Pelakor Sah

Pelakor Sah
Xavier semakin penasaran


__ADS_3

Pagi menyapa dengan malu malu yang menampakan sinar menerangi pagi yang penuh dengan warna .


Tapi tidak dengan wanita hamil yang satu ini dia masih bergelung selimut didalam dekapan sang suami .


"Sayang .... ayo bangun ini sudah siang " bisik Xavier dengan pelan .


"Uugghh ....mas aku masih mengantuk " jawab Ay dengan malas.Dia sendiri tidak tahu kenapa sekarang menjadi malas begini .


" Sayang .... bangun dulu kau harus sarapan setelah itu teruskan tidur mu..." ucap Xavier menghujani Ay dengan ciuman .


" Oke... oke ...aku bangun mas udah ciumnya ." jawab Ay kesal membuatnya langsung cemberut .


" Oke .... mau aku mandikan.." tanya Xavier menggoda Ay yang sedang cemberut .


" No.... I can take a shower by myself ... " jawab Ay berlari kekamar mandi .


" Ha haha ... sayang aku tunggu jadi cepatlah " teriak Xavier dari luar .


" CK ... kalau dia ikut mandi yang ada kau tidak jadi mandi .." gumam Ay .


Diluar Xavier masih menunggu sang istri akhirnya memutuskan untuk mandi dikamar sebelah .Setelah Xavier keluar kamar tak butuh waktu lama Ay keluar dari kamar mandi dengan wajah segar ada aroma sabun yang menguar dar tubuh Ay .


" CK ...kemana orang mesum ini " ucap Ay saat baru keluar dari kamar mandi .

__ADS_1


cklek ....


" Aku disini sayang kenapa merindukan ku kemarilah .." jawab Xavier yang baru selesai mandi merentangkan tangan nya .


" CK... cepatlah kita harus kekantor jadi jangan bercanda .." ucap Ay membuat Xavier tersenyum masam .


" Oke.... baiklah aku akan bersiap " jawab Xavier yang sudah melihat baju mungkin istrinya sudah menyiapkan semua nya untuk nya ." Terima kasih sayang ....Cup" lanjut Xavier mendaratkan kecupan dikening Ay .


" Sama sama sekarang ayo cepat kakek menuggu kita dibawah untuk sarapan .." jawab Ay dengan senyuman manis membuat Xavier ingin mengurung istrinya itu dikamar saja .


" Baiklah ...tunggu sebentar jangan keluar sendiri ..oke" jawab Xavier memakai baju yamg sudah Ay siapkan .


10 menit berlalu pasangan itu keluar kamar menuruni tangga dengan pelan Xavier tidak ingin terjadi sesuatu dengan sang istri .


" CK... kayak kakek tidak pernah muda saja " jawab Xavier santai dan menarik kursi untuk Ay duduk.


" Bukan mas...kek tapi Ay saja yang malas bangun aku juga tidak tahu kenapa aku malas bangun .." sahut Ay .membuat Kakek tertawa terbahak .


"Ha ha ha .... sepertinya anak mu mirip dengan Daddy yang malas jika dibangunkan " ucap Kakek .yang membuat Xavier mendengus malas .


" Kek ...apa paman tidak datang lagi kesini " tanya Xavier sambil makan yang sudah diambil oleh Ay .


" Tidak ... kakek juga tidak tahu lagi bagaimana cara untuk menghadapi paman mu jadi berhati hati lah ." jawab kakek dengan sedih .

__ADS_1


" Mungkin ini lah kesalahan ku lalu kenapa orang itu terus membuat orang lain untuk menjadi pion ." batin kakek .


" Kek .... jangan melamun ayo cepat makan " tegur Ay saat melihat kakek termenung .


" Terima kasih sayang ...." jawab kakek dengan senyuman .


"Aku tahu kek ada yang kau sedang sembunyikan jadi kakek akan menunggu sampai kau mau bercerita sendiri ." batin Xavier .


" Sayang jangan perhatian sama kakek tua ini nanti membuatnya manja .." seru Xavier dengan nada mengejek kepada sang kakek .


" Mas.... jangan bicara begitu kan kasihan kakek kalau bukan kita siapa yang akan memperhatikan kakek.." ucap Ay memarahi suaminya itu .


Semua pelayan saling melempar pandangan melihat perdebatan yang terjadi dimeja makan saat ini .Ron tersenyum dia bisa melihat bagaimana Ay mampu mencairkan gunung Es yang ada didalam hati Xavier .


"Semoga ... kebahagian ini akan selalu ada dirumah ini dan kami sudah menuggu kedatang anggota baru ." batin Ron .


" Aku senang melihat .... yang seperti ini Ron rumah ini seakan Kemabli dimasa semua masih bersama ." ucap Endah yang baru saja datang dari luar .


" Kau benar dah ...ini pemandangan yang luar biasa bisa kita lihat setelah sekian tahu lamanya ." jawab Ron dengan sedih .


" Mungkin ini sudah takdir Ron...jadi kita harus menerimanya dengan ikhlas " ujur Endah .


" Yah... kau benar ayo sebaiknya kita juga pergi dari sini .." ajak Ron agar mereka tidak menganggu majikan mereka yang sedang sarapan .

__ADS_1


__ADS_2