PENDEKAR LEMBAH NERAKA

PENDEKAR LEMBAH NERAKA
Bab 35. Rencana Perampok


__ADS_3

Malam itu Fan Tian tidak bisa tidur dan tidak bisa fokus dalam bermeditasi, sebab dirinya mulai memikirkan tindakan yang dilakukan oleh Chen Zhu.


"Sepertinya ada yang salah dengan sikap pemuda itu...mengapa dia duduk sendiri dan terus minum arak sampai terlihat mabuk seperti itu?"


"Bukankah tidak terjadi sesuatu dengan nona Sung Yunzhi!?"


"Achk, sudahlah...mengapa aku memikirkan apa yang pemuda itu lakukan? Tidak penting juga aku memikirkan apa yang dia lakukan."


"Tetapi mengapa aku merasa sepertinya wajah pemuda itu tidak asing bagiku...apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"


"Itu tidak mungkin, bukankah aku baru saja meninggalkan sekte Lembah Neraka? Jadi mana mungkin aku pernah bertemu dengannya!?"


Saat Fan Tian sedang memikirkan Chen Zhu, tiba-tiba terdengar keributan yang berasal dari luar penginapan itu.


Di jalan utama tepatnya di depan penginapan keluarga Han, seorang pria sengaja menyinggung para prajurit yang sedang berpatroli.


"Tuan! Sepertinya anda sedang mabuk! Sebaiknya anda segera kembali ke tempatmu untuk bisa beristirahat!" Komandan pasukan patroli menegur sosok pria tersebut.


"Aku tidak mau! Malam ini aku ingin bertarung dengan setiap pendekar yang memiliki kemampuan sebagai pendekar ahli untuk bisa membuktikan kemampuanku!" Balas pria itu.


"Tuan! Jika anda ingin bertarung, tunggu sampai besok hari saja dan tantang seorang pendekar untuk bertarung di alun-alun kota Guancheng ini agar bisa membuktikan kemampuanmu!" Ujar komandan itu lagi.


"Aku tidak mau! Saya ingin bertarung malam ini juga!" Balas pria itu lagi.


"Tuan! Tindakan mu ini sudah mengganggu ketenangan orang lain yang sedang beristirahat...jika anda tidak mau mendengarkan kami, dengan terpaksa kami harus mengamankan diri mu." Sang komandan memberikan peringatan.


"Apakah anda berpikir saya takut dengan ancaman mu itu? Anda benar-benar terlalu naif untuk berpikir seperti itu!" Pria itu tetap tidak mau mendengar apa yang komandan itu sampaikan.


"Baiklah, karena anda memaksa kami untuk bersikap keras terhadapmu, maka kami akan melakukan hal itu...tangkap dia!"


Mendapatkan perintah dari sang komandan, prajurit yang berjumlah lima puluh orang segera membuat formasi melingkar dan dua puluh prajurit didepan merapatkan tameng mereka untuk bertahan serta tombak panjang yang siap menusuk kearah pria itu.


Sedangkan untuk tiga puluh prajurit yang lain, kini sudah siap menembakkan anak panah kearah pria itu jika berniat untuk melarikan diri.


Keributan itu sontak saja menarik perhatian banyak orang yang berada tidak jauh dari tempat itu. Sehingga pemandangan itu menjadi tontonan orang-orang yang menginap di penginapan keluarga Han.


"Hmmmphh, sepertinya ada yang tidak beres dengan sikap pria itu...apakah dia sedang menarik perhatian untuk bisa melancarkan tujuannya!?" Pikir Fan Tian.


"Aku harus segera memeriksa situasi diluar penginapan ini...Jangan-jangan ada pergerakan kelompok lain, sebab mereka tentunya mengenali nona Sung Yunzhi dan juga anggota sekte Zhenwu lainnya."


Fan Tian segera membuka dengan perlahan daun jendela kamarnya untuk bisa melihat situasi diluar penginapan.


Dan dugaannya sangat tepat, terlihat ada puluhan sosok yang menggunakan pakaian serba hitam serta menggunakan topeng sudah tersebar diatas atap bangunan yang lain seperti sudah siap untuk melakukan serangan.

__ADS_1


"Jika dilihat dari posisi mereka, sepertinya mereka sedang menargetkan kamar nona Dong Huang dan kamar yang satunya lagi...aku harus segera pergi untuk menggagalkan rencana mereka." Pikir Fan Tian dan segera menggunakan atribut sekte Lembah Neraka yang dia miliki.


Saat beberapa sosok hendak meniupkan asap agar setiap orang yang menghirupnya tertidur, Fan Tian segera melesat dan menendang mereka.


Buuukkk


"Achk!"


Tombak milik Fan Tian langsung muncul di dalam genggamannya dan mata tombaknya segera menghujam kearah tubuh beberapa pria yang berada di luar kamar Dong Huang.


Setelah menyerang beberapa sosok itu, Fan Tian segera melemparkan tombak miliknya kearah beberapa sosok yang juga berada diluar kamar Sung Yunzhi.


Keributan itu sontak saja membangunkan Dong Huang dan juga Sung Yunzhi.


Keduanya secara bersamaan langsung membuka daun jendela kamar mereka masing-masing dan mengecek apa yang sedang terjadi. Keduanya saling menatap satu sama lain.


Sung Yunzhi merasa penasaran dengan sosok yang sedang bertarung dengan kelompok perampok yang juga menggunakan atribut yang sama dengan kelompok perampok itu.


Sedangkan Dong Huang sudah mengetahui siapa sosok tersebut, sehingga dengan segera dia melesat pergi untuk membantunya.


