
Beberapa hari berlalu keadaan semakin tenang diluar hari ini Ss gruop akan mengadakan rapat tahunan . Semau pemegang saham dan juga dewan direksi akan hadir .
Xavier dengan setelan jas mahal kini memasuki ruangan rapat bersama dengan sang kakek . Taun besar Subastian itu masih terlihat gagah dan juga sehat .
Pemandangan ini sering terjadi setiap tahunnya , taun besar Subastian akan hadir dalam rapat tahunan ini .Jadi semua orang yang hadir juga tidak kah heran .
" Selamat datang semuanya , Hari ini kita bisa berkumpul kembali seperti biasanya . Saya ucapkan terimakasih kehadiran kalian semua." Ucap Anton membuka rapat .
" Pada kesempatan kali ini ..... akan membahas banyak hal terutama hasil tahunan dengan teliti ." Lanjutnya sambil membagi lembaran kertas yang sudah disiapkan .Samapi ada salah satu dewan yang menanyakan adanya nama lain yang juga memegang saham .
" Maaf asisten Anton ... kenapa ada nama baru tahun ini dan kenapa nama tuan besar tidak ada ." Tanya Orang itu dengan serius .
" Kami akan menjelaskannya .... jadi tunggu saja tuan besar sendiri yang akan mengatakannya ." Jawab Anton dengan tenang tanpa terpengaruh oleh ucapan orang itu .
Sedangkan Romy saat ini hanya bisa menggigit jari nya karena semua rencana nya gagal .
__ADS_1
Pria paruh baya itu sudah melakukan berbagai hal tapi tetep saja gagal . Jika dia tidak bisa melakukannya dengan cara halus maka dengan cara kasar .
" CK .... sial kenapa bisa begini aku sudah susah payah untuk mendapatkan saham dari mereka tapi apa ini ." Batin Romy .
Seharusnya hari ini dia lah pemegang saham terbesar setelah Xavier .Baru setelah itu dia akan bisa berada di perusahaan dengan tenang .
Pintu terbuka taun besar subastian memasuki ruangan dengan penuh wibawa dibelakangnya terlihat Xavier masuk didampingi sang istri .
" Maaf semuanya kami agak terlambat .." Ucap kakek Subastian .
" Tidak masalah tuan besar .... kami juga memaklumi . Semoga anda sehat selalu ." Sahut salah satu pemegang saham .
"Ayah ... apa anda tidak salah Xavier masih terlalu muda untuk mengambil tangung jawab penuh ." Sahut Romy dia merasa seharusnya dia lah yang harus bertanggung jawab untuk hal ini .
" Tidak .... semau sudah benar . Dan juga Xavier memiliki saham 40 persen , jadi apa masih perlu dipertanyakan lagi .Sedangkan saham yang masih atas nama ku sudah aku alihkan kepada Ayesha . Selaku menantu Yangs sekarang sedang mengandung keturunan Keluarga Subastian jadi tidak ada lagi bantahan." Lanjut tuan besar .
__ADS_1
Kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh taun besar menjadi momok yang cukup menggemparkan bagi Romy . Kebencian nya kepada Xavier dan Ay semakin meningkat .
Sedangkan Xavier dan Ay hanya bisa diam Meraka sudah berdebat masalah ini sejak semalam jadi mereka sudah membaut keputusan .
Ruangan rapat yang awalnya ramai kini hening tidak ada yang berbicara lagi Samapi Romy mengatakan sesuatu yang membuat mereka semua tak percaya .
"Ayah atas dasar apa ... kau memberikan saham mu itu kepada menantu , bukan kah lebih baik kau berikan kepada cucu mu yang lain .Ayah cucu mu bukan hanya 1 jadi tolong pertimbangkan lagi ." Ucap Romy tenaga mesin tersirat amarah disetiap perkataan nya .
" Aku hanya punya 1 cucu kandung dan itu Xavier dan aku juga kan hanya punya cicit kandung dari Xavier .Romy kau sudah tahu ini bertahun tahun lalu jadi jangan kau bahas lagi ." Jawab taun besar Subastian .Untuk menyadarkan posisi Romy saat ini . benar Romy bukan lah anak kandung dari tuan Subastian .
" Baiklah .... jika itu yang jadi keputusan ayah aku akan terima tapi bagaimana pun aku juga pemegang saham.jadi tolong aku juga andil dalam membaut keputusan ." Sahut Romy berusaha memendam marahnya .
🌼🌼🌼🌼🌼
Oke....guys jangan lupa kembang kopinya ...
__ADS_1
Like come dan vote ....
🌼🌼🌼🌼🌼