Pasangan Mafia Kejam

Pasangan Mafia Kejam
Bab 89


__ADS_3

Mereka saling tatap devita dan bimo langsung mencari tahu nomor tersebut. Farah terus menatap pergerakan kedua temannya yang saat ini berusaha untuk mencari tahu siapa pengirim pesan tersebut.


"Nomor nya tidak ditemukan. Lokasi terakhir nomor ini berada dihutan bagian timur"ucap bimo


"Siapa orang itu? Kenapa kerjanya sangat cepat"sahut steven


"Persiapkan diri kalian besok,besok kita harus mulai mencari tahu siapa orang tersebut"ucap farah lalu berdiri dari duduknya


"Lo mau kemana queen?"tanya winda


"Pulang"jawab farah


Mereka semua pun akhirnya ikut pulang. Para pria nanti akan berkumpul di cafe untuk membahas masalah markas mereka.


"Sayang nanti aku izin sebentar ke cafe ya,aku mau bicarain soal markas sama anak-anak"ucap attar sedikit berteriak


"Iya pulang jangan malam atau kamu tidur diluar"sahut farah juga berteriak


"Engga dong sayang pupu ga bisa jauh dari mumu"kekeh attar


Plakk!


"Kamu tuh ya kalo ngomong pasti ga jauh-jauh dari sana aja"ketus farah setelah menggeplak paha attar


Attar tertawa menatap wajah cemberut istrinya. Sejak tadi attar selalu berusaha untuk menghibur istrinya. Ia juga sudah mengirim pesan kepada papanya menanyakan bagaimana keadaan mereka disana.


45 menit perjalanan kini mereka semua sudah sampai dimansion mewah farah. Farah menolehkan kepalanya ke arah supir mommy nya yang memasukkan koper kedalam bagasi mobil.


"Mau kemana mommy pak?" Tanya farah


"Mommy mau liburan sayang,sekalian mau ketemu teman yang udah janji bahas kerja sama dengan butik mommy"jawab fani tiba-tiba


Farah menatap fani sekilas lalu menatap mertuanya. Kedua wanita paruh baya tersebut cukup ketar-ketir karena mereka tahu farah orang nya tidak gampang dibohongi.


"Kemana mom?" Tanya farah


"Singapura sayang"jawab fani lembut


"Oke mommy hati-hati kalo ada apa-apa kabarin aku dan jangan tutupi apapun dari aku"ucap farah


Deg!


Fani dan Viona terkesiap saat mendengar ucapan farah,mereka tersenyum kikuk ke arah farah. Merasa ucapan farah tadi sangat mengenai hati,karena memang saat ini mereka menutupi keadaan danu yang sebenarnya.


"Iya sayang kamu juga hati-hati ya kuliah yang rajin. Attar dan kalian semua jaga diri baik-baik ya dan mommt titip farah ya"sahut fani lembut

__ADS_1


"Iya mom siap"sahut mereka serentak


Setelah itu fani dan viona pun pamit untuk berangkat. Farah menatap mobil yang ditumpangi oleh fani hingga menghilang dari balik pagar tinggi tersebut.


"Sayang ayo masuk kita istirahat dulu masih aja 1 jam sebelum aku pergi nanti"ucap attar


"Guys duluan"ucap attar pada teman-temannya


Mereka menganggukkan kepala lalu juga ikut masuk untuk beristirahat. Farah dan attar menuju kamar mereka yang ada di lantai atas.


"Kamu mikirin apa sayang? Dari tadi aku perhatikan kamu melamun mulu"ucap attar


"Aku ga tau tapi aku terus kepikiran daddy,hari ini aku udah kirim pesan berkali-kali sama daddy tapi tidak ada balasan."sahut farah jujur


"Mungkin mereka lagi sibuk sayang,tunggu nanti aja ya. Sekarang kamu harus istirahat hari ini pasti lelah"ucap attar


Mereka mengganti pakaian terlebih dahulu. Setelah itu mereka pun berbaring diatas ranjang,farah menggunakan lengan attar untuk dijadikan bantalan.


