
" Jadi mereka sudah ....memutuskan untuk bergabung .." ucap Xavier sinis
" Mungkin seperti itu bos mereka tidak bisa mendengar pembicaraan keduanya tapi bisa dipastikan jika keduanya kini tengah menyusun rencana .." jawab Anton .
" Heh.... mari kita lihat kemampuan mereka dan juga kau tahu siapa yang dikunjungi wanita itu dipinggiran kota. ." Xavier bertanya dengan senyum sinis yang mengerikan .
" Eemm.... disana terdapat sebuah sekelompok pembunuh bayaran bos ...tapi sampai sekarang mereka juga belum bergerak ..aku sudah mengusahakan untuk mencari tahu siapa ketua mereka ." jawab Anton .
" Ya... lalu bagaimana dengan orang yang menemui ku dirumah sakit ." tanya Xavier .
" Eemm... aku tidak bisa mendapatkan informasi apa pun dan seperti dia sengaja memblokir data darinya .," jawab Anton ragu .
"Dan untuk Erik seperti nya dugaan kita benar dia bukan dari negara ini ....menurut data yang sudah kita dapatkan nenek erik datang ke negara ini 5 tahun lalu membawa seorang bayi dan tidak ada yang tahu mereka datang dari mana karena nenek nya sangat mahir mengunakan bahasa kita.." lanjut Anton .
" Eemm... baiklah selama itu tidak menggangu kita aku rasa tidak masalah untuk saat ini biarkan saja lambat laun nenek tua itu juga akan memberi tahu kita sendiri ." ucap Xavier dia tidak akan tinggal diam jika ada yang mencoba mengusik keluarganya .
" Tuan .... bukan kah orang itu memberikan foto dan meminta tuan untuk bertanya kepada tuan besar ." tanya Anton .
__ADS_1
" CK.... kenapa aku bisa lupa soal itu ton .. ya sudah aku kan menanyakan kepada kakek Tetang foto itu .." jawab Xavier sambil menepuk jidatnya sendiri .
Xavier pun pergi menuju kamar sang kakek untuk bertanya tentang foto yang sudah diberikan Zero dia penasaran kenapa wanita yang hamil itu sangat lah mirip dengan istrinya dan juga warna mata sang istri sama dengan pria dan anak kecil yang ada difoto itu .
" Mas ...sudah selesai dengan kak Anton .." tanya Ay yang melihat suaminya keluar dari ruang kerja .
" Sudah sayang .... tapi aku kan mencari kakek dulu kamu tak apa kan kalau dikamar sendirian ..." tanya Xavier dengan cemas .
" Mas.... kamu ini kita ini sedang berada dirumah kenapa harus takut ya...udah sana nanti keburu kakek tidur .." jawab Ay mengusap lengan kekar sang suami .
" Terima kasih ...sayang tunggu aku dikamar dan sekarang istriahat lah .." ucap Xavier sambil mengecup kening Ay dengan penuh cinta .
Tak banyaj waktu sampai Xavier dikamar kakeknya yang sedang duduk didekat jendela yang ada dikamar itu .
Tok...tok.,tok...
" Masuk ...." jawab kakek dari dalam .
__ADS_1
Cklek.....
"Kakek ada yang ingin aku tanyakan ..." ucap Xavier saat baru masuk .
" Duduk lah vier dan katakan pada yang ingin kau tanyakan .." jawab Kakek dengan wajah murung " mungkin ini sudah waktunya untuk dia tahu " batin kakek .
"Aku ingin bertanya ini .... apa kakek tahu siapa keluarga yang ada difoto ini.." tanya Xavier menyodorkan foto keluarga membuat sang kakek bertambah sendu .
" Mereka keluarga Oliver ..." jawab Kakek dengan lirih hampir tidak terdengar saat kakek menyebut nama Oliver kakek tua itu sangat sedih .
" A- apa ..... bagaimana mungkin" tanya Xavier yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya .
" Yah.... foto itu keluarga Oliver tapi itu sudah hampir puluhan tahun lalu jadi mereka sudah tidak ada kecuali bayi yang ada di kandungan wanita itu ..." jawab Kakek dengan sedih .
" Maksud kakek mereka bukan keluarga Oliver orang tua Ay .." Xavier sekali lagi bertanya dengan heran .
" Bukan .... mereka dulu tinggal di London tapi yang mereka tewas dalam kecelakaan yang menimpa keluarga itu dan hanya bayi yang ada didalam kandungan yang selamat karena wanita itu melindungi bayinya ..," jawab Kakek dengan tersirat kesedihan yang memuncak .
__ADS_1
" Kek lalu siapa bayi itu...." Xavier bertanya tubuhnya bergetar dia takut jika bayi itu benar dugaannya .