PENDEKAR LEMBAH NERAKA

PENDEKAR LEMBAH NERAKA
Bab 37. Mengungkapkan


__ADS_3

Fan Tian yang ditinggalkan sendiri didalam kamarnya, merasa sangat terpukul dengan apa yang baru saja terjadi, sebab sosok yang pertama menjadi orang terdekatnya kini merasa kecewa dengan identitasnya.


Hal tersebut karena keduanya berasal dari aliran ilmu bela diri yang berbeda dan tidak pernah sejalan didalam dunia persilatan.


Sedangkan Dong Huang yang saat itu berjalan perlahan untuk kembali ke kamarnya, tanpa terasa air mata mulai membasahi pipinya karena kenyataan yang baru saja dia terima.


"Mengapa aku bisa bertemu dengannya?"


"Mengapa hatiku merasa sangat sakit setelah mengetahui identitasnya?"


"Mengapa dia berasal dari sekte Lembah Neraka?"


"Mengapa tidak berasal dari sekte aliran putih yang lain?"


"Bagaimana jika hal ini diketahui oleh para tetua sekte? Bagaimana aku harus menjelaskan hubunganku dengannya?"


"Apakah setelah ini aku akan menganggapnya sebagai musuh jika kita bertemu lagi?"


Satu persatu pertanyaan mulai terlintas didalam hati dan pikiran Dong Huang setelah Fan Tian mengungkapkan identitasnya.


Chen Song yang saat itu hendak melihat kondisi Chen Zhu, melihat perubahan sikap Dong Huang dan langsung melontarkan pertanyaan.


"Nona Dong, apa yang terjadi denganmu? Mengapa kau terlihat seperti sedang menangis?" Sambil menatap penasaran.


Dong Huang segera mengusap air mata yang membasahi pipinya dan menjawab pertanyaan Chen Song.


"Aku tidak apa-apa! Aku hanya mengingat guruku yang sudah lama tidak bertemu."


"Nona Dong, aku hidup lebih lama darimu, sehingga aku telah memiliki lebih banyak wawasan darimu...melihat perubahan sikap mu ini, sepertinya hatimu saat ini sedang terluka."


"Tidak! Aku saat ini tidak mengapa." Balas Dong Huang.


"Tetapi jika dilihat dari kedekatannya dengan tuan muda Fei Wuji serta aturan sekte Qingyin, sepertinya itu sangat mustahil."


"Tetapi hal apa yang bisa membuatnya seperti sekarang ini?"


"Nona Dong, sebaiknya kau membicarakan hal ini dengan Sung Yunzhi, karena kalian berdua sama-sama seorang wanita." Ucap Chen Song menyarankan.


"Tetua Chen, terima kasih atas sarannya! Tetapi saat ini aku ingin sendiri saja." Balas Dong Huang.


"Baiklah, aku tidak bisa memaksamu, sebab hanya kau yang tahu bagaimana bisa menyelesaikan masalah mu...aku pergi dulu." Ucap Chen Song dan segera pergi untuk melihat kondisi Chen Zhu.


Dong Huang pun kembali melanjutkan langkah kakinya untuk menuju ke kamarnya.


Hal yang sama juga dilakukan oleh Fan Tian setelah kepergian Dong Huang.


"Aku ingin melihat apakah kebenciannya itu akan memaksanya untuk mengungkapkan identitas ku kepada orang lain atau tidak!"


"Jika dia mengungkapkan identitas ku malam ini, aku berjanji akan mengungkapkan identitas ku kepada dunia persilatan jika aku memang berasal dari sekte Lembah Neraka."


"Aku ingin membuktikan bahwa tidak ada seorang pun yang bisa meremehkan kekuatan setiap pendekar yang berasal dari sekte Lembah Neraka!"


"Kita lihat saja kedepannya apa yang akan terjadi, karena saat ini aku sudah siap dengan setiap konsekuensi yang akan aku terima."


Fan Tian segera mengeluarkan tombak miliknya dan bersiap untuk bertarung dengan siapapun yang akan datang.

