Pelakor Sah

Pelakor Sah
Rencana Romy


__ADS_3

Di sebuah apartemen terlihat seorang pria paru baya yang sedang mengamuk menghancurkan barang yang ada disekitarnya.


"Sialan...... kenapa mereka bodoh hanya membereskan wanita lemah saja tidak becus masih juga tertangkap .." ucap Romy marah kecerobohan anak buahnya.


" Maaf kami tuan ... kami tidak menyangka jika wanita itu memiliki penjaga yang menjaga nya dari kejauhan.." ujur asisiten Romy menunduk kali ini dia memang ceroboh .


" Sudahlah... sekarang pergilah dan terus awasi jika ada kesempatan singkirkan dengan cepat aku tidak ingin sampai wanita itu melahirkan keturunan subastian. ." ungkap Romy .


Dia harus memikirkan cara yang lebih tepat Sekarang.Romy tidak ingin ada kegagalan lagi dia harus berhati hati dan tidak meremehkan kemampuan dari keponakan yan selama ini menjadi penghalang untuk menguasai harta Subastian .


" Aahh aku tahu kenapa tidak .... sepertinya aku harus membuat wanita itu bertindak untuk menjatuhkan wanita Xavier dan ... Boommm .... aku lah yang akan mendapat kan semuanya .." gumam Romy .


" Fernan ... hubungi Saniya aku ingin bekerja sama dengannya .." ucap Romy .


" Apa tuan yakin dengan ini .... " tanya Fernan dia masih tidak percaya dengan bosnya .


" Yah .... aku yakin aku akan memanfaatkan wanita itu untuk menyerang nya .. dia wanita yang ambisius aku yakin dia pasti mau dengan penawaran yang akan aku berikan "jawab Romy dengan penuh keyakinan .

__ADS_1


"kemarahan seorang wanita yang ambisius itu ... sangat menakutkan Fer dan kita harus memanfaatkan ini untuk keuntungan kita saat ini bocah kepar4t itu selalu mengawasi kita jadi mari gunakan orang lain .." ungkap Romy .


Dia sudah tidak sabar menunggu Saniya unyuk melancarkan aksinya .


" Akan segera saya hubungi tuan ...." jawab Fernan . pria ini tidak lagi membantah perkataan sang bos dia berjalan meninggalkan bosnya yang masih marah karena rencana pertama nya gagal .


Sampai sekarang dia masih tidak menyangka jika Xavier akan memberikan penjaga bayangan yang tangguh untuk menjaga istrinya .


Hari ini Ay ikut kekantor bersama sang suami mereka akan disambut seperti biasanya oleh para karyawan yang ada di lobby perusahaan .


"Selamat pagi tuan dan nyonya .." sapa karyawan yang berpapasan dengan mereka .


" Mas... jawabnya itu yang benar kamu membuat mereka takut loh..." seru Ay .


" Sayang aku malas menyapa mereka apa lagi kau tahu aku benci bau parfum mereka jadi aku malas melakukannya .." jawab Xavier tidak merasa salah .


" Ya... udah deh suka suka kamu aja mas .. " sahut Ay dia tahu suami nya itu tidak akan ramah kepada siapa pun hanya dengan Ay saja Xavier akan berubah layaknya seekor kucing manja .

__ADS_1


" Sayang ... jangan jauh jauh aku mual mencium bau parfum mereka. ." sahut Xavier yang kini sudah mulai pucat .Yang membuat Anton geram bukan kah dia sudah membuat peraturan dilarang menggunakan parfum dikantor .


" Sepertinya aku perlu membuat mereka tahu kenapa dilarang menggunakan parfum saat ini paling tidak sampai 3 bulan kedepan .." batin Anton.


" Anton .. aku ingin makan seblak tolong balikan dan juga harus pedas jangan sampai lupa .." perintah Xavier entah kenapa pria yang sedang pucat itu meminta asistennya membeli makan itu .


" Baik tuan .... tunggu lah saya akan mencarinya. " jawab Anton .yang sudah tidak tahu harus beli dimana d


saat ini masih pagi belum ada kedai yang bima untuk jualan seblak .


Dengan langkah gontai Anton pergi mencari makanan yang diminta sang bos belum juga jauh Xavier sudah memanggilnya lagi .


"Anton..... tunggu belikan juga aku mangga muda " Ucap Xavier agak berteriak karena Anton sudah agak jauh .


"Oke...." jawab Anton mengangkat jempol sebagi jawaban.


" CK...kemana aku harus mencarinya bos .." gerutu Anton .dia masih tak habis pikir kenapa jabang bayi itu malah meminta makan aneh .

__ADS_1


"Dih... waktu Zahra hamil saja aku tidak begini deh...lah ini kenapa aku terus yang mencari keinginan bos.." lanjut Anton masih menggerutu di sebenarnya kesal menuruti permintaan aneh Xavier .


__ADS_2