Pelakor Sah

Pelakor Sah
Kedua penculik Xaviera


__ADS_3

Kebahagiaan menyelimuti keluarga Subastian dengan kehadiran anggota baru . Bayi kecil yang sangat cantik dengan mata yang indentik milik sang Daddy dan wajah Sang mommy . Merupakan perpaduan yang sempurna yang akan membuat siapa pun yang melihatnya akan terpesona .


Diruangan khusus bayi yang mewah itu terlihat seorang bayi kecil yang tertidur di box bayi .Disampingnya berdiri bocah laki laki dengan raut wajah dingin berada .


" Princess .... " Gumam bocah itu dengan senyum yang indah .Tak lama bayi mungil itu terbangun dengan senyuman . Seakan dia tahu jika ada yang sedang memanggilnya.


" Aku berjanji akan selalu menjaga mu .... kau bisa tidur dengan tenang aku berjanji mereka tidak akan berani datang lagi ." Lirih nya sambil membelai pipi bulat itu .


Tak lama seorang pria memasuki ruangan itu . Dia pun terkejut saat melihat adanya bocah berumur 5 tahun itu .


" Apa yang aku lakukan disini Rik...." Tanya Xavier saat melihat Erik berada disamping putrinya .Raut wajah Xavier agak aneh saat melihat putrinya terlihat begitu nyaman didekat pria kecil itu .


" Maaf tuan aku menjaga princess dari mereka ... jika tadi aku terlambat datang mereka pasti sudah membawa princess ." Sahut Erik sambil melirik kebelakang disana terlihat dua orang yang tergeletak tak sadarkan diri .


" Bukan kah mereka dokter yang memeriksa para bayi .?" Tanya Xavier dengan heran dengan apa yang akan dilakukan bocah itu.


" Bukan mereka bukan .... dokter dan suster tapi mereka hendak menculik princess . "Sahut Erik dengan dingin .Dia masih mengingat kejadian beberapa menit lalu saat Erik melihat keduanya akan membawa bayi mungil itu .


Deg .....


Jantung Xavier berdetak lebih cepat saat mendengar ,itu dia tidak menyangka jika ada yang berani bertindak untuk menculik sang putri .

__ADS_1


Flash back Of .


Terlihat dua orang berpakaian dokter dan suster berjalan masuk keruangan bayi . Dimana ruangan itu tempat Xaviera kecil sedang berada .Mereka masuk dengan tenang namum mereka tidak sadar jika ada sepasang mata uang terus mengintai mereka.


" Mereka bukan dokter yang biasa memeriksa princess .." Gumam Erik saat melihat dua orang itu masuk .


"Sebaiknya aku ikuti saja mereka ." Batin Erik .Dengan senyap bocah itu mengikuti kedua orang itu untuk masuk .Saat sudah masuk Erik menyelinap didekat rak yang tidak jauh dari box bayi .


" Apa kau yakin ini bayi keturunan dari Subastian .?" Tanya pria yang berpakaian dokter itu .


" Iya ... aku sudah mengawasinya dari kemarin ...Sebentar lagi pasti ada yang akan menjemput bayi ini ." sahut Suster itu .


Suster itu tersenyum dengan manis, saat mendengar ucapan pria itu .


"Ayo jangan lama lama sebelum penjaga diluar sadar kepada kita ." Seru suster itu dengan senyum yang masih menghiasi bibirnya .Akhirnya suster itu segera mengangkat bayi mungil itu . Namum sebelum suster itu berhasil membawa bayi itu kepadanya .Tiba tiba saja terdapat sebuah asap yang menyelimuti mereka tak butuh waktu lama .


Brrrukkk.....


Kedua orang itu terjatuh tak sadar kan diri disamping box bayi itu .Erik segara keluar dari tempatnya bersembunyi , dan segara memeriksa keadaan Xaviera dengan hati hati .


Flash back On .

__ADS_1


Setelah mendengar cerita Erik mata Xavier merubah merah .Dia belum tahu siapa mereka berdua yang berani mengusik nya . Apa selama ini dia terlalu baik sehingga ada yang mendapatkan keadaan ini .


" Aku akan memangil penjaga ... biar mereka yang mengurus keduanya ." Ucap Xavier dengan amarah yang terlihat jelas dimatanya .


" Jangan beritahu nyonya mu ... aku tidak ingin dia semakin cemas ." Lanjutnya sambil menepuk kepala Erik .


" Eemm .... aku tidak kan mengatakannya tapi biar aku disini menjaga nya ." Sahut Erik sambil mendongakkan kepala nya kepada Xavier .


" Eemm .... baik lah lakukan jika itu mau mu .setelah ini aku akan memindahkannya keruangan yang sama dengan Ay ." Jawab Xavier .Pria itu geram jika tidak ada Erik dia sudah pasti tidak bisa melihat sang putri yang baru berusia 2 hari itu .


Tak lama Zero juga masuk kedalam dengan wajah heran ,apa yang sebenarnya terjadi kepada ada dua orang yang pingsan .


" Apa yang terjadi aku hanya pulang sebentar untuk menganti baju ..?" Tanya Zero sambil memeriksa kedua orang itu .


" Mereka ingin menculik princess ..." Jawab Erik dingin membuat Zero membulatkan matanya . Mereka cari mati beraninya mereka mengusik kesayangannya .


"Zus ... kirim orang kita kerumah sakit dimana Ay berada . Bersihkan kedua serangga ini dengan cepat ." Ucap Zero menghubungi Zus untuk membawa kedua orang itu .


" Berapa lama mereka akan seperti ini ...?" Tanya Zero kepada Erik , Sedangkan Xavier memicingkan matanya mendengar pertanyaan itu.


" 2 sampai 3 jam ..." Jawab Erik sambil memperkirakan .

__ADS_1


__ADS_2