Pelakor Sah

Pelakor Sah
Awal kebahagiaan akhir penderita ( End )


__ADS_3

Kebahagian keluarga itu bertambah lagi saat ini dengan adanya anggota baru .Bayi mungil milik Anton dan Zahra itu menjadi rebutan Alden dan Anton .Sedangkan Zahra hanya bisa menggeleng lemah saat melihat kedua pria yang bertengkar hanya karena memperebutkan bayi mungil itu .


"Hah....papa sana pergi kerja pasti dad sudah menunggu mu .Biar aku yang menjaga mama dan baby A papa pergi sana ." Ucap Alden gemas sendiri saat melihat Anton menopoli adiknya .


"Sebentar lagi .... kau juga harus sekolah jangan bolos lagi .ayo cepat papa tunggu ini sudah siang " Seru Anton kepada Alden .


" Sudah sekian jangan ribut terus sana pergi ..aku akan menjaga babu A sendiri .kalian berdua pergi sekarang dan tidak ada bantahan ." Sahut Zahra dengan marah .


" Baik ma... kami pergi ." Jawab kedua nya dengan lesu .Mereka berdua tidak ingin membuat wanita itu marah .


" Aku berangakat dulu sayang .... jangan diri kalian jika ada apa apa cepat hubungi aku ." Pesan Anton kepada Zahra sambil mengecup kening wanita saat ini sedang mengendong bayi kecilnya .Begitu juga kepada bayi kecil itu ,tak mau kalah dari sang papa Alden juga melakukan hal yang sama.


Zahra memandang kedua pria itu pergi dengan mobil yang melaju dengan kecepatan sedang .


" Terima kasih ya Allah kau berikan hamba mu ini ...nikmat yang luar biasa jaga lah suami dan anak hamba dalam lindungan Mu ." Doa Zahra untuk kedua pria nya .


Tak beda jauh dengan rumah Anton begitu pula dengan kediamaan Subastian .Keribuatan juga terjadi saat ini dimana Xavier yang selalu ribut dipagi hari saat istrinya tidak ada dikamar .


" Sayang .... dimana dasi ku ...." Teriak Xavier dari pintu kamar mereka .Yang membuat wanita yang saat ini sedang menyiapkan sarapan melirik kesal .


" Pergi lah biar aku yang mengurusnya ..." Ucap Ron yang hanya bisa menggelengkan kepala melihat Xavier yang semakin manja kepada Ay .Entah kemana hilangnya Xavier yang dingin dan tegas itu saat sudah bersama dengan istri dan anak nya .


" Mas .... kenapa sih berteriak ngak malu dilihat pelayan .?" Tanya Ay dengan kesal .


"Sudah deh ... biar mereka sekarang cepat bantu aku pasang dasi ini." Seru Xavier dengan cuek dan mau nya sendiri .


" CK ... and sih siapa coba yang dulu pasangin kalau aku ngak ada ." jawab Ay dengan masam .


" Udah ngak usah cemberut .... " Ucap Xavier dengan mengecup bibir istrinya itu yang membuat Ay semakin cemberut .

__ADS_1


Itu sudah menjadi pemandangan setiap hari nya .Ada banyak pelayan yang tersipu malu dan juga yang tersenyum sendiri saat melihat tingkah kedua tuannya saat ini .


Sedangkan kakek Subastian saat ini sedang berjemur ditemani baby Xera yang semakin montok dan menggemaskan .


" Cicit kakek semakin berat saja ..... huh apa kakek yang semkin tua ya .." Gerutu kakek tua itu dengan senyum mengembang .Dia tidak akan menyangka jika bisa melihat cicit nya lahir saat dia masih hidup .


" Itu tanda nya kakek harus cepat .... istirahat dengan baik ." Sahut Xavier dari belakang .Akhirnya pria itu siap setelah drama pagi yang dia lakukan .


" Cih ... jangan menganggu ku aku sedang berjemur dengan baby Xera .sana pergi kekantor urus dengan baik biar anak istri mu tidak kesusahan ." Jawab Kakek subastian dengan mencibir .


" Ya .... aku tahu ayo baby girl kita sarapan tinggalkan pria tua ini disini ." Ucap Xavier membawa baby Xera masuk kedalam rumah .


Senyum menghiasi wajah tua itu dia bisa bersantai saat ini setelah semau yang terjadi .


Dimeja makan sudah ada berbagi hidangan untuk sarapan .Xavier mendudukkan baby Xera kursi khusus bayi agar yang bayi bisa duduk dengan rapi .


Setalah semau berkumpul untuk sarapan terdengar suara dari luar yang membuat semau orang menoleh .


" Jangan berteriak .... kakak ipar kau membuat telinga ku sakit saat mendengar suara mu ." Sahut Xavier dengan mendengus kesal .


" Apa perduli mu ..." Jawab Zero dengan sinis melirik Xavier yang kesal .


" Duduk kak ....jangan buat keributan dimeja makan .cepat makan mas ... ini sudah siang apa tidak akan berangkat kekantor .?" tanya Ay dengan geram sudah pasti kedua pria itu ribut jika bertemu apa lagi urusan baby Xera .


" Iya .... kakak duduk jangan marah ."Jawab Zero dengan malas duduk dikursi sebelah baby Xera berada .Bayi itu tertawa senang saat melihat pertengkaran dari orang orang yang ada disampingnya .


" Kau ...datang lagi apa di London tidak ada yang membuat mu betah lama lam disana .sehingga hampir tiap 2 bulan kau pulang kesini .?" Tanya Kakek Subastian yang baru saja duduk di kursinya .


" Eemm... ada sih tapi aku merindukan baby girl ." Jawab Zero dengan seenaknya .membuat Xavier meradang saat tahu Zero akan menopoli putrinya .

__ADS_1


Ay hanya bisa berdoa semoga kebahagian ini akan tetap untuk untuk selamanya .Tidak akan ada yang mengoyahkan cinta mereka untuk semalam nya .


" Terima kasih ya Allah .... kau masih melimpahkan kehabagian ini untuk kami .semoga ini akan selalu menyertai kami semua nya .Berilah lindungan mu kepada kami semua ." Doa Ay dengan mata berkaca kaca saat ini .


Dia tidak akan menyangka jika pernikahan yang dia tidka ingin kan akan menjadi sumber kebahagiaan untuk nya .


...........................


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ...


Thanks yah jika bukan karena dukungan kalian novel ini tidak akan ada artinya .


Thanks .... buat semuanya .


Mampir juga dikarya aku yang lainnya .aku menunggu kalian disana.


\= Mysterius Girl \= Reygan dan Quera ( mafia )


\= Pelakor sah \=Xavier dan Ayesha ( pernikahan paksa )


\= Terjerat pesona Luwina \= Zayden /Zero dan Luwina .


Guys .... jujur aja aku ngak nyangka jika bisa sampai selesai. buat novel .awalnya aku hanya pembaca kayak kalian . Dan sekarang bisa buat cerita dan terima kasih untu noveltoon sudah memberikan kesempatan ini .Terima kasih juga buat kak editor semoga sehat selalu .


Terima kasih sekali guys...


udah mau dengerin curhatan aku ini ....

__ADS_1


Sekali lagi aku menanti kalian di karya ku yang lain .


Wassalammualaikum .Wr.Wb


__ADS_2