PENDEKAR LEMBAH NERAKA

PENDEKAR LEMBAH NERAKA
Bab 36. Anggota Sekte Lembah Neraka


__ADS_3

Sambil memapah putra angkatnya, Chen Song segera berjalan mendekat kearah kelompok yang sedang berbincang-bincang tersebut.


Melihat kedatangan Chen Song yang sedang memapah putra angkatnya, Dui Buqi langsung menyambutnya.


"Tetua Chen! Apa yang sedang terjadi dengan Zhu'er?" Dengan perasaan yang cemas.


Hal yang sama juga dirasakan oleh Sung Yunzhi dan yang lainnya saat melihat kedatangan kedua orang itu.


Mereka pun segera menyambut kedatangan Chen Song dan putra angkatnya seraya berniat untuk membantu.


"Zhu'er hanya terlalu banyak minum saja, sehingga dia tidak bisa berjalan sendiri...tetapi mengapa semua orang berkumpul disini?" Jawab Chen Song dan lanjut melontarkan pertanyaan.


"Tadi kami baru saja mengusir kelompok yang ingin melakukan sesuatu terhadap nona Dong Huang yang bisa digagalkan oleh sosok yang tidak kami kenal." Jawab pendekar bawahan keluarga Han.


"Sebenarnya mereka tidak hanya menargetkan diriku sendiri, melainkan mereka juga menargetkan nona Sung Yunzhi." Dong Huang menambahkan.


"Sebelum kita melanjutkan pembicaraan ini, aku mohon pamit sebentar untuk bisa mengantarkan Zhu'er kekamar agar bisa beristirahat." Ucap Chen Song memotong pembicaraan.


"Silahkan tetua Chen!"


Chen Song pun segera mengantarkan Chen Zhu kekamar mereka dan diikuti juga oleh Sung Yunzhi.


Setelah tiba dikamar dan membaringkan Chen Zhu, Sung Yunzhi pun segera bertanya kepada Chen Song.


"Tetua Chen, mengapa kakak Zhu bisa mabuk seperti ini? Apakah ada masalah serius yang sedang dia hadapi?"


"Aku juga tidak tahu mengapa dia seperti ini, sepertinya setiap peristiwa yang kita hadapi akhir-akhir ini telah membuat sikapnya berubah drastis...entah hal apa yang membuatnya berubah!?" Jawab Chen Song.


"Tetua Chen, silahkan anda menemui mereka. Dan biarkan aku yang akan mengurusnya." Ucap Sung Yunzhi.


"Baiklah, Yun'er, terima kasih atas perhatiannya... Aku pergi dulu." Balas Chen Song dan segera pergi meninggalkan Sung Yunzhi.


Disisi lain, Fan Tian kini telah kembali memasuki kamarnya dan segera mengganti pakaian yang dia gunakan.


"Pasti keberadaanku telah diketahui oleh nona Sung Yunzhi karena menggunakan menggunakan tombak milikku saat bertarung."


"Semoga dia tidak mengungkapkan identitas ku, sehingga tidak akan ada lebih banyak orang yang mengetahui jika aku berasal dari sekte Lembah Neraka."


Fan Tian terus berpikir mengenai segala hal yang akan terjadi jika identitasnya terungkap.


Disalah satu ruangan yang masih di penginapan itu, kini beberapa sosok sedang mendiskusikan peristiwa yang baru saja terjadi.


"Sepertinya sosok yang bertarung dengan kelompok itu terlihat menggunakan pakaian yang hampir mirip...namun yang berbeda adalah topengnya. Dan sepertinya itu adalah atribut dari sekte Lembah Neraka." Tutur Bo Xiang yang adalah ketua pendekar bawahan keluarga Han.


"Bukankah kelompok perampok itu juga sering mengatasnamakan sekte Lembah Neraka?" Dui Buqi menanggapi.


"Memang benar seperti itu. Namun topeng yang mereka gunakan itu sangat berbeda bentuknya dengan topeng yang sering digunakan oleh anggota sekte Lembah Neraka." Bo Xiang kembali menjelaskan.


"Apakah pendekar Bo Xiang sebelumnya pernah bertemu dengan anggota sekte Lembah Neraka?" Tanya Dui Buqi penasaran.