__ADS_1


Chen Song yang sudah tiba dikamar dimana Chen Zhu berada, segera masuk dan menyapa Sung Yunzhi.


"Yun'er, sebaiknya kau pergi beristirahat saja, biar aku yang akan merawat dan menjaganya."


"Baiklah! Kalau begitu, aku pamit undur diri." Ucap Sung Yunzhi dan segera berdiri untuk pergi meninggalkan kamar tersebut.


"Yun'er! Jika kau berkesempatan, sebaiknya kau juga pergi untuk menyamperi nona Dong Huang agar bisa menghiburnya." Ucap Chen Song lagi.


"Memangnya apa yang terjadi dengan nona Dong Huang?" Sung Yunzhi balik bertanya.


"Aku juga belum tahu pasti mengenai hal itu, tetapi menurut penilaian ku, sepertinya nona Dong Huang terlihat sangat terpukul." Jawab Chen Song.


"Baiklah, aku akan mencoba untuk menyamperi nona Dong Huang, jika dia menerima kehadiranku, aku pasti akan mencoba untuk bisa menghiburnya." Ucap Sung Yunzhi.


"Tetua Chen, aku pergi dulu!" Lanjut Sung Yunzhi.


Chen Song hanya menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan Sung Yunzhi.


Sung Yunzhi pun segera menuju ke kamar Dong Huang dan sedikit menguping terlebih dahulu sebelum memanggilnya.


"Sepertinya benar yang dikatakan oleh tetua Chen...sepertinya hati nona Dong Huang saat ini memang sangat terpukul jika dinilai dari suara isak tangisnya."


"Apakah aku bisa menghiburnya?"


Setelah merasa yakin, Sung Yunzhi pun segera memanggil Dong Huang.


"Siapa?" Tanya Dong Huang.


"Ini aku, Sung Yunzhi!" Jawabnya.


Sesaat kemudian pintu kamar Dong Huang pun terbuka dan segera menyambut kedatangan Sung Yunzhi.


"Iya, memang ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu, apakah kau tidak merasa keberatan?" Jawab Sung Yunzhi dan langsung bertanya.


"Silahkan masuk!" Ujar Dong Huang.


Sung Yunzhi pun segera masuk ke kamar yang ditempati Dong Huang dan segera duduk di salah satu kursi yang tersedia.


"Nona Dong, sepertinya ada hal serius yang sedang kau pikirkan saat ini...apakah kau bersedia untuk berbagi dengan diriku?" Tanya Sung Yunzhi.


Dong Huang yang mengetahui isi hati Sung Yunzhi yang juga menyukai Fan Tian hanya bisa terdiam dan sedikit berpikir agar dirinya bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap pria yang disukai oleh wanita didepannya itu.


"Sebenarnya aku malu untuk memberitahukan hal ini kepadamu, tetapi jika kau berjanji untuk bisa merahasiakannya, aku akan memberitahukan hal itu kepadamu." Ucap Dong Huang.


"Iya! Aku berjanji akan merahasiakan hal itu!" Balas Sung Yunzhi meyakinkan Dong Huang.


"Baiklah, aku akan memberitahukannya. Memang aku ada sedikit masalah yang saat ini telah membuatku sangat terpukul...dan hal itu mengenai sesosok pria yang tidak membalas perasaanku kepadanya."


"Bukankah menyukai seorang pria adalah suatu hal yang tidak diijinkan bagi sekte kalian!?" Sung Yunzhi langsung menanggapi.


"Itu benar! Tetapi aku juga adalah seorang wanita yang memiliki hati dan perasaan, sehingga aku juga bisa merasakan rasa suka kepada seorang pria." Jawab Dong Huang.


"Terus, siapa pria yang begitu bodohnya menolak perasaan mu itu!?" Tanya Sung Yunzhi lagi.


"Dia adalah sosok yang sangat misterius, aku juga hingga saat ini tidak bisa mengetahui bagaimana dirinya yang sebenarnya, sebab dia sering datang dan pergi sesuka hatinya tanpa pernah memikirkan perasaanku kepadanya."

