
Anton bergerak dengan cepat seperti yang sudah dibicarakan oleh sang bos .Dia tidak ingin menunda terlalu lama.
Sedangkan Xavier dan keluarga pulang kerumah meski dengan sedikit paksaan akhirnya Alden bisa membujuk Erik untuk pulang kerumahnya .
" Rik...anak kecil seperti kita ini tidak boleh terlalu lama berada dirumah sakit jadi sekarang kita tidur dirumah dan besok kita akan kembali." ucap Alden .
"Tapi .... aku hanya tidak ingin merepotkan kamu dan juga keluarga mu ." Jawab Erik lirih .
" Sudah ayo pulang kau harus bisa menjadi pintar dan juga kau harus cepat tumbuh besar agar nanti bisa menjaga adik bayi bersama Alden .." sahut Anton .
" Eemm... Erik akan kan ikut pulang bersama Alden tuan ." jawab Erik .
Walau sedih meninggalkan sang nenek Erik tetap mengikuti orang yang sudah menyelamatkan nenek nya .
Selama perjalanan kedua bocah itu tertidur membuat mobil itu hening sampai mereka dirumah Anton .
"Aku akan membawa mereka kedalam kamu sebaiknya juga kedalam dan segera istirahat .." ucap anton .
"Eemm... baiklah tuan dan juga terima kasih " jawab Zahra mengikuti Anton .
Saniya saat ini sedang melakukan pemotretan disalah satu majalah dewasa karena terlibat dengan sekandal yang membuat nya harus hampir kehilangan karirnya kini dia terpaksa menerima job ini .
" Bagus .... yah seperti itu " ucap fotografer yang sedang memotret Saniya dengan pose menggoda .
" CK ... luar biasa tubuh gadis ini " ucap salah satu kru .
" Apa kau mau ... saat ini dia sedang jatuh demi karirnya aku yakin dia mau kau bercinta dengan mu demi mendongkrak karirnya.." jawab fotografer itu .
__ADS_1
" Boleh juga .... tapi apa kita tidak akan terlibat dengan orang itu " tanya pria itu
" Heh.....ya juga ya aku baru sadar jika itu karena orang itu yang membuat Saniya seperti karangan ." sahut fotografer itu .
"CK sial..... jika saja Jal4ng itu tidak kembali tidak mungkin aku akan jatuh seperti ini dan juga mendapat cemoohan dari publik ..lihat saja apa yang akan kau lakukan kepada mu Ay aku pastikan kau akan menderita ." batin Saniya .
Saniya mendengar semua pembicaraan mereka .membuatnya terbakar amarah benar meraka semua takut dengan Xavier .Banyak orang dengan engan membatalkan jadwal dengan Saniya.
"Oke ..... nona pemotretan telah selesai sampai disini " ucap fotografer itu " Anda memang luar biasa seperti biasanya .." puji fotografer itu .
" Tentu .... dan juga terimakasih jobnya .." jawab Saniya dengan senyum menggoda .
" Dan jangan lupa jika ada job kalian bisa menghubungi ku ." lanjut Saniya dengan senyum manis .
"Tentu nona jangan khawatir ...." jawab fotografer itu dengan senyum sinis tanpa Saniya tahu jika fotografer itu sudah menyiapkan rencana sendiri .
"Silahkan nona ...semoga malam anda menyenangakan.." jawab mereka bersamaan .
" Bagaimana jika kita mengadakan party ...." ucap teman fotografer itu
"Yeah.... itu terdengar menyenangkan mari kita atur tempat dan waktu " jawab fotografer .
Jika Saniya sedang sibuk bekerja saat ini Ay sedang dimanja oleh sang suami diatas ranjang mereka saling memeluk .
"Mas .... apa yang sedang kau fikirkan saat ini kenapa kau terlihat mengerutkan kening dari tadi .." tanya Ay .
Cup... kecupan hangat mendarat bibir Ay .
__ADS_1
" Aku sedang memikirkan bagaimana cara nya kita bisa bercinta tanpa menyakiti baby yang ada disini.." ucap Xavier sambil mengelus perut Ay .
" Mas.... kenapa mesum sekali bukan kah dokter sudah bilang jangan terlalu sering ..," gerutu Ay mendengar jawaban suami mesum nya ini .
" Hahaha ... tidak sayang aku sedang memikirkan siapa sebenarnya orang tua Erik .." jawab Xavier " Aku merasa Erik bukan lah anak kecil yang seperti saat kita lihat aku merasa ada aura yang berbeda .." lanjut Xavier .
" Eemm... yah aku juga merasakan itu pada nenek " Jawab Ay .Dia juga merasakan bagaimana nenek itu seperti menyembunyikan sesuatu .
" Karena itu lah aku penasaran dengan identitas mereka sayang ada saat ini Anton sedang menyelidiki nya .." ucap Xavier .
" Ini sudah malam lebih baik kita tidur jika tidak mungkin aku akan memakan mu saat ini juga .." lanjut Xavier dengan senyum menggoda .membuat Ay bergidik ngeri .
" CK ...mas " ucap Ay sambil menari selimut menutupi tubuhnya .
" Haha ha.... sayang jangan merajuk begitu ayo tidur ..." ucap Xavier membawa Ay kedalam pelukannya.
" Selamat malam sayang .... aku akan menjaga mu meski harus mengorbankan nyawa ku ." batin Xavier .
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Yuk ... guys jangan lupa Like dan komen
Dan yang pasti jangan lupa vote nya oke .
Thanks All
Atas dukungan dari kalian semua
__ADS_1
Bye...