__ADS_1


"Iya! Belasan tahun yang lalu, aku pernah bertemu dengan dua sosok yang berasal dari sekte Lembah Neraka...saat itu aku sedang menghadapi kelompok perampok yang berada di hutan antara kota Guangfu dan kota Jin...keduanya datang dan membantu diriku untuk mengusir kelompok perampok tersebut."


"Itulah mengapa aku merasa tidak percaya jika kelompok perampok yang kemudian sering melakukan kejahatan itu berasal dari sekte Lembah Neraka, sebab saat itu keduanya mengatakan kepadaku jika sekte mereka telah menarik diri dari dunia persilatan dan tidak akan lagi melakukan sesuatu yang bertentangan dengan sekte aliran putih."


"Apakah perkataan pendekar aliran hitam bisa dipercaya?" Dui Buqi kembali menanggapi.


"Menurut penilaian ku, setiap gerakan yang digunakan oleh kelompok perampok barusan, sepertinya aku merasa sangat familiar. Namun itu hanya dugaanku saja, sebab jika keliru, itu akan mendatangkan masalah yang serius bagi negeri ini." Jawab Bo Xiang menjelaskan.


"Apakah pendekar Bo Xiang bisa mengungkapkan kecurigaan mu itu kepada kami?" Tanya Bian Que.


"Tuan Bian...aku tidak bisa mengatakannya, sebab jika aku salah, sama halnya aku sedang menyebarkan fitnah untuk orang lain." Jawab Bo Xiang lagi.


"Maaf jika aku terlambat!" Ujar Chen Song saat memasuki ruangan tersebut.


"Tetua Chen, silahkan duduk! Ucap Bo Xiang.


" Terima kasih pendekar Bo!" Balas Chen Song dan segera mengambil tempat untuk duduk.


"Sampai dimana pembicaraan kalian?" Lanjut Chen Song bertanya.


Bo Xiang pun kembali menyampaikan apa yang telah mereka bicarakan.


Sedangkan Dong Huang hanya duduk diam dan tidak ingin menyambung pembahasan tersebut.


"Nona Dong, apakah ada informasi yang ingin kau sampaikan kepada kami?" Tanya Chen Song membuyarkan keterdiaman Dong Huang.


"Bagaimana dengan tetua Dui...bukankah kau juga telah melihat sosok bertopeng itu?" Lanjut Chen Song bertanya.


"Menurut penglihatanku, sepertinya mereka berasal dari kelompok yang sama. Akan tetapi penilaian ku telah dipatahkan oleh pendekar Bo Xiang, sebab ia sebelumnya sudah pernah bertemu dengan dua sosok anggota sekte Lembah Neraka." Jawab Dui Buqi.


"Apakah ada informasi yang lain dari para pendekar?" Tanya Chen Song sambil menatap ke arah sembilan pendekar yang lain.


Namun mereka juga tidak memberikan informasi, sebab mereka juga belum pernah bertemu dengan anggota sekte Lembah Neraka. Sehingga mereka hanya bisa menguatkan apa yang Bo Xiang sampaikan.


Karena mereka tidak bisa menyimpulkan siapa sosok yang menggagalkan rencana kelompok perampok, akhirnya mereka segera membubarkan diri dan kembali ke kamar mereka masing-masing.


Sedangkan Dong Huang sendiri merasa penasaran dengan Fan Tian, sebab setelah mendengar penjelasan Bo Xiang, dirinya juga memiliki pemikiran yang sama, jika Fan Tian sebenarnya berasal dari sekte Lembah Neraka.


Hal itu dikuatkan dengan apa yang pernah dia saksikan saat Fan Tian sedang menggali informasi dari seorang perampok yang pada akhirnya melakukan bunuh diri.


"Apakah Fan Tian benar berasal dari sekte Lembah Neraka? Tetapi mengapa dia menggunakan pelat tanda pengenal dari Lembah Pengobatan?"


"Apakah itu hanya untuk menutupi identitasnya yang sebenarnya?"


"Tidak mungkin! Fan Tian tidak seperti itu! Dia tidak akan mendustaiku!"


Dong Huang terus melawan akal sehatnya mengenai identitas Fan Tian sebagai anggota sekte Lembah Neraka meskipun sudah memiliki bukti yang kuat.


