
Mereka sampai dikediaman Anton dengan selamat dengan drama . Yang sempat dilakukan Xavier .Setibanya disana mereka disambut oleh Anton dengan senyum cerah secerah mata hari .
"Selamat datang ....terima kasih sudah hadir tuan besar ." Ucap Anton menyambut kedatangan keluarga Subastian .
" Tentu saja ton .... aku harus datang ha ha ha. Kakek tua ini tidak pernah sebahagia ini ." Sahut kakek Subastian dengan tawa yah merdu .
" Mawi masuk semua sudah ada didalam .... tinggal tuan muda Zero saja yang belum datang ." Ujur Anton mempersilahkan mereka semua kedalam . Didalam rumah sudah terlihat anak anak yatim dari panti ,yang tengah bermain dengan Alden dan Erik .Ada juga yang sibuk dengan perut Zahra mereka secara bergantian mengusap perut buncit .
"Selamat datang mari bergabung ....maaf kek disini banyak anak anak semoga anda tidak risih ." Seru Zahra saat rombongan keluarga itu baru saja masuk kedalam rumah .
" Tidak Nak ini sungguh pemandangan yang indah .Ini jarang kita lakukan aku akan bermain dengan anak mereka ." Sahut kakek Subastian dengan wajah bahagia . Kakek tua itu tidak keberatan saat dia harus duduk bersama dengan mereka .
" Tenang saja Ra .....ini tidak masalah bersama dengan mereka pasti akan menyenangkan . "Seru Ay dengan antusias .Sedangkan baby Xera masih anteng dipelukan Xavier sampai Erik datang menghampiri mereka .
" Baby Xera ..." Ucap lirih Erik sambil memandang bayi lucu itu.seperti mengerti bayi kecil itu membuka matanya dengan senyum indah .Tangan bayi itu seakan akan ingin meraih Erik yang tidak jauh dari nya .
Saat Erik sudah mendekat bayi mungil itu tertawa .Yang membuat semua orang yang melihat nya ikut tertawa .
" Wah....baby nya imut dan cantik ." Ucap salah satu akan panti .Yang disambut dengan mata tajam Erik .Membuat anak itu langsung diam meski umur mereka berbeda .Entah Erik cukup menakutkan untuk seukuran anak seusianya .
" Tidak apa ...." Ucap Ay sambil mengusap kepala Erik dengan penuh kasih .
" Eemm....maaf nyonya ." Ucap Erik dengan lirih .
"Good boy ....tenang saja Dad mendukung mu ."Sambung Xavier dengan datar .Erik tersenyum setelah mendengar ucapan Xavier .Ay hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat kedua pria posesif itu .
Tak lama Zero juga datang bersama dengan Zus kedua pria itu juga mendapatkan pemandangan yang sama. Meski risih tapi mereka senang kedua sudah lama tidak kembali ke panti .
" Baik lah semuanya karena sudah berkumpul bersama mari kita mulai cara ini ." Ucap Anton dengan antusias.
" Alden ....sudah bermainnya waktunya untuk doa bersama ." Lanjut Anton memperingatkan
__ADS_1
Alden yang masih asik bermain .
" Baik papa ...aku akan bersama mama." Seru Alden dengan girang .Entah bagaimana Alden hari ini sangat bahagia begitu juga dengan lainnya .
Mereka memulai acara dengan penuh hikmat ,mereka melakukan doa yang dipimpin oleh salah satu pemuka agama .Doa selesai dilanjut dengan makan bersama .
Setelah semua selesai anak anak panti juga telah kembali rumah Anton sudah tidak seramai tadi .
" Ay .... besok kakak harus kembali ke London . Kakak tidak bisa terus disini untuk waktu yang lama .Kau tak apa kan jika Kakak tinggal ." Ucap Zero dengan lembut penuh dengan kasih .
" Emm ...tidak pergi lah kak sesering mungkin untuk menghubungi kami disini ." Ucap Ay dengan sendu wanita satu anak itu engan melepaskan kakak nya .Tapi dia tahu jika disana masih ada yang harus dilakukan .
"Jaga mereka jangan ceroboh lagi waspada untuk semua orang yang ada disekeliling kalian ."Ucap Zero kepada xavier .
"Tentu saja ....dan terima kasih untuk bantuan nya." Jawab Xavier dengan tulus .
" Eemm... Baby girl papi punya hadiah untuk mu jangan dilepas oke ..." Ucap Zero kepada baby Xera yang sudah terlelap karena sudah malam .Dengan hati hati Zero memasangkan sebuah gelang ditangan bayi kecil itu .
" Aku tahu kak ....terima kasih dan cepat lah kembali ." Sahut Ay dengan suara Serak .
" Jangan menangis sayang .... dia tidak akan lama disana aku yakin Pria itu paling lama bertahan hanya 3 bulan ." Sahut Xavier yang mencoba menyakinkan Ay .Wanita itu tersenyum mendengar suaminya itu .
"Sudah jangan sedih ayo pulang sudah malam baby butuh istirahat begitu juga dengan kita ." Seru Xavier dengan senyum dibibirnya .
"Faisal ....ingat jika ada yang yang kau perlu kan jangan sungkan meminta bantuan kami ." Pesan kakek subastian kepada ayah Zahra itu .
" Terima kasih taun .... untuk sekarang ini belum dan juga perkembangan nya cukup baik ." Jawab Faisal dengan senyuman diwajah tuanya .
Hari ini semau orang dipenuhi dengan kebahagian tersendiri .Begitu lah yang mereka rasa kan dengan berbagi untuk anak yatim piatu .Yang sudah diundang oleh Zahra dan Anton .
Hanya doa yang menyertai mereka semoga terus bahagia dengan kehadiran anggota baru yang akan datang .
__ADS_1
Sesuai dengan apa yang dikatakan pagi ini Zero kemabli ke Landon diikuti Zus . Pria itu telah menyerahkan urusan perusahaan kepada Radit .Dan juga Ada Ay yang akan memantau .
Dibandara Zero telah siap berangkat pesawat yang akan mereka gunakan hampir berangakat .
" Jaga diri kak .." Ucap Ay dengan lirih saat pesawat itu telah mengudara .
" Tenang saja sayang .... dia kan baik baik saja .Setelah baby cukup umur kita kan kesana agar baby tahu jika kita pernah hidup disana dengan waktu yang lama dan bermain kucing kucingan ." Ucap Xavier dengan terkekeh saat mengingat bagaimana mereka bersembunyi dari pantauan orang orang itu .
" Eemm....itu akan menjadi cerita kita untuk selama nya mas..." Jawab Ay sambil bersandar di bahu suaminya.Xavier hanya bisa merangkul istri dan juga anak nya dengan kasih sayang berlimpah .
End
🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Thanks guys ...
cerita Ay dan Xavier berakhir disini dulu .
Untuk yang penasaran ingin cerita Zero silahkan mampir di
TERJERAT PESONA LUWINA .
Disana akan terjawab rasa penasaran kalian soal identitas Erik .
Terima kasih atas dukungan kalian selama ....
Aku sendiri tidak menyangka bisa menyelesaikan cerita ini dengan cepat .
Sekali lagi thanks guys ....
🌼🌼🌼🌼🌼🌼
__ADS_1