Pelakor Sah

Pelakor Sah
Terima kasih versi Xavier


__ADS_3

" Sayang..... bangun ." Bisik Xavier kepada sang istri .


" Eeuuggh...Ini masih pagi mas aku malas bangun .." Jawab Ay . Yah semenjak hamil muda Ay menjadi malas untuk bangun pagi .


" Sayang ... ayo bangun bukankah hari ini kita ada janji untuk periksa kedokter .." Ucap Xavier dengan lembut dia tidak ingin istrinya ngambek . Mendengar apa yang dikatakan sang suami Ay langsung bangun yang tadinya malas kini bersemangat membuat Xavier terkekeh .


" Mas.... jam berapa sekarang kenapa aku bisa lupa ." Ucap Ay menepuk jidatnya sendiri .


" Eemm.... mungkin jam 7 lebih jadi ayo bangun aku akan membantu mu mandi sarapan dan baru kita pergi kerumah sakit ." Jawab Xavier dengan penuh cinta .


Ay tak menolak hanya membiarkan apa yang sedang dilakukan sang suami . Ay merasa mendapatkan kasih sayang yang berlimpah dari sang suami .


" Terima kasih ... mas " Ucap Ay lirih . Xavier memandangannya dengan tatapan teduh .


" Sayang aku tidak suka kau mengucapkan terimakasih .... aku lebih suka jika itu berupa tindakan ." Bisik Xavier yang langsung mencium bibir tipis Ay . Ciuman itu tidak dengan n4fsu hanya kelembutan yang penuh perasaan cinta .


" Aku lebih suka begini sebagai terima kasih sayang..." Ucap Xavier melepaskan ciuman nya .Ay menganggukkan kepala sebagai jawaban .


Setelah drama yang dilakukan pasangan pasutri itu baru kah turun . Sedangkan dimeja makan kakek sudah menunggu mereka untuk sarapan .


Jika ada yang tanya dimana Erik dan nenek nya jawaban nya mereka ada dirumah yang sudah disiapkan Xavier yang tidak jauh dengan rumah Anton .


Tak.... tak.... tak....

__ADS_1


Suara langkah kaki terdengar menggema di rumah mewah itu .


Kakek menoleh melihat sepasang pasutri yang baru saja turun dari tangga . Kakek tersenyum di merasa jika cucunya begitu mencintai sang istri .


" Kau sudah bangun .... Ay kakek kira kamu akan melewatkan sarapan lagi .." Ucap Kakek menyambut Ay . Yah sudah jadi kebiasaan Ay untuk akhir akhir ini .


" Maaf kan Ay kek .... beberapa hari ini Ay malas bangun ." Jawab Ay dengan penuh rasa bersalah .


" Ha ha ha... Bukan kah itu sudah biasa Ay jadi jangan dibuat masalah kakek tahu anak mu itu pemalas seperti Dad nya dulu ." Jawab Kakek dengan tawa menghiasi wajahnya .


" Kakek.... lebih baik cepat sarapan dan sana berjemur biar tambah sehat ." Sahut Xavier yang membuat kakek melotot .


" Dasar cucu durhaka ... kamu Vier ." Jawab Kakek geram .


" Kau benar .... sayang ayo setalah ini kita kerumah sakit ." Jawab Xavier kemudian mulai makan dengan tenang .


" Nah .... itu lebih baik bagaimana mas sudah tidak mual lagi kan ." Tanya Ay .


" Selama ada kamu mualnya akan hilang sayang jadi aku bisa makan dengan tenang."Jawab Xavier sambil mengelus perut Ay yang masih datar .


" CK ... dasar kamu saja yang manja vier jadi jangan cari alasan deh.." Sahut Kakek berdecak .


" Kakek bilang saja jika iri .." Jawab Xavier santai .

__ADS_1


Sarapan yang penuh dengan perdebatan antara Xavier dan kakeknya itu akhirnya selesai . Anton sudah datang kesana untuk menjemput sang tuan dan nyonya untuk melakukan pemeriksaan .


Di dalam perjalanan Anton sempat membahas berita yang baru saja trending di dunia Maya .


"Nyonya apa kamu sudah melihat berita terkini .." Tanya Anton yang sedang menyetir .


" Tidak kak.... memang berita apa .?" Ay malah balik bertanya dengan heran .


" Aahh.... itu berita tenteng kakak mu." Jawab Anton sedikit gugup .


" Ada apa dengan wanita itu....?" Xavier menimpali jawaban Anton .


" Coba kalian lihat di internet ... sampai sekarang masih berada di trending no 1." Jawab Anton .


Xavier akhirnya membuka Handphone yang dari tadi di simpan . Mata Xavier dan juga Ay melotot setelah melihat video yang ada di internet .


"Luar biasa aku tidak menyangka jika dia sebinal ini .... " Ucap Xavier setelah melihat video itu ." Sayang sudah jangan dilihat lagi nanti malah merusak otak suci anak kita ." Lanjut Xavier mematikan video itu .


" Eemm... aku tidak menyangka jika kak Saniya bisa melakukan itu untuk karirnya ." Jawab Ay dia tak habis pikir dengan apa yang sudah dilakukan Saniya .


" Sudah ... sayang jangan dipikirkan toh mereka juga sudah tidak menganggu kita lagi ." Ucap Xavier kepada sang istri .


" Kamu ... benar mas ." Jawab Ay lirih .

__ADS_1


__ADS_2