Pelakor Sah

Pelakor Sah
Zayden Roman Oliver (Zero)


__ADS_3

Dilain tempat terlihat seorang wanita yang sedang bergerak perlahan tapi pasti .Wanita itu mulai bergerak liar diatas tubuh seorang pria yang kini tanpa menggunakan apa pun .


" Yah .... sepertinya kau semakin pintar memuaskan ku ...jadi kau tunggu saja hasilnya ." ucap pria itu dikala usai bermain dengan wanita itu .


" Apa pun akan aku lakukan untuk membuat jal4ng sialan itu .... merasakan penderitaan ." jawab wanita itu.


" ha ha ha ... ambisi mu luar bisa Saniya ..bukan kah wanita ini adik mu sendiri " ucap Zero tertawa terbahak bahak .


" Ya .. tapi aku tidak suka aku tidak ingin menjadi tersaingi aku benci jika ada yang merebut milik ku.." jawab Saniya dengan penuh amarah." jadi ... bawa wanita itu kepada ku dan aku sendiri yang akan membunuhnya " lanjut Saniya


" Oke.... oke .. kau tenang saja semua akan beres sesuai dengan kemauan mu.." jawab Zero dia tak habis pikir dengan ambisi yang dimiliki wanita yang ada didepannya ini .


" CK ..wanita ini sungguh mengerikan hanya karena ambisi buta nya dia tega membunuh saudaranya sendiri CK .. wanita gila " batin Zero tersenyum sinis .


Tapi dai tidak perduli karena baginya bisnis tetap bisnis selama klien nya bisa membuatnya puas maka akan mudah bagi pelanggan yang akan membutuhkan jasa nya .


" Lihat saja Kau Ayesha .... akan ku buat kau menderita ha ha ha ... akan ku buat kau mati dengan menjijikan " batin Saniya .


Yang kini dipenuhi dengan pikiran liar dan juga cara untuk mengakhiri hidup saudara nya itu .

__ADS_1


" Lebih baik sekarang kau keluar .... ada yang harus aku kerja kan pergi lah jika aku membutuhkan mu aku akan menghubungi mu.." ucap Zero datar .


" Oke ... aku pergi dulu " jawab Saniya yang sudah berpakaian .


" Ehemm.." jawab Zero sambil mengibaskan tangannya .


Saniya keluar dari ruangan zero dengan wajah penuh kebanggaan juga kepuasan dia tinggal menunggu kabar dari pria yang baru saja dia puaskan .


"CK... wanita gila ini dia bahkan rela menjual tubuhnya kepada bos hanya untuk memenuhi ambisinya .." gumam Zus .


" Tidak masalah yang penting kita juga dibayar kalau nanti bos bosan aku juga mau lihat saja tubuhnya wow.... " jawab pria yang bersama Zus .


Tok tok tok....


" Bos .... kapan kita bertindak untuk pesanan wanita itu .." tanya Zus .


" Bersabarlah Zus apa kau sudah tahu siapa wanita ini.." ucap Zero melempar foto Ay .


" Ini.... kenapa wajahnya mirip dengan foto memdiang Mom anda bos .." ucap Zus kaget melihat foto wanita yang sangat mirip dengan foto yang ada dirumah bosnya .

__ADS_1


" Kau benar jadi kau selidiki dulu ... aku merasa ada perasaan berbeda ketika melihat ini .." jawab Zus .


" Baik bos .... aku akan lakukan " jawab Zus .


" Ayesha Naomi Oliver .....bahkan nama nya juga sama ...Jadi wanita yang baru saja memuaskan ku adalah putri dari Hamdan Oliver yang ternyata sepupu ku sendiri ... untung saja aku tidak memasukinya ha ha ha .." gumam Zero .


Tidak ada yang tahu jika dia juga bagian dari Oliver .tidak ada yang tahu jika Oliver memiliki dua orang putra dimasa lalu yang mereka tahu hanya Hamdan Oliver saja .


" Paman lihat akhirnya aku menemukan mu dan yah.... putri mu sendiri yang datang kepada ku dan dia luar biasa binal .." ucap Zero tertawa sendiri .


" Hah .... untung saja aku hanya membuat nya bercinta dengan karet ...ha ha ha " Zero lagi lagi tertawa .


Diluar ruangan para anak buahnya merinding mendengar tawa sang bos . namun mereka pikir bos nya itu puas dengan permainan dari wanita yang baru saja keluar .


"Zus.... sepertinya bos sangat puas dengan wanita itu ." ucap pria yang kini sedang meminum Wine .


" Bodoh.... bos tertawa bukan kerena puas bercinta dengan wanita itu bos tertawa kerena kini dia punya mainan yang bagus .." jawab Zus santai .


" CK...gila kau Zus .." jawab pria itu .

__ADS_1


__ADS_2