__ADS_1


"Benar-benar tidak punya hati! Sepertinya dia bukan manusia sehingga tidak menerima perasaan mu itu!" Ujar Sung Yunzhi dengan nada suara yang penuh rasa benci.


"Apakah aku boleh tahu siapa pria itu?" Lanjut Sung Yunzhi.


"Tidak perlu, biar aku saja yang menyimpannya didalam hati ku." Jawab Dong Huang.


"Nona Sung, apakah sudah ada pria yang kau sukai?" Lanjut Dong Huang balik bertanya.


"Iya! Sebelum aku bertemu dengannya, tidak pernah sekalipun aku merasa bahagia seperti saat aku bersama dengannya."


"Sosoknya telah membuat hidupku lebih berwarna lagi, namun sayang, untuk sementara ini kami berdua tidak bisa bertemu, sebab dia sedang melakukan apa yang ingin dia capai."


"Apakah orang yang kau maksud itu adalah Zhao Yun?" Tanya Dong Huang.


Sung Yunzhi langsung tersenyum malu setelah mendengar nama pria yang disebut oleh Dong Huang.


"Apakah benar tebakanku?" Tanya Dong Huang lagi.


Sung Yunzhi hanya menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Dong Huang.


"Apakah dia menyukaimu juga?" Tanya Dong Huang lagi.


"Sepertinya begitu, sebab jubah ini adalah miliknya yang dia berikan saat aku merasa kedinginan." Jawab Sung Yunzhi.


"Hmmmphhh, sepertinya Fan Tian memang sangat menyukai nona Sung Yunzhi, sehingga ia memberikan jubah itu kepadanya." Pikir Dong Huang.


"Tetapi sikapnya hampir sama seperti yang kau gambarkan dengan pria yang kau sukai itu, sebab menurutku, dirinya juga sangat misterius." Lanjut Sung Yunzhi menjelaskan.


"Nona Dong! Apakah kau memperhatikan pria bertopeng yang telah menggagalkan rencana kelompok perampok itu?"


Dong Huang menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Sung Yunzhi yang terlihat sangat bahagia.


"Menurut penglihatanku, dia itu adalah Zhao Yun, sebab aku bisa mengenalinya dari senjata tombak yang dia gunakan."


Sung Yunzhi terus memberikan penjelasan tentang Zhao Yun yang juga sangat di kenal oleh Dong Huang sebagai Fan Tian.


Untuk itu Dong Huang hanya bisa mendengarkan penjelasan serta cerita dari Sung Yunzhi.


Hingga akhirnya Dong Huang pun berkata kepada Sung Yunzhi.


"Nona Sung, aku hanya ingin bertanya kepada mu untuk bisa mengukur sebesar apa cintamu kepada Zhao Yun itu."


"Apakah kau mau mencoba untuk menjawabnya?" Tanya Dong Huang.


"Baiklah! Aku ingin menjawab pertanyaan mu!" Jawab Sung Yunzhi penuh semangat.


"Menurutmu...bagaimana jika orang yang kau cintai itu adalah seorang pendekar yang berasal dari sekte aliran hitam? Apakah kau akan tetap menyukainya?"


"Mmmm, jika hatinya baik dan suka menolong orang lain seperti Zhao Yun, aku pasti akan memperjuangkannya." Jawab Sung Yunzhi.


"Meskipun itu akan membuatmu bertengkar dengan orang tuamu?"


"Iya! Aku pasti akan tetap memperjuangkan hubunganku dengannya! Akan tetapi dia juga harus memperjuangkan hubungan kita dan harus keluar dari sekte aliran hitam!" Jawab Sung Yunzhi dan lanjut menjelaskan.


"Bagaimana jika orang yang sangat mencintaimu itu bukan Zhao Yun, melainkan Chen Zhu...siapa yang akan kau pilih untuk bisa menjadi pasanganmu?"

__ADS_1


Pertanyaan Dong Huang itu langsung membuat keceriaan Sung Yunzhi menghilang dalam sekejap.


~Bersambung~


__ADS_2