Pelakor Sah

Pelakor Sah
Alden merajuk


__ADS_3

Setelah mengendari mobilnya dengan kecepatan tinggi hanya,dalam waktu kurang dari 1 jam Zero sampai dimarkas .Dengan tatap yang tajam Zero memasuki dimana ruangan yang terlihat banyak orang ada sedang bersantai dan juga ada yang berlatih .


" Dimana mereka zus ...?" Tanya Zero saat Zus datang menyambut Zero .Terlihat jelas adanya amarah yang membuat anak buah nya merinding .


" Ada diruangan 2 bos .... " Jawab Zus dengan singkat . Zus bisa melihat bagaimana Zero yang sudah menahan amarahnya saat ini .Zus hanya diam dan mengikuti bosnya itu dengan senyap .


" Cih .... hanya cecunguk seperti mereka berani menyentuh princess ." Zero berdecik saat melihat kedua orang yang kini sedang meringkuk .


" Siapa ...kau kenapa berani melawan kami .Aku yakin saat bos kami menyadari jika kami tidak kembali mereka pasti akan mencari kami ." Ucap Pria itu dengan sedikit gemetar namun masih berusaha untuk mengeretak Zero .


" Konyol ....katakan siapa bos mu kau berkerja dengan siapa .?" Tanya Zero dengan dingin membuat keduanya semakin kecut .


" Kami dari Black mamba ...Jadi lepaskan kami jangan buat masalah dengan kami ." Jawab Wanita itu dengan berteriak keras .


" Black mamba ....." Gumam Zus dan setelah itu pria itu tertawa dengan keras .


" Ha ha ha ha ...... black mamba ha haha .... bos mereka orang black mamba .Aduh aku sakit perut sungguh lucu sekali ." Zus tertawa dengan keras sampai sakit perut .


" Apa yang lucu heh ... kalian takut cepat lepaskan kami ." Teriak wanita itu semakin berani .


" Zus ..... kau tahu siapa itu black mamba .?" Tanya Zero dengan senyum sinis .


" Tentu ....bos bukan kah mereka yang pernah bersujud kepada kita saat kita pertama kali kembali kesini ." Jawab Zus yang masih tertawa saat mendengar keduanya menyebut nama black mamba .


" Eemm.... panggil ketua mereka sekarang jika mereka tidak sampai disini dalam waktu 1 jam makan krim Bondan dan yang lain nya untuk mengurus nya ." Seru Zero sambil memicingkan matanya .Senyum sinis itu mengembang sempurna dan juga disertai ejekan yang menjijikkan .

__ADS_1


Kedua orang itu seakan tenggelam kedalam neraka saat ini .Apa lagi setelah mendengar apa yang baru saja dikatakan kedua pria yang berdiri didepannya .


Dirumah sakit Ay dan Xavier masih menikmati waktu mereka bersama sikecil .Erik bocah berusia 4 tahun itu terlihat masih betah memejamkan matanya .Sampai terdengar suara Alden yang mampu membuat Erik membuka matanya .


" Erik ...kau curang kenapa tidak masuk sekolah .?" Tanya Alden menggebu gebu .Membuat semua orang terkekeh pelan .


" Hemm...akan kau sudah bilang akan menjaga princess saat tuan tidak ada disini ." Jawab Erik sambil mengucek mata nya .


" CK .... sama saja kau curang jika tahu aku juga tidak akan pergi sekolah .Mama juga disini tidak memberi tahu ku dulu siapa yang akan menjaga mama jika kelelahan ." Gerutu Alden dengan wajah cemberut .Zahra hanya bisa mengusap lembut kepala sang putra yang tengah merajuk .


" Mama.... kesini bersama dengan papa mu untuk menemani mommy mu saat Daddy mu tidak ada ." Jawab Zahra dengan lembut .Untuk memberikan Alden pengertian agar putranya itu tidak lagi cemberut .


"Huh...aku marah ...aku kesal ." Seru Alden dengan menghentakkan kaki nya kelantai dengan keras .Bukan mereka takut malah tertawa melihat wajah marah Alden yang semakin terlihat menggemaskan .Dengan wajah yang memerah itu membaut nya terlihat semakin lucu .


" Sudah jangan marah begitu .... lihat wajah mu sudah merah ,Nanti aku kasih 1 deh." Bujuk Erik dengan tenang .Namum raut wajahnya tetap sama datar .


" Iya.... aku berikan nanti ." Jawab Erik sambil pergi kekamar mandi.


Sedangkan orang dewasa yang ada disana hanya bisa tersenyum . Mereka tahu meski Erik terlihat pendiam tapi bisa dipastikan Erik bocah yang pengertian. Dan juga memiliki hati yang tulus sehingga mereka juga menyayangi nya.


" Al ... tidak ingin melihat princess kah ?"Tanya Ay dengan senyum lembut.Alden menoleh kearah Ay yang tengah memangku Bayi mungil itu .Tanpa diminta untuk kedua kali nya Alden langsung melompat kearah Ay .


" Mom.... lihat dia bergerak wah ... lucunya .Nanti adik bayi mama juga kan seperti ini kan mom ..?" Tanya Alden dengan mata berbinar cerah .


"Tentu saja .... anak seperti ini ." Jawab Ay dengan bahagia .

__ADS_1


" Mas ... seharusnya besok aku sudah bisa pulang kan mas .?" tanya Ay kepada Xavier yang masih duduk disamping nya dengan senyum yang tak pernah luntur .


" Eemm...aku kan bertanya kepada dokter jika sudah diijinkan besok kita akan pulang ." Jawab Xavier dengan penuh kasih sayang .


Cklek ....


Pintu kamar mandi terbuka Erik keluar dengan wajah yang segar .


"Kalian makan siang dulu .... tadi aku sempat beli ."Sahut Anton yang dari tadi hanya bisa diam saat melihat anaknya merajuk .


" Iya ....itu lebih baik aku juga lapar meski aku masih marah sama papa ." Jawab Alden dengan cemberut .


" Boy sudah jangan marah terus sama papa besok boleh deh disini tidak sekolah ." Bujuk Anton kepada Alden yang masih merajuk kepadanya .


" Beneran janji ....?" Tanya Alden memicing kan mata menatap Anton .


" Iya ... papa janji oke ." Sahut Anton sambil mengangkat jari kelingkingnya .


🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ...kopinya mana butuh asupan gizi ini ...


Like comen juga jangan lupa tinggalkan jejak kalian bersama ku ...


Ku tunggu selalu....

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2