PENDEKAR LEMBAH NERAKA

PENDEKAR LEMBAH NERAKA
Bab 15. Dibuntuti Dan Bertarung


__ADS_3

Pendekar pengendali elemen logam itu kini telah tiba di tempat awal Fan Tian bertarung.


Tatapannya tertuju kepada sepuluh anggota perampok yang saat itu sedang terbujur kaku.


Ia pun segera memeriksa penyebab kematian sepuluh orang tersebut.


"Sepertinya pemuda itu yang melakukan hal ini kepada sepuluh orang anggota perampok yang telah tewas ini."


"Ternyata aku telah salah menduga...aku pikir wanita itu yang berasal dari Lembah Pengobatan."


"Rupanya pemuda itu yang berasal dari Lembah Pengobatan."


"Tetapi kemana perginya pemuda itu? Apakah dia telah melanjutkan perjalanannya? Ataukah masih ada hal lain yang dia lakukan!?"


"Jika dipikir - pikir, sepertinya dia memang sengaja untuk bertemu dengan para perampok ini, sehingga ia ingin melakukan perjalanan diwaktu malam."


"Apa bila seperti itu, berarti dia tidak akan berhenti sampai disini saja...pasti dirinya akan berpikir untuk bisa melenyapkan mereka semua."


Pria itu pun segera mencari jejak yang ditinggalkan oleh para perampok itu.


Dan akhirnya dia bisa menemukan jejak pergerakan kelompok perampok itu dan terus mengikuti setiap jejak yang dia temukan.


Hingga akhirnya dia bisa mendengar suara beberapa orang yang saat itu sedang bercakap-cakap.


"Apakah mereka adalah rekan dari kelompok perampok yang telah terbunuh itu?"


"Aku harus pergi untuk memeriksanya!"


Pria itu pun segera melesat ke atas pohon dan mulai berpindah dari pohon satu ke pohon yang lain hingga bisa menemukan dimana sumber suara tersebut.


"Sepertinya dugaanku benar, mereka adalah anggota para perampok...tetapi mengapa mereka menuju ke arah yang berlawanan?"


Pria itu pun mencoba untuk mendengar apa yang sedang mereka bicarakan.


Setelah beberapa saat mengikuti dan mendengar pembicaraan ke tiga anggota perampok itu, akhirnya dia bisa mengetahui jika di markas mereka sedang terjadi pembantaian.


"Apakah pemuda itu terlalu kuat bagi ratusan anggota perampok?"


"Tidak mungkin! Hanya seorang pendekar Agung saja yang bisa membunuh ratusan pendekar dalam waktu yang sangat singkat!"


"Dan mana mungkin pemuda itu sudah mencapai tingkat tersebut!? Itu sangat mustahil!"


"Tetapi bagaimana bisa dia melakukannya!?"


"Aku harus segera pergi untuk membuktikan kebenaran dari cerita mereka itu."


Pria itu merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar dari pembicaraan tiga anggota perampok itu.


Dirinya segera berbalik dan mengambil arah berlawanan dengan tujuan tiga anggota perampok itu untuk bisa sampai ke markas mereka.


Setibanya di markas para perampok, mata pria itu mulai menyisir setiap area yang ada. Namun tidak ada satupun sosok manusia yang dia lihat.


Pria itu pun segera memberanikan diri untuk masuk ke dalam markas para perampok hingga dirinya memiliki sudut pandang yang tepat ke arah dimana tumpukan mayat itu berada.


"Bagaimana caranya dia melakukan hal ini?"


"Tidak ada seorang pun yang bisa melakukannya sekalipun dia adalah seorang pendekar agung."


Saat pria itu berpikir dengan apa yang baru saja dia lihat, tiba-tiba sosok berpakaian serba hitam segera melemparkan sebuah obor ke atap bangunan itu.

__ADS_1


Dan terus melakukannya ke bangunan yang lain di tempat tersebut.


