Pelakor Sah

Pelakor Sah
Kepercayaan Ay kepada Xavier .


__ADS_3

Entah berapa lama Zero memeluk Ay hingga Suara Xavier membuat keduanya melepaskan pelukan itu .


" Ehem.... sayang bukankah tadi aku sudah bilang jangan lama lama memeluknya .." Ucap Xavier dengan nada cemburu .


" Eehhh.... Maaf mas aku merasa nyaman seperti saat aku memeluk mu .." Jawab Ay canggung .Sedang dia sendiri tidak tahu kenapa dia begitu nyaman berada didekapan pria yang baru saja dikenalnya .


" Sudah jangan ....dengarkan pria posesif ini jika dia menyakiti mu bilang kepada kakak mu ini . Aku pasti akan menghajarnya apa lagi dia berani selingkuh lihat saja ." Seru Zero sambil mengusap lembut kepala Ay .


" Eemm... terimakasih kakak aku bisa merasakan dilindungi kakak laki laki saat bersama mu ." Jawab Ay dengan sendu ." Tapi aku percaya mas Xavier tidak akan selingkuh jika dia berani maka aku akan pergi ." Lanjut Ay dengan tegas . Membuat Xavier merinding membayangkan Ay meninggalkan dirinya sendiri .


" Tidak akan .... mana mungkin aku berpaling ." Sahut Xavier dengan nada tidak suka ." Aku janji .... oke jadi jangan pernah coba - coba untuk pergi ." Lanjut Xavier dengan tegas seakan tidak ada bantahan .


" Ha ha ha .... bagus tapi jika itu terjadi aku akan membawanya pergi ingat itu ." Ucap Zero sambil tertawa tapi juga disertai dengan ancaman yang tidak main - main.


" CK .... gila mana ada selingkuh aku saja muak melihat mereka ." Batin Xavier . yang membalas tatapan tajam dari kakak iparnya yang sekarang sedang duduk disamping sang istri .


Dikamar Saniya saat Ini sedang histeris melihat bagaimana namanya yang semakin hancur . Setelah berita yang beredar 2 bulan lalu kini terjadi lagi dan yang ini membuatnya benar benar hancur tak tersisa .


" Aagrrhh..... sial siapa yang sudah menyebarkan video ini ." Teriak Saniya yang melihat dimana video itu semakin banyak diperbincangkan oleh publik .


Prankkk..... prankkk....


Brakkk.....

__ADS_1


Suara benda pecah yang dilemparkan Saniya membuat seisi kamar itu hancur berantakan .


Sedangkan Soraya saat ini sedang keluar untuk mengurus beritanya .


" CK .... aku bisa gila jika aku ada disini terus dan kenapa .... papa sama Mama lama sekali membereskan berita ini .." gerutu Saniya sambil menjambak rambutnya .


" Sialan.... lihat saja aku akan membuat siapa pun yang sudah menyebarkan video ini merasakan penderitaan ." Lagi lagi Saniya berteriak seperti orang gila.


Bi sari yang mendengar teriakan Saniya hanya bisa mengelus dada . Sambil berdoa semoga nona nya itu sadar jika apa yang dilakukan itu salah .


" Ya ... Allah berilah kesabaran kepada nona ." Doa Bi sari .Sambil pergi meninggalkan kamar Saniya .


" Bu ... apa nona Saniya mengamuk lagi bu.?" tanya Mang diman yang baru datang .


" Iya ... pak aku jadi takut mendengar barang pecah dari kamar nona Saniya . " Jawab Bi sari dengan cemas .


Kedua orang itu pergi kebelakang untuk menyelesaikan pekerjaan Meraka.


Zero yang baru saja keluar dari kantor Xavier mendapatkan laporan dari Zus . Jika saat ini para pemegang saham dari Oliver gruop akan menarik saham jika Hamdan tidak bisa menyetabilkan perusahaan dalam waktu 1 bulan .


" Bos .... saat ini perusahaan sangat kacau para pemegang saham akan menarik saham mereka jika dalam waktu 1 bulan saham diperusahaan tidak bisa setabil ..." Ucap Zus dari seberang telfon .


" Bagus ... sekarang tarik sebanyak mungkin pemegang saham yang lain untuk segera mendesak Pria tua itu beri mereka tekanan yang lebih lagi aku ingin dalam waktu 2 Minggu mereka harus angkat kaki dari sana." jawab Zero membuat orang yang mendengarnya Katar ketir .

__ADS_1


Ini perintah mutlak yang harus dilakukan olehnya dan tidak bisa dibantah .


" Baik bos ... kami laksanakan ." Jawab Zus diseberang telfon .


Zus menoleh kepada pria yang ada disampingnya .


" Apa yang bos katakan ... sampai membuat wajahmu berubah .?" tanya Radit heran melihat wajah Zus yang berubah .


" Bos meminta kita mendesak pemegang saham dan juga dia meminta kita untuk segera bisa menendang pria tua itu dalam waktu 2 Minggu ." Jawab Zus dengan suram .


" CK ...CK ...ini luar biasa mana bisa 2 Minggu ." Ucap Radit sambil menghitung jari tangannya .


Kedua pria itu hanya bisa menggelengkan kepala saat ini . Meraka benar - benar tak habis pikir dengan permintaan sang bos . .


🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ... mata author lagi ngantuk nih minta kopinya dong ...


Yuk ikuti terus kelanjutan nya .


Jangan lupa like Comen dan vote nya ....


Thanks all ....

__ADS_1


semoga kita sehat selalu ...


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2