"Sayang aku mau ngomong sama kamu"ucap attar


"Ngomong apa"sahut farah


"Kamu udah siap untuk punya anak? Seandainya memang belum siap,kita tunda dulu saja"ucap attar


Farah terdiam beberapa saat,sepertinya ia sedang memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan attar barusan.


Attar tersenyum mendengar jawaban istrinya,jika seperti ini ia tidak perlu memikirkan resiko kedepannya. Attar hanya takut jika farah belum siap untuk punya anak,umur mereka juga terbilang masih sangat muda.


"Kamu pasti mikir ya kalo aku ga siap punya anak" ucap farah membuyarkan lamunan attar


"Aku hanya takut sayang jika kamu tidak siap,umur kita juga masih sangat muda. Kita juga masih kuliah,jadi aku khawatir jika kamu keberatan untuk punya anak"sahut attar


"Anak itu rezeki jadi tidak mungkin kita tolak,ya kita memang muda tapi aku sudah siap kok jadi rich mommy"ucap farah tertawa


Attar pun ikut tertawa saat melihat farah tertawa,akhirnya ia bisa melihat senyuman sang istri yang sejak tadi terlihat.


"Kalau begitu ayo kita bikin mimo junior"bisik attar


CTAKK! AREA DEWASA DILARANG MENGINTIP


~


3 jam berlalu begitu saja,membuat beberapa pemuda yang duduk diruang keluarga mendesah lelah. Sudah 3 jam lamanya namun yang ditunggu tidak kunjung turun.


"Gilaa dia ngapain si anjir,katanya cuman nidurin farah doang kenapa selama ini"gerutu steven

__ADS_1


"Hah nidurin?" Beo winda


Mereka semua saling tatap dengan wajah cengo lalu mereka...


"Bangsat pasti mereka lagi ngadon"kesal steven sambil gigit bantal


"Gue rela nahan ngantuk biar ga ketinggalan tau-taunya mereka malah enak-enakan diatas"gerutu bimo


Mereka terus mengoceh dengan berbagai kata hingga akhirnya orang yang ditunggu pun turun dengan wajah yang terlihat fresh.


"Berangkat"ucap attar datar


"Titip farah kalo dia nyariin gue bilang udah berangkat"sambungnya lagi sambil menoleh ke arah winda


Mereka semua menatap attar dengan wajah bodoh,sudah lama mereka menunggu hingga pantat lumutan dan lihatlah sekarang manusia yang ditunggu pun pergi duluan.


"Kalo bukan teman udah gue jual tu orang ke pasar rongsokan"gerutu steven


"Dia yang lama dia juga yang ninggalin kan ******"sambungnya lagi


Steven terus mengoceh tiada henti tapi tidak digubris oleh attar.


~


Saat ini keempat pria tersebut sedang dalam perjalanan menuju cafe tempat biasa mereka berkumpul. Siapa saja yang melihat mereka akan terpesona,wajah mereka sangat tampan.


Brum! Brum!


Empat motor sport tersebut sudah tiba diarea parkiran cafe,mereka membuka helm membuat beberapa wanita muda yang ada disana memekik. Keempat pria tersebut terlihat biasa saja,wajah dingin dan datar membuat beberapa wanita yang hendak mengajak berkenalan mengundurkan diri.


"Jadi gimana? Siapa yang akan pegang markas saat ini. Kalo untuk attar gue rasa udah ga bisa karena dia udah punya tanggung jawab penuh sama perusahaan daddy dan markas red devils"ucap bimo


"Alex"ucap attar


Mereka menoleh ke arah alex yang masih diam. Lalu ia menoleh lagi ke arah attar.


"Okey gapapa gue yang pegang,tapi bukan berarti kalian lepas tanggung jawab. Gue ga bisa tanpa kalian begitu juga kalian"ucap alex


"Tenang aja kita bakal bantu"sahut bimo


Setelah itu mereka membicarakan hal yang lebih serius lagi,sudah 1 jam mereka berada dicafe tersebut.


"Attar kamu disini"ucap seseorang


Bruk!

__ADS_1


Happy reading


__ADS_2