"Sosok ini benar-benar sangat kejam! Tetapi siapa dia? Apakah dia adalah pemuda itu?"


"Tetapi mengapa dia menggunakan atribut dari sekte Lembah Neraka?"


"Apakah dia adalah anggota sekte Lembah Neraka? Tetapi jarum yang di gunakan untuk membunuh sepuluh orang perampok sebelumnya adalah jarum yang sama yang aku temukan di kaki pemuda itu."


"Yang aku tahu, Lembah Pengobatan tidak pernah mau untuk bergabung dengan sekte Lembah Neraka, sebab mereka berada di posisi netral dan tidak mau bersinggungan dengan siapapun."


"Meskipun aku merasa penasaran dengan sosok ini, akan tetapi aku tidak boleh menyinggung dirinya, sebab aku tidak tahu sehebat apa dia."


"Aku akan mencoba untuk membuntutinya agar bisa mengetahui identitasnya yang sebenarnya."


Pria itupun segera mengikuti Fan Tian saat dirinya pergi meninggalkan tempat itu.


Fan Tian belum menyadari jika dirinya saat itu sedang dibuntuti.


Dia terus melompat dari cabang pohon satu ke cabang pohon lainnya untuk bisa menemukan tempat yang cocok menunggu utusan yang akan datang untuk mengambil hasil dari kelompok perampok itu.


Tiba-tiba terdengar suara ranting kayu kering yang patah.


"Sial! Apakah masih ada anggota perampok yang tersisa?"


"Tetapi bagaimana mungkin dia membuntuti ku? Itu seperti mengantarkan nyawanya saja!"


"Aku ingin melihat siapa sosok yang coba untuk membuntuti ku ini!? Apakah tujuannya? Dan apa yang dia inginkan?"


Fan Tian pun segera menggunakan trik dengan berpura-pura terpeleset dan terjatuh ke tanah.


Buuukkk


Pria yang membuntutinya pun terkejut dengan kejadian itu.


Pria itu pun dengan berhati-hati ingin mengecek apakah kejadian itu benar adanya.


Saat dirinya melompat ke salah satu cabang pohon yang berada di dekat jatuhnya Fan Tian, pendekar muda itu pun kini bisa melihat samar-samar dirinya.


"Ternyata dia adalah pendekar pengendali elemen logam yang saat itu di tempat peristirahatan."


Fan Tian pun segera menampakkan dirinya dan berkata.


"Apa hubunganmu dengan kelompok perampok itu?"


"Apakah kau utusan yang mereka maksudkan?"


Pria itu pun sangat terkejut saat Fan Tian menampakkan dirinya dan langsung melontarkan pertanyaan kepadanya.


Dia hanya terpaku menatap Fan Tian dan tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Hingga beberapa saat kemudian pria itu pun bertanya.


"Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"


"Kau belum menjawab pertanyaanku?" Dengan nada suara yang sedikit menekan.


"Aku tidak memiliki hubungan apa pun dengan mereka! Tetapi aku hanya penasaran saja dengan identitasmu."


"Apakah tindakanmu itu bisa diterima oleh siapapun?"


"Tentu saja tidak bisa diterima oleh orang yang baru saja membunuh ratusan anggota perampok...karena itu bisa membahayakan hidupnya."

__ADS_1


"Apakah kau pikir aku takut menghadapi bahaya?"


"Ha...ha...ha...ha...caramu ini semakin membuatku penasaran dengan identitasmu."


"Apakah kemampuanku ini bisa untuk menghadapi seorang pendekar yang sudah mampu mengendalikan elemen logam?" Pikir Fan Tian.


"Jika kau merasa penasaran dengan identitasku, cepat kesini dan ungkapkan sendiri kalau kau bisa." Tantang Fan Tian.


"Tuan! Aku tidak bermaksud buruk padamu, akan tetapi tindakanmu yang membuatku merasa penasaran...itulah mengapa aku membuntuti dirimu."


