
Setelah pria itu mengusir wanita itu pergi baru lah mereka kan berbisnis.
" Baiklah...mari lakukan bisnis .ini " ucap pria itu. " Dan anda tidak perlu khawatir anda aman berbisnis dengan kami ." lanjutnya .
" Eemm baik lah kalau begitu saya akan berterima kasih jika sudah berhasil ..." jawab Saniya dia melirik pria yang hanya memakai celana pendek itu .
" Ya ada apa lagi nona ...." tanya pria itu .
" Eemm tidak ada mungkin saya akan permisi .." jawab Saniya ragu .
" Tidak perlu buru mari minum kita ini mintra bisnis ... " ucap pria itu memberikan minuman kepada Saniya .
" Terima kasih .... " balas Saniya mengambil minuman itu dan meminumnya dengan pelan
" Anda luar biasa nona tapi siapa nama anda ..." tanya pria itu sedangkan pria yang mengantar Saniya sudah pergi .
" Aku Saniya tuan sendiri tidak mungkin kan anda tahu nama saya sedangkan saya tidak tahu nama anda .." tanya Saniya .
" Panggil saja Zero ...." jawab pria itu santai .
Disini tidak ada yang tahu nama asli siapa pria ini karena dia tidak suka jika ada yang mencampuri urusannya .
" Nama yang bangus ..." ucap Saniya .
Cukup lama mereka berbincang santai dan Saniya sendiri juga tidak bisa keluar dari sana jika tidak ada ijin dari pria ini .
__ADS_1
Sedangkan kini dibandara terlihat seorang pria paruh baya yang kini sedang turun dari pesawat yang di tumpangi .
" Aku kembali tua bangka aku ingin melihat bagaimana cara mu melindungi cucu mu itu " gumam pria itu .
" Bos semua sudah siap ..." ujur sang asisten .
" Hemm..ayo " jawab pria itu berlalu pergi .
" Aku ingin melihat seperti apa keponakan ku itu sekarang dia pasti sudah menjadi pria yang tampan dan juga tangguh .." ucap pria itu .
" Ya .... lalu sekarang dia sedang ada dimana aku ingin memberi hadiah pernikahan .." tanya pria itu kepada asisten nya .
" Saat ini mereka ada dimasion utama tuan .." jawab Asisten itu .
" Oke ...kita kesana aku ingin melihat ekspresi mereka saat aku berada disana.." lanjutnya .
" Selamat datang kembali tuan Romy .... semua sudah menunggu kedatangan anda dimeja makan untuk makan malam. " ucap kepala pelayan .
Kaget itu lah yang dirasakan dia berniat membuat kejutan tapi dia lah yang terkejut .
" Kau sudah datang Rom kemarilah kita sedang makan malam .." ucap kakek
" Ayo duduk paman ajak juga asisten paman dan apa sepupu tidak datang paman .. " ucap Xavier santai melihat paman nya datang ini sudah termasuk perkiraan yang selama ini ada didalam pikirannya.
" Yah.... terima kasih kalau boleh tahu yang mana istri mu .." tanya Romy .
__ADS_1
" Oohh sampai lupa sayang kenal kan ini paman Romy dan paman ini Ayesha istri ku." ucap Xavier .
" Nama yang cantik seperti orangnya ...dan ini siapa sangat lucu " tanya Romy kepada Alden .
" Alden ... tuan dia putra saya " jawab Anton dengan santai .
" Wah kau juga sudah punya anak Ton..ini pasti istri mu kan." Tanya Romy yang melihat Zahra yang cantik berhijab .
" Yah .. tuan dia istri saya ." jawab Anton membuat Zahra tersedak .
" uhuk ..uhuk..."
" minum dulu hati hati ..." ucap anton memberikan air minum kepada Zahra .
" Terima kasih ..." ucap Zahra dengan kikuk .
Semua orang yang melihat hanya tersenyum .
" Mama.... ini kebiasaan deh untung ada papa ." ucap Alden dengan polosnya membuat semua tertawa .
" Sudah boy ....mama mungkin sedang memikirkan sesuatu .." jawab Anton .
" Sekarang kita makan yuk nih makan sayur biar cepat besar .." lanjut Anton .
" Siap papa biar aku bisa jaga adik adik ku nanti .." jawab Alden semua orang langsung tertawa mendengar jawaban Alden .
__ADS_1
" Boy kau terbaik ... Daddy suka itu ." ucap Xavier ambigu .