
Zero tercengang mendengar perkataan dari bocah berusia 5 tahun itu .Zero memandang Erik dengan penuh tanya . Kenapa ada udara membunuh yang terasa saat anak ini berbicara .
" Bocah itu urusan ku .... aku masih kecil jadi jangan pikirkan masalah orang dewasa .," Ucap Zero kepada Erik .
" Tuan .... tenang lah aku hanya ingin membuat mereka sedikit tersiksa,itu saja tidak lebih ." Jawab Erik tenang .
" Oke ... nanti aku akan membawa mu kesana tapi ingat jangan kau takut apa pun yang kau lihat ." Jawab Zero membuat Erik senang dan melengang masuk keruangan Ay dirawat .
Zero uang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala nya sampai akhirnya dia juga ikut masuk .
" Baby girl .... bagaimana apa semua baik baik saja .?" Yahya zero kepada Ay yang kini sudah berbaring diatas ranjang .
" Kak.... semua baik baik saja ." Jawab Ay dengan senyum .
" Jangan tersenyum kepada nya sayang yang ada nanti menculik mu ."Ucap Xavier membuat Zero melotot .
" Apa kau bilang .... hah .... ?" Tanya Zero sambil melotot .
" CK .... dasar posesif aku ini ipar mu tuan muda bisa tidak jangan terlalu posesif kepada istri mu ." Lanjut Zero dengan emosi yang hampir meledak .
" Sudah lah kak .... Xavier hanya bercanda kalian ini selalu saja ribut ." Sela Ay membuat kedua pria itu terdiam .
" Erik .... kemari nak aku tidak ingin menyapa ku ... dari tadi kau hanya terdiam saja disitu ." Ucap Ay kepada Erik membuat Erik berjalan kearah Ay .
" Nyonya ... apa dedek bayinya sehat ." Tanya Erik kepada Ay saat sudah mendekat .
" Iya dedek bayi nya sehat mau liat ... fotonya sini mom perlihatkan ." Ucap Ay membaut Alden juga mendekat .
__ADS_1
" Mana ..mom Al juga ingin melihatnya Al juga ingin melihat dedek bayi ." Sahut Alden dengan penuh semangat .
" Ha ha ha ... kemarilah kalian bisa melihatnya ." Ucap Ay sambil tertawa melihat kelucuan yang dilakukan Alden .
Dengan kompak dua bocah itu melihat foto USG yang baru saja didapat Ay dari pemeriksaan yang dilakukan nya .
" Wah .... Rik lihat dedek bayi masih saat kecil ." Ucap Alden yang melihat nya .dibalas dengan anggukan kepala dari Erik .
" Ma ... apa dulu kami juga kecil seperti ini ?" Tanya Alden kepada Zahra .
" Tentu saja sayang ...setiap anak yang ada dirahim ibu akan sekecil itu dan akan tubuh selama 9 bulan lebih ." Jawab Zahra dengan lembut .Anton yang memandangnya penuh dengan takjub .
" CK ....jangan melihatnya seperti itu juga ton seperti orang bodoh ." Ucap Andre dengan sarkas .
" Diam kau .... bilang saja iri ." Jawab Anton sinis.
" Iri buat apa ..ah sudahlah aku ada pasien yah harus aku tangani ." Ucap Andre sambil berdiri bersiap untuk keluar .
" Pergi lah ... tidak perlu kembali ." ucap Anton santai .
" ,CK ... aku ini ton awas saja kau ." Jawab Andre kesal .Tanpa permisi lagi Andre pun keluar dari ruangan rawat Ay .
" Kau ....ini mas kenapa suka sekali ribut dengan dokter Andre ." Ucap Zahra setelah Andre keluar .
" Itu sudah kebiasaan mereka dari dulu Ra ...diantara kami bertiga hanya Andre kah yang sering gonta ganti pacar . "Jawab Xavier .
" Dad ... apa dulu papa juga pernah punya pacar .?" Tanya Alden dengan polos membaut semua orang tertawa .
__ADS_1
" Ha ha ha ..... tidak papa mu tidak pernah punya pacar ...kau tahu boy bahkan dad begitu kaget saat papa mu mengaku jika kau anaknya ." Jawab Xavier sambil tertawa .
" Hah.... benarkan ?" Tanya Alden memastikan perkataan Xavier sambil memandang Anton .
" Terus ... siapa wanita yang sering menggoda papa ." Ucap Alden membuat suasana semakin panas .
" Oohh... aku harus tahu boy dad dan juga papa mu itu populer jadi yang harus resiko ada banyak wanita yang mengejar kami .. tapi hanya ada mom dan juga mama mu lah yang dimata kami ." Jawab Xavier membuat Anton bernafas lega .
" Oohh ... begitu jadi hanya mama kan ya pa yang papa cintai .?" Tanya Alden kepada Anton .
"Tentu saja sayang .... hanya mama Alden yang terbaik buat papa ." Jawab Anton dengan tegas .Membuat Zahra tersipu malu dengan wajah memerah .
" Ha ha ha .... Ra kau memerah sudah jangan tunda lagi terima saja lamaran Anton ." Ucap Ay sambil tertawa renyah .
" CK...kau ini teryata kau sudah punya anak tapi belum menikahi ibunya ton ...benar benar menjengkelkan ." Sarkas Zero yang mendengar ucapan Ay .
"Ini kecelakaan ...taun muda bukan seperti yang kau bayangkan saat ini ." Jawab Anton enteng .
πΊπΊπΊπΊπ
Guys .....
like comen dan vote .....
Kembang kopinya jangan lupa yah .....
Thanks yang masih setia buat Ay dan Xavier rencananya karena mau buat kisah Zero tapi nanti kalau yang ini udah clear yah ...
__ADS_1
Ditunggu aja ....
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