kepada Farah. Dan berjanji akan selalu melindungi Queen ya tersebut.


"Salut gue sama lo rah Lo gak pernah sombong walaupun lo berasal dari orang yang berada" ucap Alex dalam hati


"Kalo kek gini cara pemimpin nya gue mau kok mengabdi sama lu Farah" ucap Bimo


"Gaji lancar, makan bebas,tidur nyenyak,liburan nikmat mana lagi tuhan yang dustakan" ucap StevenĀ 


"Hal seperti inilah yang buat gue jatuh cinta sama lo Farah Anindita Bagaskara" ucap Attar


Wah Attar jatuh cinta sama Farah? Bagaimana dengan Farah? Apa dia juga punya perasaan yang sama seperti Attar?


"Istirahatlah dan silahkan obati luka-luka kalian semua saya dan teman-teman pamit pulang" ucap Farah


"Hati-hati dijalan Queen" ucap mereka semua


Farah hanya menganggukkan kepalanya dan mereka semua pun bubar. Tinggallah Farah dan teman-temannya.


"Pulang ke mansion gue aja kalian semua ini udah malam" ucap Farah pada temannya.


"Eh gak usah rah kita gak enak" ucap Alex


"Gapapa gue gak terima penolakan kalian juga pasti capek dan gak baik kalo bawa motor malam-malam" ucap Farah dengan nada datarnya


"Baiklah kalo Lo memaksa gue sebenernya mau nolak tapi lo maksa yaudah gue terima" ucap Steven


"Ck bilang aja lo seneng bangsul" gerutu Alex


"Siapa coba yang gak mau nginap dirumah orang kaya pasti banyak makanan kan" ucap Steven yang sudah membayangkan banyak nya makanan dirumah Farah


"Yaudah ayok gue capek banget" ucap Farah lesu


Mereka semua mengangguk dan melangkah kearah motor Mereka berada. Mereka masih boncengan ya guys hihi.

__ADS_1


Mereka melewati jalanan kota yang sudah sangat gelap karna ini sudah tengah malam. Suasana dingin menerpa tubuh mereka. Mereka melajukan motor dengan kecepatan sedang.


Setelah menempuh perjalanan beberapa lama akhirnya mereka tiba dimansion Farah. Steven dan yang lainnya terperangah melihat mewahnya mansion Farah.


Pagar dibuka oleh salah satu satpam. Saat pagar terbuka tampaklah halaman luas mansion yang indah. Ada lampu dan air mancur kecil seperti taman yang sangat cantik.


"Gila sih ini mewah banget anjir" ucap Steven heboh


"Habis berapa bapak lo bangun ini semua"? Tanya Steven ngelantur


"Ck ngapain lu nanya habis berapaan hah" ucap Alex kesal


"Ya lu lihat aja mewah kayak gini kalo gue sih auto ngelemper dijalan" ucap Steven terkikik


"Udah ayok masuk" ajak Farah


Baru saja Farah mau memencet sandi pintu rumahnya. Tiba-tiba pintu sudah terbuka dari dalam dan terlihat lah dua pasang paruh baya yang sedang menatap kearahnya dengan perasaan cemas.


"Sayang kamu gak kenapa-napa kan? Ada yang luka gak sayang? Mana yang sakit sini bilang sama mommy nak"? Tanya Fani beruntun


"Mom Farah gak kenapa-napa kok lihat ini sehat bugar hanya saja ada luka kecil dilengan Farah tapi udah diobatin Kok sama Attar" jawab Farah


"Alhamdulillah sayang mommy khawatir banget tahu sama kamu" ucap Fani


"Its okey Farah gapapa kok, ini mommy gak mau nyuruh temen Farah masuk?" Tanya Farah


"Em maaf ya saya gak lihat kalian" ucap Fani tak enak hati


"Iya gapapa kok Tan" jawab Attar


"Apa badan gue kurang gede ya? Kalo emang iya gue harus banyak makan ni" ucap Steven


"Hahaha maafkan saya ya saya tadi hanya terlalu khawatir dengan putri saya" ucap Fani


"Sudah ayo masuk" ucap Danu membuka suara


Seketika mereka terkejut mendengar suara dingin dan datar dari Danu. Mereka mengikuti langkah Farah kearah ruang tamu. Mereka semua duduk disana dengan menarik napas dalam selain menormalkan rasa lelah nya mereka juga menormalkan detak jantung mereka.


"Terimakasih kalian semua sudah mau membantu dan menjaga putri saya" ucap Danu


"Iya om kita gak masalah kok lagian kita juga punya masalah sama pak tua tersebut" jawab Steven


"Kalian mau menginap? Silahkan nanti kalian akan diantarkan para maid ke kamar kalian masing-masing disana sudah ada baju dan keperluan kalian lainnya. Jika mau makan juga bisa langsung ke meja dapur" ucap Danu memberitahu


"Terima kasih sekali lagi om" ucap Attar

__ADS_1


"Kamu Attar? Tanya Danu dingin


Deg!


Attar terkejut mendengar suara dingin menyapa dirinya.


"Iya om" jawab Attar tegas


"Bisa ikut saya keruangan saya sebentar?" Tanya Danu


"Bisa om" jawab Attar


Attar mengikuti langkah kaki Danu. Mereka semua menatap bingung dan terkejut kearah Danu dan Attar.


"Sudah cepat bersih-bersih jangan khawatir Daddy hanya berbicara sebentar" ucap Farah


Ceklekk!


"Duduk" ucap Danu datar


Attar duduk disofa yang ada diruangan tersebut.


"Kamu menyukai putri saya"? Tanya Danu to the point


Deg!


Attar yang mendapat pertanyaan seperti itu terkejut. Ia bingung kenapa orang tua Farah bisa bertanya seperti itu.


"Jangan kaget saya tau semua tentang putri saya termasuk orang yang sedang menyukainya saat ini" ucap Danu seolah tahu apa yang tengah dipikirkan oleh Attar


Attar menarik napas dalam lalu menatap Danu.


"Iya om saya mencintai putri om" ucap Attar tegas


Mendengar jawaban Attar Danu menatap attar yang kini juga sedang menari kearah dirinya. Tatapan yang sulit diartikan dari kedua orang tersebut.


"Apa yang membuat kamu mencintai putri saya"? Tanya Danu


"Semuanya" jawab Attar singkat


Ck tembok bicara sama tembok jadi ya gitu-_-


"Apa kamu yakin? Apa kamu bisa berjanji pada saya untuk tidak menyakiti putri saya? Apa kamu siap menanggung resikonya jika kamu berani membuat putri saya menangis? Saya sudah tahu semua tentang kamu dan keluarga kamu! Apa kamu siap dengan semuanya?" Ucap danu tegas


Deg!

__ADS_1


MAAF YA GUYS AKU HARI INI UPDATE NYA MALAM DAN KEMARIN JUGA GA BISA UPDATE KARNA LAGI ADA KESIBUKAN:(


HAPPY READING:)


__ADS_2