Berbeda dengan Chen Song yang masih menangani putra angkatnya yang sedang mabuk saat itu, meskipun dia sangat waspada dengan setiap pergerakan yang mencurigakan, namun tanpa dia sadari kelompok perampok sedang berniat untuk bisa menangkap kedua wanita cantik yang bersama dengan mereka.


Bunyi senjata yang terbuat dari logam saling bersahut-sahutan sehingga menarik perhatian tetua Dui Buqi dan Fei Wuji serta kedua bangsawan yang ada.


"Bukankah itu nona Dong Huang? Aku harus segera pergi untuk membantunya!" Gumam Fei Wuji dan segera melompat pergi ke tempat pertarungan itu terjadi.


"Tuan muda! Kau harus berhati-hati!" Seru Dui Buqi mengingatkan Fei Wuji.


"Tetua Dui! Cepat susul putraku untuk bisa melindunginya!" Seru Fei Bin.


Dui Buqi yang mengetahui kemampuan Fei Wuji yang belum menerobos menjadi seorang pendekar ahli, sehingga akan sangat sulit jika menghadapi beberapa anggota perampok sekaligus.


Apa lagi pertarungan itu terjadi diatas atap sebuah bangunan, sehingga sangat membutuhkan keahlian ilmu meringankan tubuh yang sangat menguras energi tenaga dalam yang dia miliki.


Sehingga Dui Buqi segera melakukan apa yang diperintahkan oleh Fei Bin untuk bisa melindungi putranya.


Keributan yang terjadi didepan penginapan, membuat Chen Song tidak mengetahui jika saat itu juga sedang terjadi pertarungan di sisi lain penginapan itu.


Sung Yunzhi yang melihat pria yang menggunakan atribut seperti kelompok perampok itu langsung bisa mengenalinya setelah melihat tombak yang dia gunakan.


"Sepertinya itu adalah Zhao Yun? Ternyata dia selalu berada didekatku, aku harus segera pergi untuk membantunya juga!" Gumam Sung Yunzhi.


Sebelum dirinya bertindak, Sung Yunzhi kembali berpikir "Mengapa nona Dong Huang langsung pergi untuk membantunya? Apakah dia juga bisa mengenali Zhao Yun!?" Pikir Sung Yunzhi.

__ADS_1


"Ahh, yang terpenting saat ini adalah membantu Zhao Yun untuk bisa menghajar kelompok perampok itu." Lanjutnya dan segera pergi untuk bergabung dengan Dong Huang, Dui Buqi, Fei Wuji serta Fan Tian.


Para pendekar bawahan keluarga Han segera pergi juga untuk bergabung melawan kelompok perampok itu.


"Semuanya mundur!" Teriak salah satu sosok dan langsung melesat pergi dari tempat itu.


Kepergian pria itu langsung diikuti anggota yang lainnya sambil melemparkan bola asap untuk bisa mengaburkan pelarian mereka.


Setelah kepergian kelompok perampok itu, Fan Tian pun tidak diam saja, dirinya segera pergi juga dari tempat itu agar tidak dikenali oleh siapa pun.


"Jangan pergi!" Teriak Sung Yunzhi.


"Nona Sung! Apakah kau mengenali sosok itu?" Tanya seorang pendekar bawahan keluarga Han.


"Tidak! Aku tidak mengenalnya...mungkin nona Dong Huang yang mengenali sosok itu, sebab dirinya yang lebih dulu datang untuk membantu." Jawab Sung Yunzhi agar bisa mengetahui apa yang dia pikirkan.


"Nano Dong! Apa benar yang nona Sung Yunzhi katakan itu!?" Lanjut pendekar itu lagi.


"Ehemm, a..aku juga tidak mengenalinya! Aku membantunya karena kelompok itu ingin melakukan sesuatu terhadapku dan telah digagalkan oleh sosok itu...untuk itulah aku secara spontan segera membantunya." Jawab Dong Huang meskipun awalnya tergagap.


"Nona Dong, apakah kau baik-baik saja?" Tanya Fei Wuji setelah berada di dekat wanita cantik itu.


"Aku baik-baik saja...bagaimana dengan tuan muda Fei?" Dong Huang balik bertanya


"Aku juga baik-baik saja." Jawab Fei Wuji diikuti dengan senyuman termanis yang dia miliki.


"Apakah semua baik-baik saja?" Tanya pendekar bawahan keluarga Han.


"Iya! Kami semua baik-baik saja!" Jawab yang lainnya.


"Jika demikian, ayo kita kembali!" Seru pendekar itu lagi dan segera kembali ke penginapan diikuti yang lainnya.


Sung Yunzhi segera kembali juga ke kamarnya. Sedangkan Dong Huang dan dua sosok yang lain mengikuti mereka diposisi paling belakang.


Untuk keributan yang terjadi didepan penginapan, kini sudah tidak terdengar lagi, sebab setelah rencana mereka gagal, sikap pria yang membuat keributan itu langsung berubah seratus delapan puluh derajat dan langsung menghentikan tindakannya.


Untuk itu sang komandan pasukan patroli segera melepaskan pria itu untuk pergi dari tempat itu.


Sedangkan Chen Song kini telah selesai membujuk Chen Zhu untuk kembali ke kamar mereka agar bisa beristirahat.


Setelah keduanya menaiki tangga, Chen Song yang saat itu sedang memapah putra angkatnya merasa terkejut saat melihat sepuluh pendekar ahli bawahan bangsawan Han sedang berada di lorong penginapan tersebut dan sedang berbincang-bincang dengan Bian Que, Fei Bin dan beberapa sosok yang lain.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2