Pembalasan Putri Yang Terbuang

Pembalasan Putri Yang Terbuang
BAB 92


__ADS_3

" Hai, Kak Jo. "


Jonathan menghela nafas kasar. Baru saja dirinya ingin menyapa atasannya, tetapi adik ipar Diandra yang menyebalkan justru menyapanya lebih dulu. Pria itu memilih menundukkan kepala lalu duduk kembali dibangkunya.


Diandra ingin sekali menertawakan ekspresi Jonathan yang seolah mati kutu di depan adik iparnya. Lelaki yang biasanya selalu cerdas,cekatan dan bisa diandalkan itu sampai dibuat pusing dengan tingkah Aora yang selalu menggodanya.


" Kak Jo? Aku masuk dulu ya. " sapa Aora kembali sembari mengikuti Diandra masuk ke ruangannya.


" Dasar ABG labil. " gerutu Jonathan sebal memperhatikan keduanya yang menghilang dibalik pintu.


Seperti biasa, Aora akan duduk disofa ruangan itu sambil menunggu Diandra yang tengah sibuk dimeja kerjanya. Ia cukup tahu diri untuk tidak mengganggu kakak iparnya saat sedang serius bekerja.


Sesekali gadis itu mengambil jepretan gambarnya untuk ia unggah di media sosmednya. Aora adalah seorang selebgram yang memiliki jutaan pengikut terutama anak muda.


Diandra sesekali melirik tingkah adik iparnya. Dirinya mengakui jika gadis itu memang sangat pandai berpose. Foto-foto yang diunggahnya juga sangat cantik dan menarik sehingga sering menjadi trend center remaja saat ini.


Perlahan Diandra berdiri dari kursi kerjanya. Ukuran perutnya yang sudah membesar membuat dirinya sedikit kesusahan untuk berdiri.


" Kakak ipar mau kemana? Ada yang perlu aku bantu? "


Aora cukup sigap dan perhatian pada sang kakak ipar. Meskipun terlihat manja, tetapi gadis itu sebenarnya begitu pandai menempatkan diri.


" Aku akan menyerahkan berkas ini pada Jonathan sebentar. Kau tidak perlu khawatir, aku bisa melakukannya sendiri. "

__ADS_1


Mendengar nama Jonathan tentu saja Aora tidak mau melewatkan hal ini. Dengan semangat 45 dirinya langsung mengejar Diandra.


" Kakak ipar, biar aku saja. Kau lebih baik beristirahat. Sudah kewajibanku membantumu. " ungkapnya dengan senyuman yang mengembang sempurna.


" Kau pasti ingin menggoda Jonathan. " ucap Diandra tetapi hanya dalam hati saja.


" Baiklah. Tolong kau berikan berkas ini pada Jonathan. Katakan padanya untuk mengatur janji temuku dengan Tuan Gilbert. "


" Siap, Kak. "


Aora langsung berhambur keluar begitu berkas tersebut berada ditangannya. Inilah hal yang sangat ia harapkan ketika berada kantor kakak iparnya yakni bertemu dengan Jonathan.


Diandra memandang seluit gadis tersebut.


***


" Ehermmm..Kak Jo sepertinya sedang sibuk? "


Lelaki itu hanya melirik dan kembali fokus ke laptop saat mendengar seseorang berdehem. Ia sangat hafal dengan siapa yang datang.


" Kak. Ini file dari Kak Diandra. Oh ya dia berpesan agar kau segera membuat janji temu dengan Tuan Gi..gi.."


Aora mencoba mengingat nama yang tadi ia lupakan saking semangatnya ingin bertemu Jonathan.

__ADS_1


" Gilbert. "


" Ah iya itu. Kekasihku ini memang sangat pintar sekali. "


Jonathan menghunuskan tatapan tajamnya saat gadis itu memanggilnya kekasih. Entah mengapa panggilan itu membuat telinganya terasa gatal.


" Sudah ku bilang aku bukan kekasihmu." tegasnya kembali.


" Tapi aku sudah memilihmu sebagai kekasihku. " Aora tak mau kalah, gadis ini benar- benar keras kepala.


Jonathan menghela nafas kasar, entah bagaimana caranya agar dia bisa mengusir gadis ini dari hidupnya.


" Aku sudah tidak mencari kekasih. Yang aku cari saat ini adalah seorang istri. Jadi jika kau mau menjadi kekasihku, maka itu artinya kau harus menikah denganku. "


Aora begitu terkesiap mendengarnya.


" A-pa? Me- nikah? " dirinya sama sekali belum berpikir sejauh itu.


Jonathan menyeringai licik, ia yakin gadis ini tak akan mau menikah dengannya mengingat sifatnya yang masih manja dan umurnyapun belum genap 20 tahun.


" Apa kubilang? Gadis seperti ini pasti tidak akan siap jika diajak menikah." batinnya bersorai penuh kemenangan.


Catatan othor..

__ADS_1


Untuk cerita Jonathan dan Aora hanya kuambil garis besarnya saja ya. InsyaAlloh othor berencana membuat novel sendiri buat mereka. Jangan lupa nanti mampir ya..Makasih atas dukungan dari semuanya😍


__ADS_2