
Setelah bisa menghafal setiap gerakan dan petunjuk dari salinan kitab jurus pedang milik keluarga Li, Fan Tian pun segera pergi ke halaman belakang paviliun tersebut untuk mempraktekkan setiap gerakan jurus pedang itu.
"Sepertinya ini adalah waktu yang tepat untuk mencoba kehebatan jurus pedang ini...sebab tidak ada satupun orang yang akan melihatku saat berlatih." Pikir Fan Tian dan bersiap untuk mulai berlatih.
Fan Tian mulai memperagakan teknik dasar dari jurus pedang itu dan perlahan mulai melangkah tahap demi tahap untuk mempraktekkan setiap teknik yang lebih tinggi.
Energi qi miliknya mulai di saluran ke bilah pedang sesuai dengan petunjuk yang ada dan mulai melepaskan satu persatu serangan ke arah beberapa bongkah batu yang ada.
Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr
Bunyi ledakan serangan Fan Tian langsung menarik perhatian para prajurit yang menjaga kediaman Paman Kerajaan itu.
Mereka pun dengan cepat segera mendatangi tempat dimana Fan Tian berlatih dan disusul juga oleh Li Ying dan dua wanita yang adalah temannya.
"Mengapa ada keributan disini!? Apa yang anda lakukan!?" Teriak seorang komandan keamanan sambil menatap ke arah Fan Tian.
Fan Tian tidak bisa berkata sepatah kata pun dan hanya terpaku menatap puluhan prajurit yang baru saja tiba itu.
Tiba-tiba Li Ying pun angkat suara saat dia tiba di tempat itu "Semuanya bubar! Tinggalkan aku sendiri bersama dengannya!" Perintah sang pangeran kepada puluhan prajurit penjaga kediaman.
"Ada apa ini!? Apa yang sedang terjadi!?" Tanya Dong Huang saat tiba di tempat itu yang diikuti oleh Bei Feiyan dari belakang serta langsung mencabut pedangnya.
Puluhan prajurit yang melihat tindakan Dong Huang segera bereaksi dengan cepat dan bersiap untuk bertarung.
"Hentikan!" Teriak Li Ying lagi.
"Kalian pergi saja." Lanjut Li Ying sambil memberikan isyarat dengan tangannya agar puluhan prajurit itu pergi.
"Nona Dong, aku juga tidak tahu apa yang telah terjadi disini...untuk itu, sebaiknya kita sama-sama menanyakan hal itu kepada pendekar Zhao Yun." Ucap Li Ying ramah.
Fan Tian masih tetap diam dan belum memberikan tanggapan sedikitpun.
Saat Li Ying menatap ke arah Fan Tian lagi, ia langsung bisa mengenali pedang yang berada di genggaman ponakannya itu.
"Sepertinya aku mengenal pedang itu! Apakah ayah telah memberikannya kepada Tian'er?" Pikir Li Ying.
"Tetapi mengapa ayah memberikan pedang itu? Bukankah dia adalah seorang pendekar yang biasa menggunakan senjata tombak!?"
"Bagaimana bisa dia menggunakan senjata pedang?"
Fan Tian langsung mengerti apa yang dipikirkan oleh Li Ying, sebab pamannya itu kini sedang terpaku menatap ke arah pedang ditangannya.
"Apakah ayah telah membiarkan Tian'er untuk melatih jurus pedang keluarga Li kita!?"
"Tidak! Itu tidak mungkin! Bebatuan yang hancur ini tidak mungkin disebabkan oleh teknik pedang keluarga kami."
__ADS_1
"Meskipun ia adalah seorang pendekar yang jenius, namun tidak mungkin secepat ini bisa menguasai teknik pedang keluarga kami...menurutku Itu sangat mustahil."
"Aku saja membutuhkan waktu belasan tahun untuk bisa menguasai teknik pedang itu meskipun tidak sampai menguasai teknik tertingginya."
"Sepertinya aku harus bertanya kepadanya agar bisa memastikan apa yang aku pikirkan ini." Tutup Li Ying dan segera melangkah untuk mendekati Fan Tian.
Dong Huang dan Bei Feiyan pun hanya bisa terdiam saat melihat sikap kedua orang itu dan ikut melangkah saat melihat Li Ying melangkah.
"Pendekar Zhao, apakah suara ledakan itu disebabkan dari hasil pelatihanmu?" Tanya Li Ying.
"Pangeran, mohon maafkan aku karena telah membuat kekacauan di kediamanmu ini...sebab aku tidak sengaja melakukannya." Balas Fan Tian menanggapi pertanyaan Li Ying.
Fan Tian juga mengerti dengan sikap Li Ying yang tidak mengungkapkan secara langsung mengenai pedang yang dimilikinya itu.
Karena tujuannya untuk tetap merahasiakan identitas dan hubungannya dengan Fan Tian.
Namun Li Ying tidak mengetahui jika hal itu sudah diketahui oleh Dong Huang juga.
"Pendekar Zhao tidak perlu berkata seperti itu. Bukankah sangat wajar jika seorang pendekar berlatih seperti yang dilakukan oleh pendekar Zhao!?"
"Akan tetapi, bagiku ada satu hal yang menarik saat ini...dan itu ialah senjata yang dipegang oleh pendekar Zhao..."
"Bukankah anda adalah seorang pendekar yang sering menggunakan senjata tombak?"
"Apakah pendekar Zhao adalah seorang pendekar pedang juga?" Tutup Li Ying bertanya.
"Tidak! Aku bukan seorang pendekar pedang! Akan tetapi aku hanya merasa tertarik dengan rumor yang beredar tersebut, dimana seorang pendekar pedang akan menantang untuk bertarung dengan pendekar pedang yang lain..."
