
"Wah.....kau hebat sobat darimana kau tahu jika ada banyak yang mengawasi kita .?" Alden bertanya dengan penuh antusias .
"Bukan kah itu sudah setiap hari ... kau saja yang tidak peka dengan sekitar mu ." Jawab Erik sambil berjalan dengan tenang .
" Wah ... wah ... pantas saja aku tidak melihat mereka jadi mereka berbaur dengan orang orang ya ." Ucap Alden dengan lirih sambil memperhatikan sekitarnya .
Bocah itu baru menyadari jika memang banyak orang yang mengawasi mereka .Dia tidak pernah mengira jika sang papa akan menempatkan orang untuk menjaganya.
" Sudah jangan dilihat terus nanti malah ketahuan ." Tarik Erik kedalam kelas membuat Alden mendengus kesal .Temanya ini tidak bisa diajak bermain barang sebentar .
" Lalu apa yang harus kita lakukan dengan orang itu .?" Tanya Alden saat sudah berada didalam kelas .
" Aku kan membuat mereka keluar ... kau jangan ikut biar aku saja dan jika aku tidak kembali maka beritahu orang itu ." Ucap Erik memberitahu rencana nya kepada Alden .
" Tapi itu bahaya Rik ... kalau mereka melukai mu bagaimana.?" Tanya Alden dengan penuh kekhawatiran kepada temanya itu .
" Tenang saja aku tidak akan terluka . Aku sudah banyak belajar menangani orang jahat dari nenek jadi kau tidak perlu takut ." Jawab Erik memberi tahu temannya agar tidak khawatir .
" Kau yakin .... lalu kapan kau akan melakukanya .?" Lagi lagi Alden bertanya terlihat jelas jika mata anak itu ada ketakutan .
" Nanti setelah pulang sekolah tidak baik jika mereka dibiarkan ." Jawab Erik dengan dingin ." Jadi sekarang kau bantu aku untuk menyiapkan semuanya ." Lanjutnya lagi sambil mengeluarkan beberapa bubuk .
" Apa ini Rik ..?" Tanya Alden sambil memperhatikan bungkusan yang dibawa Erik .
__ADS_1
" Ini minum lah ini akan membuat kita tetap sadar meski nanti mereka membius kita ." Ucap Erik sambil menyodorkan air yang udah diberi obat oleh .Tanpa ragu Alden langsung meminum nya tanpa bertanya terlebih dulu .
" Wah ... rasanya manis Rik seperti ada rasa buahnya ." Ucap Erik dengan senang .
" Aku sudah mengubah rasanya , Itu aku dapat dari nenek aku juga pernah mengerikan itu kepada mama mu dan juga nyonya jadi jangan khawatir ." Jawab Erik sambil membereskan yang lainnya .
" Gunakan ini ... ini obat gatal jika ada yang berusaha jahat seperti wanita yang di mall ." Ucap Erik lagi sambil menyodorkan bubuk yang lain .
" Oke ...aku akan mengingat dari warna bungkusnya ." Jawab Erik dengan semangat .
" Ingat guna kan Jika mendesak oke ." Pesan Erik dengan penekanan .
" Oke ... aku akan menyimpannya jadi jangan khawatir ." Jawab Erik dengan penuh kesenangan .Dia tidak akan mengecewakan sahabatnya itu .
" Bagaimana ini .... apa kita akan bergerak sekarang .?" Tanya Orang yang sedang mengemudi .
" Iya bos sudah meminta kita untuk bergerak .kau tahu kan jika keduanya akan menjadi kunci bos ." Jawab teman yang duduk disebelahnya .
" Dan kau juga bisa melihat jika tidak ada penjaga yang menjaga keduanya . Jadi ini kesempatan kita untuk bergerak , jadi bersiap lah ." Ucap nya lagi sambil memperhatikan sekitar .Tanpa mereka sadari jika ada banyak mata yang siap kapan pun untuk bertindak jika ada yang mencoba mendekati keduanya .CK bodoh cari mati saja mereka apa sudah bosan hidup kan Ayam goreng masih enak .
" Bagus setelah mereka keluar kita kan segara menangkap mereka ." Sahut yang ada dibelakang kemudi . Orang yang dari tadi menutup mata itu kini bangun dan menyetujui rencana kawan nya.
" Iyah .... mereka hanya anak kecil jadi mudah untuk kita . Dan penjaganya juga tidak ada berbeda dengan nyonya muda Subastian terlalu banyak penjaga ." Sahut pria yang memegang kemudi .
__ADS_1
Akhirnya mereka sepakat untuk menangkap kedua anak itu saat mereka baru keluar dari sekolah .
Matahari kini sudah mulai tinggi sampai diatas kepala ada banyak anak anak yang mulai keluar dari sekolah . Sampai terlihat dua orang anak berjalan dengan santainya .
" Erik sepertinya mama akan terlambat hari ini. " Ucap Alden berdiri disamping jalan .Padahal dia lah yang memberi tahu Zahra untuk menjemput terlambat .Erik hanya mendengus kesal dengan ucapan Alden .Dia tidak menyangka jika Alden akan pandai beracting .Samapi terlibat sebuah mobil melintas didepan mereka . Keduanya saling melirik sampai ada dua orang keluar dari dalam mobil dan menarik mereka berdua kedalam mobil dengan sapu tangan yang sudah diberi obat bius .
🌺🌺🌺🌺🌺
Jeng jeng jeng......
Gimana nasib keduanya kita lihat siapa yang bernasib sial jika berurusan dengan keduanya .
Guys ...jangan lupa kembang kopinya yah...
Like comen and vote juga oke ....
ditunggu guys biar tambah semangat ....
Thanks you all .....
bye bye .....
🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1