Karena tidak sanggup lagi bertentangan dengan akal sehatnya, akhirnya Dong Huang pun segera pergi untuk bisa menemukan kamar yang Fan Tian tempati dengan bertanya kepada pelayan di penginapan itu.

__ADS_1


Dong Huang pun memberitahukan ciri-ciri Fan Tian dan segera diingat sang pelayan serta segera memberitahukan dimana kamar pria itu.


Sesampainya didepan kamar Fan Tian, Dong Huang pun segera mengetuk pintu kamarnya.


Perlahan Fan Tian melangkah untuk mendekati pintu kamarnya dan bersiap dengan kemungkinan terburuk yang akan terjadi.


Saat dirinya membuka sedikit celah di pintu kamarnya, ia bisa mengenali sosok yang berada di luar itu.


"Nona Dong, cepat masuk!" Tutur Fan Tian dan segera meraih tangan gadis itu untuk secepatnya memasuki kamarnya.


"Mengapa kau datang kesini? Itu bisa mengungkapkan identitasku!" Lanjut Fan Tian.


"Memangnya ada apa dengan identitas mu? Apakah ada yang salah?" Balas Dong Huang menanggapi.


"Mengapa kau bertanya seperti itu? Bukankah aku telah memberitahukan sebelumnya kepadamu!?" Tutur Fan Tian merasa heran dengan tanggapan Dong Huang.


"Sebenarnya siapa dirimu? Dan dari mana asalmu!?" Dong Huang bertanya dengan nada suara menekan.


"Apakah kau tidak percaya denganku?" Balas Fan Tian.


"Aku percaya dengan sosok yang berada dihadapanku ini...namun aku tidak percaya dengan identitas yang melekat didalam dirinya!" Tutur Dong Huang dengan tegas menjawab pertanyaan Fan Tian.


Fan Tian hanya bisa terdiam menghadapi perubahan sikap Dong Huang dan tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun.


"Mengapa kau diam? Apakah kau sedang memikirkan cara untuk bisa menipu diriku agar aku semakin percaya dengan dirimu?" Lanjut Dong Huang.


"Apakah aku pernah menyakiti hatimu?" Fan Tian coba bertanya.


"Iya! Kau telah menyakiti hatiku karena terus menutupi kebenaran tentang siapa dirimu dan berasal dari sekte mana!?" Dong Huang terus menyudutkan Fan Tian.


"Mengapa kau berkata seperti itu? Sebenarnya apa bedanya seorang yang berasal dari sekte aliran hitam dan seorang yang berasal dari sekte aliran putih?"


"Apakah itu bisa menjamin setiap sikap dan tingkah laku mereka!?"


"Apakah setiap orang yang berasal dari sekte aliran hitam itu selalu berbuat hal yang tidak baik bagi orang yang tidak bersalah kepada mereka?"


"Ataukah pendekar yang berasal dari sekte aliran putih tidak akan membalas setiap perbuatan jahat yang dilakukan oleh orang lain terhadap kalian!?"


"Saat ini aku akan berkata jujur kepadamu...dan setelah kau mendengarnya, terserah apa yang akan kau putuskan, apakah akan memusuhi diriku? Silahkan saja! Tetapi bagiku kau adalah sosok yang sangat spesial didalam hidupku."


"Keluarga ku memang telah dibantai oleh kelompok yang sering mengatasnamakan anggota sekte Lembah Neraka...saat aku terjatuh ke jurang, aku diselamatkan oleh dua sosok yang berasal dari sekte Lembah Neraka dan membesarkanku, sehingga bisa dikatakan aku juga adalah bagian dari sekte Lembah Neraka dan Lembah Pengobatan."


"Itu kebenarannya!"


"Apa pun yang ingin kau lakukan, silahkan kau lakukan saja! Jika perlu, kau ungkapkan saja identitas ku kepada mereka! Aku sudah siap menerima konsekuensinya!" Tutup Fan Tian dan segera duduk dan menundukkan wajahnya.


Dong Huang yang tidak bisa menerima kenyataan bahwa Fan Tian adalah pendekar yang berasal dari sekte Lembah Neraka, segera melangkah pergi dan keluar dari kamar itu dengan hati yang hancur.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2