
Setelah meninggalkan pria itu, kepala pelayan langsung menemui seorang pendekar ahli dan segera menyampaikan apa yang telah dia bicarakan.
"Pendekar Bo, sepertinya pria itu sangat mencurigakan, sebab baru saja dia menahanku dan menanyakan mengenai tujuan kedatangan pangeran Li Ying kesini..."
"Dia juga menanyakan mengenai apa yang telah dibicarakan pangeran Li Ying dengan pendekar Zhao Yun." Tutup kepala pelayan.
"Hmmmphh, terus apa yang kau sampaikan kepadanya?" Tanya Bo Xiang.
"Aku hanya mengatakan kepadanya bahwa kami tidak ada satupun yang mengetahui isi dari pembicaraan mereka, sebab pangeran Li Ying telah melarang kami untuk bisa berada di dekat mereka berdua." Jawab kepala pelayan berbohong.
"Baiklah, aku akan menyelidiki siapa dia dan dari mana asalnya, sehingga bisa mengetahui tujuan pria itu yang ingin mengetahui isi pembicaraan pangeran Li Ying dan pendekar Zhao Yun." Ucap Bo Xiang.
"Anda kembali bekerja dan jangan membuat gerakan yang mencurigakan." Tutup Bo Xiang.
Kepala pelayan itu menanggapi perkataan Bo Xiang dengan menganggukkan kepalanya dan segera kembali untuk melakukan tugasnya.
"Sepertinya situasi saat ini semakin menarik untuk bisa dicermati..."
"Jika dilihat dari penampilan pria itu, sepertinya dia berasal dari klan Wang...namun untuk bisa memastikannya, aku harus menyuruh untuk menyelidikinya..."
"Dan jika benar dia berasal dari klan Wang, aku harus segera melaporkan hal ini kepada tuan Han Cunji."
Bo Xiang terus memikirkan langkah-langkah apa yang akan dia lakukan.
Sedangkan pria yang adalah utusan Ping Jing dan Qi Yuan serta Liao Zhongkai itu, setelah menghabiskan pesanannya, segera meletakkan uang diatas meja dan meninggalkan tempat tersebut.
Bo Xiang yang terus mengawasinya, segera mengikuti pria itu dengan menjaga jarak agar tidak diketahuinya.
***
Di salah satu paviliun yang menjual berbagai macam pakaian, kini terlihat Fan Tian sedang memilih pakaian yang cocok untuk Bei Feiyan.
Setelah selesai memilih dan mengambil beberapa potong pakaian, Fan Tian pun segera membayarnya dan beranjak pergi dari tempat tersebut.
Saat berada di tempat yang sepi, ia segera memasukkan beberapa potong pakaian itu kedalam kantung macan miliknya dan lanjut berjalan menuju penginapan.
Sebelum itu, Fan Tian telah menyempatkan diri terlebih dahulu untuk membeli senjata rahasia pisau terbang yang ada di paviliun senjata keluarga Liu.
Namun dia tidak bertemu dengan Liu Ruyan disana, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.
Hal itu dia lakukan agar bisa digunakan sebelum senjata pesanannya selesai dibuat oleh tukang besi yang dia temui sebelumnya.
Setelah tiba di penginapan, Fan Tian langsung menuju ke kamar Bei Feiyan.
"Aku harus segera mengeluarkan pakaian yang aku belikan untuk nona Bei Feiyan agar dia tidak mengetahui jika aku memiliki pusaka penyimpanan." Pikir Fan Tian setelah sampai didepan pintu kamar sosok yang dia maksudkan.
Setelah mengeluarkan beberapa potong pakaian itu, Fan Tian pun segera masuk kekamar Bei Feiyan.
"Tuan muda! Ternyata anda telah kembali." Sambut Bei Feiyan.
__ADS_1
"Nona Bei, ini pakaian untukmu!"
"Cepat kau bersihkan tubuhmu dan ganti pakaian mu itu." Tutur Fan Tian.
Bei Feiyan terdiam sejenak menatap Fan Tian dan berpikir "Ternyata dia pergi untuk membelikan ku beberapa potong pakaian. Sepertinya dia sangat memperdulikan keadaan ku saat ini."
"Nona Bei, mengapa menatapku seperti itu? Apakah ada yang salah denganku?" Tanya Fan Tian penasaran dengan sikap Bei Feiyan.
"Ohh, tidak! Tidak ada yang salah dengan tuan muda!" Jawab Bei Feiyan.
"Terima kasih tuan muda Zhao karena sangat memperhatikan diriku!" Lanjut Bei Feiyan dan langsung mengambil sikap hormat.
"Nona Bei, cepatlah berdiri...anda tidak perlu melakukan hal ini...jangan membuatku merasa canggung dengan sikap formal mu itu..."
"Mulai saat ini, anda tidak perlu bersikap formal seperti ini lagi. Jika anda melakukannya lagi, anda tidak boleh pergi bersama dengan ku..."
"Apakah kau sudah mengerti?"
Fan Tian menanggapi sikap Bei Feiyan dengan tatapan dan nada yang serius.
Mendengar perkataan Fan Tian, Bei Feiyan pun segera berdiri dan berkata.
"Maafkan saya tuan muda Zhao! Tetapi bagaimana bisa aku tidak menghormati orang yang telah menyelamatkan hidupku dan terus memberikan perhatian seperti ini!?" Sambil menundukkan kepalanya dan dengan nada suara yang rendah.