"Itulah mengapa aku merasa tertarik untuk mencoba berlatih dengan menggunakan pedang ini." Tutup Fan Tian menjawab pertanyaan Li Ying.
"Terus, apakah bebatuan yang hancur ini disebabkan oleh serangan pedang itu?" Tanya Li Ying lagi.
"Iya! Itu benar! Akan tetapi aku tidak sengaja melakukannya." Jawab Fan Tian lagi.
"Tidak sengaja melakukannya? Mana mungkin itu bisa terjadi dengan tidak sengaja!? Apakah dia sudah menguasai jiwa senjata dan bisa menguasai dengan cepat setiap teknik yang dia pelajari!?" Pikir Li Ying merasa heran.
Mendengar pertanyaan Li Ying, Dong Huang dan Bei Feiyan merasakan hal yang sama juga.
Sebab menurut keduanya, memang tidak salah rasa penasaran Li Ying tersebut. Karena mereka berdua menginginkan jawaban dari Fan Tian mengenai hal itu.
"Apakah pendekar Zhao menguasai sedikit teknik pedang?" Tanya Li Ying penuh selidik.
"Iya! Aku memang sedikit memahami teknik pedang yang sering diperagakan oleh ibuku..."
"Teknik itulah yang coba aku dalami." Jawab Fan Tian sekenanya saja.
__ADS_1
Dan jawaban itulah yang diinginkan oleh Li Ying, sehingga ia pun merasa jika Fan Tian lebih jenius darinya karena dengan cepat bisa menguasai teknik pedang tersebut.
"Sepertinya aku harus meminta petunjuk dari pendekar Zhao dalam menguasai jurus-jurus pedang...apakah pendekar Zhao bersedia untuk membimbingku!?" Li Ying ingin menantang Fan Tian untuk menguji sejauh mana ponakannya itu telah menguasai teknik pedang keluarga mereka.
"Sepertinya Pangeran terlalu memandang tinggi kemampuanku dalam penguasaan ilmu pedang, takutnya hanya akan mengecewakan Pangeran saja." Balas Fan Tian merendahkan.
"Pendekar Zhao tidak perlu merasa rendah diri seperti itu sebelum mencobanya." Balas Li Ying.
"Jika demikian, aku mohon bimbingan Pangeran." Ucap Fan Tian dan bersiap untuk bertarung.
"Baiklah! Ayo kita mulai." Balas Li Ying dan segera mencabut pedang miliknya dan melesat menyerang Fan Tian.
Kedua pria beda generasi itu kini mulai menunjukkan kemampuan mereka masing-masing dalam menguasai teknik pedang keluarga mereka.
Saat melihat pertarungan keduanya, Dong Huang pun langsung memberikan penilaian dalam pikirannya.
"Sepertinya teknik pedang mereka berdua sangat mirip...jika mendengar pernyataan Fan Tian bahwa teknik pedang miliknya dia peroleh dari ibunya, apakah ini adalah teknik pedang keluarga mereka?"
"Sepertinya tuan muda Zhao Yun ini memiliki hubungan yang sangat dekat dengan pangeran Li Ying, sebab teknik pedang mereka berdua sangat mirip...apakah itu alasannya sehingga aku ditugaskan untuk selalu berada disamping agar bisa melindunginya!?" Pikir Bei Feiyan.
Kedua wanita itu memiliki kecurigaan yang sama setelah melihat beberapa teknik yang di tunjukkan oleh kedua sosok beda generasi itu.
Namun diantara keduanya, terlihat serangan Fan Tian sangat mencolok, sebab gerakannya terlihat sangat kaku dan terus menerus mengerahkan energi qi miliknya.
Berbeda dengan gerakan Li Ying yang terlihat mengalir seperti air saat memperagakan teknik pedang milik keluarganya.
"Sepertinya dia benar-benar belum sepenuhnya memahami teknik pedang keluarga kita, karena gerakannya itu serta trik yang dia gunakan dalam waktu yang singkat akan memberikan kerugian baginya." Pikir Li Ying sambil menghindari setiap serangan Fan Tian yang memiliki daya hancur yang sangat besar.
"Sial! Mengapa paman Ying dengan mudah bisa menghindari setiap serangan ku? Apakah ada yang salah dengan teknik pedang yang aku gunakan saat ini?" Fan Tian membantin dengan hasil yang ia capai saat itu.
"Menggunakan pedang itu sangat berbeda dengan menggunakan tombak serta sebuah golok yang selalu menunjukkan kekuatan dalam setiap serangannya..."
"Setiap gerakan yang satu dengan yang lain harus mengalir seperti air yang terlihat sangat tenang namun bisa menghancurkan dalam sekejap mata..."
"Semakin anda mengikuti emosi dalam pikiranmu itu, akan semakin membuat setiap serangan mu tidak bermutu dan juga gerakanmu akan semakin kacau..."
"Untuk itu harus butuh ketenangan dan membiarkan setiap gerakannya seperti air yang mengalir hingga menuju ke arah yang anda inginkan..."
"Jika anda sudah bisa melakukan hal itu. Anda akan bisa mengembangkannya dan naik ke tingkat yang lebih tinggi dari teknik pedang yang kau pelajari."
Li Ying terus menerus memberikan petunjuk kepada Fan Tian agar bisa membantu ponakannya itu untuk bisa memahami bagaimana cara menggunakan senjata pedang.
Fan Tian yang mendengar petunjuk yang diberikan oleh Li Ying segera mempraktikkan hal itu.
~Bersambung~
__ADS_1