Pembalasan Putri Yang Terbuang

Pembalasan Putri Yang Terbuang
RAKA BERTEKAD MENIKAHI DIANDRA


__ADS_3

Setelah kejadian di hotel, keduanya sepakat untuk kembali ke tempat masing-masing.


Diandra tak menyangka jika hotel yang disewanya adalah milik keluarga Raka. Mereka terpaksa pulang sendiri-sendiri agar tidak menjadi kecurigaan para pegawai. Bagaimanapun status Raka adalah masih tunangan dari Lilian Adijaya.


Namun, dirinya menegaskan agar Raka segera memenuhi janjinya. Ia takut jika sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, dirinya harus telah berstatus istri sah Raka.


Rakapun menyanggupi hal itu, ia hanya meminta waktu supaya bisa menjelaskan semua kepada Mamanya.


Entah mengapa hati Diandra begitu bahagia melihat cara Raka meyakinkan perasaan kepadanya. Mata Raka yang tajam, tetapi terasa hangat dan teduh mampu menusuk hingga sanubarinya.


Wanita itu tersenyum sendiri sepanjang perjalanan, sang supir pribadi hanya berani melirik sesekali lewat kaca spion.


" Duh...Duh...Duh Nona Diandra sepertinya sedang jatuh cinta. Cinta memang bikin jadi kaya orang kesambet. " batin sang sopir.


Sedangkan majikannya, tentu saja masih asyik dalam lamunannya. Diandra masih membayangkan wajah Raka di matanya.


Ia rasa jika digambarkan melalui persentase ketampanan Raka telah melebihi 90% dari angka seratus.


Kulit putih, hidung mancung, rahang tegas, memiliki tinggi badan yang proporsional, sorot mata tajam seolah mampu membidik lawannya, belum lagi dada bidangnya sepertinya sangat nyaman untuk bersandar.

__ADS_1


Pria itu sukses membuat Diandra berdebar-debar saat berhadapan dengannya.



" Ah Di?? Apa yang sedang kau pikirkan! Apa kau sudah berubah jadi wanita mesum setelah kejadian semalam? " benaknya. Ia menggigit bibir bawahnya sembari tersenyum.


Namun, binar kebahagiaan itu tiba-tiba sirna dari wajahnya saat ia teringat tujuan utamanya. Diandra harus bisa melawan perasaan yang nantinya hanya akan membuat dirinya jadi lemah.


Raka hanyalah alat baginya untuk memuluskan balas dendam terhadap Livia. Ia tidak boleh sampai jatuh cinta sebab jika hatinya melembut justru akan membangkitkan sisi lemah dalam dirinya.


Diandra mengambil sesuatu dari balik tas kerjanya. Ia memperhatikan beberapa lembar foto yang telah ia siapkan untuk misi selanjutnya.


Ia berencana akan memberikan foto tersebut pada Nyonya Delia jika Raka tidak berhasil meyakinkan orang tuanya.


***


Disisi lain, Raka tak ubahnya dengan Diandra. Pria itupun terlihat bahagia hari ini.


Satu kesalahan yang paling fatal baginya adalah kenapa ia sama sekali tak mengingat khilaf terindah yang ia lakukan bersama Diandra? ( Jangan diconto mesumnya si Raka ya 🤣🤣)

__ADS_1


" Ahhh... bodoh sekali aku. Kenapa aku sampai lupa tentang hal sepenting itu! " ia memukul stir mobilnya karena kesal.


Namun, tiba-tiba seringai muncul kembali di wajahnya.


" Mungkin Tuhan tahu, jika aku mengingatnya pasti aku akan ketagihan menyentuhnya kembali. " otak lain mencoba berpikir positif.


Tapi dalam hati dirinya menyesal, ia telah melanggar janjinya kepada sang ibu. Mamanya pasti kecewa atas perbuatan khilaf yang telah ia lakukan.


" Maafkan aku, Ma. Aku sendiri tidak berniat melakukan hal itu sebelum waktunya. " sesalnya dalam hati.


Padahal, dirinya sempat membayangkan. Sebagai seorang pria dewasa yang memendam hasrat, tentu dirinya ingin menikmati malam pertamanya dengan sempurna. Merasakan kepuasan setelah berhasil membobol benteng pertahanan lawan jenisnya.


Ia jadi teringat perkataan Diandra, wanita itu pesimis akan mendapatkan pria yang baik hanya karena ia telah kehilangan kesuciannya. Tekadnya kinipun semakin bulat untuk memperistri Diandra.


Sore ini sepulang kerja, ia akan menjemput Diandra dan membawanya ke mansion menemui keluarganya. Setuju atau tidak, dirinya akan tetap menjadikan wanita itu sebagai istrinya.


BERSAMBUNG...


Ayo dukung terus Raka memperjuangkan cintanya ya. Jangan lupa kasih like koment rate n vote seikhlasnya disini. Hari minggu othor kasih bonus up satu lagi. Lope u all 😍😍

__ADS_1


__ADS_2