Pelakor Sah

Pelakor Sah
Kedatangan Romy


__ADS_3

Setelah pria itu mengusir wanita itu pergi baru lah mereka kan berbisnis.


" Baiklah...mari lakukan bisnis .ini " ucap pria itu. " Dan anda tidak perlu khawatir anda aman berbisnis dengan kami ." lanjutnya .


" Eemm baik lah kalau begitu saya akan berterima kasih jika sudah berhasil ..." jawab Saniya dia melirik pria yang hanya memakai celana pendek itu .


" Ya ada apa lagi nona ...." tanya pria itu .


" Eemm tidak ada mungkin saya akan permisi .." jawab Saniya ragu .


" Tidak perlu buru mari minum kita ini mintra bisnis ... " ucap pria itu memberikan minuman kepada Saniya .


" Terima kasih .... " balas Saniya mengambil minuman itu dan meminumnya dengan pelan


" Anda luar biasa nona tapi siapa nama anda ..." tanya pria itu sedangkan pria yang mengantar Saniya sudah pergi .


" Aku Saniya tuan sendiri tidak mungkin kan anda tahu nama saya sedangkan saya tidak tahu nama anda .." tanya Saniya .


" Panggil saja Zero ...." jawab pria itu santai .


Disini tidak ada yang tahu nama asli siapa pria ini karena dia tidak suka jika ada yang mencampuri urusannya .


" Nama yang bangus ..." ucap Saniya .


Cukup lama mereka berbincang santai dan Saniya sendiri juga tidak bisa keluar dari sana jika tidak ada ijin dari pria ini .

__ADS_1


Sedangkan kini dibandara terlihat seorang pria paruh baya yang kini sedang turun dari pesawat yang di tumpangi .


" Aku kembali tua bangka aku ingin melihat bagaimana cara mu melindungi cucu mu itu " gumam pria itu .


" Bos semua sudah siap ..." ujur sang asisten .


" Hemm..ayo " jawab pria itu berlalu pergi .


" Aku ingin melihat seperti apa keponakan ku itu sekarang dia pasti sudah menjadi pria yang tampan dan juga tangguh .." ucap pria itu .


" Ya .... lalu sekarang dia sedang ada dimana aku ingin memberi hadiah pernikahan .." tanya pria itu kepada asisten nya .


" Saat ini mereka ada dimasion utama tuan .." jawab Asisten itu .


" Oke ...kita kesana aku ingin melihat ekspresi mereka saat aku berada disana.." lanjutnya .


" Selamat datang kembali tuan Romy .... semua sudah menunggu kedatangan anda dimeja makan untuk makan malam. " ucap kepala pelayan .


Kaget itu lah yang dirasakan dia berniat membuat kejutan tapi dia lah yang terkejut .


" Kau sudah datang Rom kemarilah kita sedang makan malam .." ucap kakek


" Ayo duduk paman ajak juga asisten paman dan apa sepupu tidak datang paman .. " ucap Xavier santai melihat paman nya datang ini sudah termasuk perkiraan yang selama ini ada didalam pikirannya.


" Yah.... terima kasih kalau boleh tahu yang mana istri mu .." tanya Romy .

__ADS_1


" Oohh sampai lupa sayang kenal kan ini paman Romy dan paman ini Ayesha istri ku." ucap Xavier .


" Nama yang cantik seperti orangnya ...dan ini siapa sangat lucu " tanya Romy kepada Alden .


" Alden ... tuan dia putra saya " jawab Anton dengan santai .


" Wah kau juga sudah punya anak Ton..ini pasti istri mu kan." Tanya Romy yang melihat Zahra yang cantik berhijab .


" Yah .. tuan dia istri saya ." jawab Anton membuat Zahra tersedak .


" uhuk ..uhuk..."


" minum dulu hati hati ..." ucap anton memberikan air minum kepada Zahra .


" Terima kasih ..." ucap Zahra dengan kikuk .


Semua orang yang melihat hanya tersenyum .


" Mama.... ini kebiasaan deh untung ada papa ." ucap Alden dengan polosnya membuat semua tertawa .


" Sudah boy ....mama mungkin sedang memikirkan sesuatu .." jawab Anton .


" Sekarang kita makan yuk nih makan sayur biar cepat besar .." lanjut Anton .


" Siap papa biar aku bisa jaga adik adik ku nanti .." jawab Alden semua orang langsung tertawa mendengar jawaban Alden .

__ADS_1


" Boy kau terbaik ... Daddy suka itu ." ucap Xavier ambigu .



__ADS_2