Pelakor Sah

Pelakor Sah
Rencana dan kegelisahan Anton


__ADS_3


Hari berganti saat ini Anton sedang menyiapkan lamaran kepada Zahra . Entah apa yang sedang Anton rencana kan saat ini yang pasti dia kan membuat Zahra menjadi istrinya .


Dengan bantuan dari sang putra Anton akan menyiapkan semua dengan semangat .


" Kau yakin ton ...?" Tanya Xavier saat melihat Anton yang sedang membuat rencana .


" Aku siap Bos tenang saja .... doakan saja semoga semuanya berjalan lancar ." Jawab Anton dengan penuh semangat .


" Jika nanti Zahra menolak bagaimana ton dia kan sudah bilang tidak akan mau menikah lagi .?" Xavier bertanya lagi untuk memastikan rencana Anton .


" Tenang saja bos dia tidak akan bisa menolak sekarang ." Jawab Anton penuh percaya diri .


" Terserah kau saja lah ton semoga rencana mu berjalan lancar kali ini .Dan semoga kau bahagia , aku akan selalu mendukung mu seperti ini apa pun yang terjadi ." Sahut Xavier dia tahu jika Anton akan melakukan yang terbaik . Dia juga percaya jika Zahra memliki perasaan yang sama dengan Anton .


" Lalu kapan rencana ini akan kau lakukan jangan sampai membuat Zahra malah ketakutan kepada mu ." Xavier bertanya sambil melirik Anton yang saat ini sedang tersenyum .

__ADS_1


" Besok malam Al akan membantu ku , Yah semoga saja tidak ada yang menggangu .," Ucap Anton dengan sedikit kesal . Pria itu masih ingat bagaimana salah satu karyawan yang menggodanya .


" Haha ha ... kalau kau risih yang pecat saja ton toh bisa kita cari lagi ." Sahut Xavier saat melihat wajah masam Anton .


" CK .... akan ku lakukan lihat saja nanti beraninya dia mengatakan jika dia itu kekasih ku ,melihatnya saja aku merinding ." Jawab Anton yang bertambah kesal saat menginat .Bagaimana wanita itu datang kerumah nya dan mengatakan jika dia itu kekasih Anton .Untungnya ada Alden yang mengerjai wanita itu membaut Anton sedikit lega.


" Bos ada kabar jika anak angkat dari Romy ada disini bos tapi aku juga tidak tahu rupa orang itu ." Ucap Anton dengan serius .


"Hemm.... biarkan saja toh saat ini saham yang dimiliki Romy sudah berpindah tangan atas nama ku ." Sahut Xavier meski dia juga agak was was tapi berusaha untuk tenang .


" Kita harus tetap tenang ton jika ingin menghadapi musuh seperti mereka ." Lanjutnya dengan dingin .


" Iya kau benar itu harus apa lagi saat ini Ay sudah hampir waktunya melahirkan jadi kita harus extra lagi ." Sambung Xavier yang kini sudah berubah serius tidak ada lagi senyum diwajahnya .sama hal nya dengan Anton yang saat ini terlihat muram .Sudah cukup kejadian Alden diculik itu sudah membuat dia trauma maka penjagaan kan diperketat .


Tak lama pintu terbuka membuat kedua saling pandang siapa yang berani masuk tanpa ijin .


" Kenapa kalian melihat ku seperti itu ...?" Tanya Zero dengan tanpa dosa sambil duduk disofa .

__ADS_1


" Bisa tidak ketuk pintu dulu ." Sahut Xavier yang merasa kesal dengan Zero yang selalu datang dengan seenaknya sendiri .


" CK .... sudah lah ini buat kalian jadi jangan lengah lagi , membuat ku repot saja ." Sahut Zero sambil melemparkan map merah yang dibawanya .


Anton mengambil map itu dan tersenyum miring .


" Kau terbaik tuan muda ... dari mana ada mendapatkan ini .?" Tanya Anton denah antusias .yang membuat Xavier ikut melihat apa yang dipegang Anton .


" Jangan meremehkan nya dia jauh lebih licin dibanding kan dengan tua bangka itu . Tapi semoga saja dia tidak bertindak disini jika masih ingin selamat ." Ucap Zero mengingatkan siapa yang akan menjadi lawan kali ini .


" Terima kasih sudah mengingatkan kami tuan muda ." Jawab Anton dengan tenang .


" Jika dia licin kenapa kita juga bisa menjadi licin . Anton kirim orang untuk mengawasi nya aku tidak ingin ada kesalahan lagi kali ini ." Ucap Xavier dia mulai geram dengan apa yang akan dilakukan anak angkat sang paman .


" Baik lah aku harus pergi Aahh.... aku merindukan adik kecil ku ." Ucap Zero sambil melangkah pergi membuat Xavier mendelik saat Zero sudah pergi .


"Anton kau dengar dia bilang apa .. merindukan adik kecil . Jangan bilang dia kan menemui Ay .CK sialan aku tertipu lagi dia pasti akan membawa kabur Ay lagi ." Umpat Xavier yang baru menyadari jika Zero kan Kemabli menguasai sang istri .

__ADS_1


" Tidak bisa dibiarkan .... Anton aku akan pulang kau handle semua . Aku mau menyusul Bedeb4h itu jika dibiarkan dia akan menopoli istri ku lagi ... ini tidak bisa dibiarkan." Ucap Xavier sambil menyambar jas yang dia letakan dikursi.


Anton yang melihatnya hanya bisa diam sambil menghela nafas . Pasti Xavier akan ribut lagi dengan Zero jika sudah berurusan dengan Ay .


__ADS_2