"Padahal awalnya aku sedang mengikuti seorang pendekar muda yang berasal dari Lembah Pengobatan, tetapi tanpa sengaja pendekar muda itu menghilang dan sosok yang aku dapati adalah dirimu."


"Untuk itu aku merasa penasaran, apakah sosok dihadapanku ini adalah pendekar muda yang aku ikuti itu atau bukan!?"


"Sepertinya kau sudah lancang untuk mencampuri urusan orang lain...tindakanmu ini tidak bisa aku biarkan, sebab itu akan merusak rencanaku selanjutnya." Ucap Fan Tian dan langsung melesat ke arah pria itu sambil menembakkan beberapa jarum beracun.


Pria itu tidak tinggal diam, karena dirinya sudah siap dengan serangan yang akan dilepaskan oleh Fan Tian, sehingga beberapa jarum beracun milik Fan Tian tidak bisa menyentuh tubuh pria itu.


Malahan beberapa jarum beracun itu kini berbalik menyerang Fan Tian.


Pendekar muda itu pun segera mengibaskan tangannya dan melepaskan energi qi miliknya untuk bisa menepis serangan balik jarum beracun miliknya sendiri.


Kemudian mengaktifkan teknik Cakar Petir Iblis miliknya untuk mengoyak tubuh pria didepannya itu.


"Hmmmpph...sepertinya dia benar-benar berasal dari sekte Lembah Neraka, sehingga memiliki teknik iblis ini." Pikir pria itu dan segera melompat untuk bisa menghindari serangan Fan Tian.


"Tetapi dia benar-benar adalah sosok jenius yang sulit ditemukan di beberapa wilayah negeri manapun...aku harus berhati-hati untuk menghadapinya."


Dengan cepat Fan Tian mengubah posisi tubuhnya dan memijakkan kedua kakinya ke cabang pohon yang awalnya pria itu bertengger serta mendorongnya ke udara untuk menyusul sasaran serangannya.


Melihat tindakan yang dilakukan oleh Fan Tian, pria itu pun segera merubah posisi tubuhnya dan berbalik menghadap ke bawah sambil melepaskan serangan tinjunya yang sudah di baluti energi qi.


Duuuaaarrr


Pertemuan kedua energi serangan mereka menimbulkan ledakan yang kuat.


Karena posisi pria itu lebih diuntungkan, sehingga tubuh Fan Tian pun terdorong ke bawah.


Kedua kaki Fan Tian kini kembali berpijak di cabang pohon yang awalnya menjadi pijakan sebelumnya.


Braaakkk


Cabang pohon itu pun akhirnya patah karena tidak sanggup menahan kekuatan dorongan energi yang mereka berdua keluarkan.


Tinju yang satunya lagi kembali di pukul kan kearah serangan cakar milik Fan Tian.


Duuuaaarrr


Kedua kaki Fan Tian akhirnya sampai di tanah akibat dampak dari serangan pria itu.


Saat dirinya sedang menahan serangan tinju lawannya, Fan Tian pun segera meningkatkan energi petir miliknya dan segera dilepaskan ke arah pria itu.


Petir yang awalnya menyelimuti cakar miliknya, kini melesat dengan cepat dan segera menembus energi qi milik pria itu dan membuatnya terhempas.


"Sial! Sepertinya aku lupa jika tubuhku terlindung oleh benda berbahan logam, sehingga serangan petir miliknya bisa memberi dampak bagi tubuhku."


Puluhan pisau miliknya langsung terpisah dari tubuh pria itu dan segera dikendalikan untuk menyerang Fan Tian.


Fan Tian kembali melepaskan energi petir kearah lawannya sambil menghindari serangan puluhan pisau milik pria itu.

__ADS_1


Sedangkan serangan petir miliknya membuat pria itu terus melompat kesana-sini untuk menghindari serangan tersebut sambil mengendalikan pisau terbang miliknya.


~Bersambung~


__ADS_2