"Sudahlah, tidak perlu kau berpikir seperti itu. Yang terpenting adalah kau tidak akan melakukan hal itu lagi...apalagi melakukannya di depan umum." Ucap Fan Tian menanggapi perkataan Bei Feiyan.
"Kau bersihkan saja tubuhmu itu dan ganti pakaianmu...aku akan kembali ke kamarku untuk bermeditasi..."
"Iya tuan muda Zhao...aku sudah mengerti." Ucap Bei Feiyan menjawab pertanyaan Fan Tian.
"Baiklah, aku pergi dulu." Tutup Fan Tian dan segera pergi meninggalkan kamar tersebut.
Bei Feiyan pun mengikutinya dari belakang hingga sampai di pintu kamarnya dan kembali menutupnya.
Selanjutnya Bei Feiyan pun segera melakukan apa yang Fan Tian perintahkan kepadanya.
***
Bo Xiang yang mengikuti pria yang diutus oleh Ping Jing kini telah mengetahui kemana perginya pria itu.
"Hmmmphh, sepertinya dugaanku meleset... Siapa yang akan pria itu temui?"
"Ternyata dia bukan utusan dari klan Wang..."
"Ataukah ada orang lain yang menyuruhnya untuk kepentingan klan Wang!?"
Bo Xiang terus berpikir mengenai identitas pria yang dia buntuti itu.
Pria tersebut kini memasuki salah satu paviliun yang didalamnya Ping Jing sedang menantikan informasi yang akan dia sampaikan.
__ADS_1
"Hamba memberi hormat kepada tetua Ping Jing!" Serunya setelah memasuki ruangan dimana Ping Jing berada.
"Cepat kau katakan informasi apa yang kau temukan!" Tutur Ping Jing.
"Tetua Ping, mohon ampun! Sebab tidak banyak informasi yang aku peroleh dari pelayan itu."
"Sudah, tidak perlu berbasa-basi lagi...katakan saja!" Balas Ping Jing tegas.
"Baik tetua!"
"Informasi yang dia berikan hanyalah mengenai putri Li Yan, adik dari pangeran Li Ying." Pria itu menyampaikan.
"Apakah tidak ada hal lain yang dia katakan?" Tanya Ping Jing lagi.
"Tidak ada! Namun menurutku, sepertinya pendekar Zhao Yun itu memiliki hubungan dengan putri Li Yan, sebab saat membahasnya, pendekar Zhao Yun merasa marah dan kemudian dengan cepat sikapnya langsung berubah drastis." Pria itu menjawab sekalian mencoba untuk menjelaskan.
"Ternyata encer juga otakmu itu...aku tidak menyangka jika kau bisa berspekulasi seperti itu." Ucap Ping Jing menanggapi penjelasan bawahannya.
"Kita lihat saja, apakah informasi ini sangat berguna bagi tuan Wang atau tidak...jika informasi ini tidak berguna...tenang saja, pasti kau akan mendapatkan imbalan yang setimpal." Lanjut Ping Jing sambil menyeringai menatap bawahannya.
"Cepat kau keluar!" Perintah Ping Jing.
Dengan cepat pria itu segera berdiri dan pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Bo Xiang yang saat itu sedang berada diatas atap bangunan itu, telah mendengarkan pembicaraan Ping Jing dan bawahannya.
"Ternyata mereka memang benar adalah suruhan klan Wang dan rupanya berasal dari sekte Wuyun...karena pria itu adalah salah satu tetua di sekte tersebut." Pikir Bo Xiang dan segera beranjak pergi dari tempat tersebut.
Akan tetapi tindakannya tersebut tanpa sengaja mengeluarkan suara genteng yang saat itu di pijaknya.
Sontak saja Ping Jing segera bereaksi dengan suara itu dan langsung melesat keluar dari dalam ruangan sambil bersiap dengan senjata gada miliknya.
"Siapa yang telah berani menyusup di tempat kami!?"
"Jika aku menemukannya, jangan harap bisa mendapatkan pengampunan dari ku!" Ping Jing menggerutu dengan menggerakkan giginya dan terus melompat dari atap satu ke atap yang lain untuk bisa menemukan sosok yang dia cari.
Sedangkan Bo Xiang, setelah kejadian itu, dengan cepat meninggalkan tempat itu dan langsung bersembunyi dari Ping Jing.
"Sial! Siapa orang yang telah menyusup itu?"
"Apakah dia telah mendengar pembicaraan ku dengan bawahan ku itu!?"
"Sebaiknya aku segera pergi untuk menemui tuan Wang dan menyampaikan informasi itu..."
"Dan biarkan tuan Wang sendiri yang memutuskan apa yang akan kita lakukan."
Setelah tidak menemukan sosok yang dia kejar, akhirnya Ping Jing pun memutuskan untuk pergi ke kediaman klan Wang.
Sedangkan Bo Xiang juga melakukan hal yang sama dengan melaporkan informasi itu kepada Han Cunji.
__ADS_1
Pria yang adalah bawahan Ping Jing pun setelah meninggalkan tempat dimana atasannya berada, langsung menemui rekannya yang sama-sama melarikan diri dari Chen Song saat menyelamatkan Chen Zhu untuk memberitahukan bahwa bocah yang gagal mereka bunuh ternyata masih hidup dan saat ini sedang berada di penginapan keluarga Han.
~Bersambung~