Pelakor Sah

Pelakor Sah
Alden dan Erik diculik


__ADS_3

Anton yang sedang berkutat dengan berkas yang ada didepannya . mendapatkan telfon dari ank buahnya yang berjaga disekolah sang putra .


" Tuan... maaf kan kami . Kami terlambat mengantisipasi ada nya mereka , saat ini kami sedang melakukan pengejaran kepada mobil yang membawa keduanya ." Lapor orang itu dengan panik dia lah yang betugas untuk menjaga Alden dan juga Erik .


Pria itu dan kawan nya sungguh tidak menyangka jika ada orang yang akan melakukan penculikan didepan gerbang sekolah .


Kabar penculikan kedua bocah itu sudah menyebar hingga sampai kepada Zahra dan juga Ay .Kedua wanita itu kini tengah cemas memikirkan nasib kedua bocah itu .


" Sayang tenang lah kita tunggu kabar dari pihak polisi dan juga orang orang kita Yang sedang mencari mereka ." Ucap Xavier mencoba menenangkan sang istri .


" Iya mas tapi mereka pasti ketakutan mas .. " Sahut Ay lirih .


" Tenang saja ya .... mereka itu anak pintar mereka akan mencari cara untuk lolos jadi kamu tenang saja .Zero juga sudah bergerak jadi sekarang tenang dulu oke ... kasihan dedek bayinya jika kau panik terus ." Ucap Xavier dengan lembut dia tahu jika sang istri sedang ketakutan .


" Iya ....mas bagaimana dengan Zahra apa dia baik baik saja .?" Tanya Ay kepada sang suami .


"Zahra .... yah lumayan baik dia ada bersama dengan ayah nya jadi tidak perlu cemas .Saat ini Anton sedang melakukan pengejaran ." Sahut Xavier sambil membelai rambut Ay dengan penuh kasih .Mendengar ucapan sang suami membuat wanita hamil itu sedikit tenang .Meski masih banyak yang dipikirkan .


Sedangkan disebuah gudang pabrik yah tidak terpakai Terlihat 3 orang pria dewasa turun dari mobil .Membawa dua orang ank kecil dengan keadaan pingsan .

__ADS_1


" CK ... aku harap kedua bocah ini tidak membuat kita repot ." Gerutu salah satu dari mereka .


" Kau benar tapi mau bagaimana lagi ini tugas kita . Lagi luka bayaran yang dijanjikan juga tidak sedikit , Jika mereka berdua rewel Kya bisa membuat keduanya untuk diam ." Sahut temannya sambil meletakan Alden .


" Cepat lah ikat keduanya ... aku tidak ingin mereka kabur ." Sambung temannya yang baru saja masuk membawa Erik yang terlihat tidur pulas .


Yah kedua bocah itu bukan pingsan dengan obat bius tapi malah tertidur di mobil selama perjalanan mereka .


Setelah hampir 1 jam kedua bocah itu bangun , Namum tidak ada satu orang pun yang mengawasi mereka .Membuat keduanya bertanya tanya siapa orang yang sudah menculik mereka .


" Rik menurut mu siapa yah ... yang sudah menculik kita tidak mungkin kan kalau itu mantan mama ." Tanya Alden sambil menyilangkan kaki .


" Apa kedua nya belum ada yang sadar ." Tanya orang itu kepada anak buahnya .


" Belum bos .... mungkin kami terlalu banyak memberikan obat bius ." Jawab Orang yang membawa Alden .


" Biarkan saja dulu besok baru kita hubungi mereka aku akan membuat mereka jatuh sejatuhnya . Karena sudah bernai mempermainkan ku ." Sahut Romy dengan geram .Pria paruh baya itu pergi dari gudang diikuti oleh Fernan sang asisten .


Setelah mereka pergi kedua bocah itu membuka mata dan saling lirik . Yah setelah tahu siapa mereka kedua bocah itu siap menjalankan rencana lagi .

__ADS_1


" Bagaimana sekarang .... aku takut mama sama mom akan kebingungan mencari kita jika kita terlalu lama disini ." Bisik Alden dia takut jika mereka belum pergi jauh .


" Kita tunggu sampai 1 jam lagi jika papa mu atau pun Orang orang uncle Zero belum datang kita kan kabur sesuai dengan rencana ." Jawab Erik sambil memperhatikan tempat mereka disekap .


" Yah itu bagus ... jadi kita butuh tenaga untuk kabur bagaimana jika kita makan dulu ." Ucap Alden sambil mengeluarkan makan Yangs udah disiapkan.


"Yah itu lebih baik .... dari pada kelaparan ." Sahut Erik sambil mencomot roti yang baru dikeluarkan Alden .


🌸🌸🌸🌸🌸


Kalian ini diculik apa piknik sih ......


Bener bener deh Mita dikarungin ini bocil ....


Guys kembang kopi nya oke .....


Like comen and vote tentunya .....


🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2