
Saat Fan Tian berada di depan Sung Yunzhi, wanita itu sepintas melihat perubahan pada tombak miliknya dan segera memperhatikan hal itu.
"Sepertinya tombak milik Zhao Yun tampilannya kini telah berubah...ternyata benar apa yang dia sampaikan sebelumnya kepada nona Liu"
"Sepertinya kualitas tombak itu memang benar lebih baik dari tombak yang di panjang tersebut."
Sung Yunzhi segera mempercepat lari kudanya agar bisa menyusul Fan Tian untuk memberitahukan hal tersebut.
Setelah sudah berada disamping Fan Tian, Sung Yunzhi pun segera memberitahukan perubahan tombak itu.
Fan Tian pun merasa terkejut dengan apa yang Sung Yunzhi sampaikan dan segera memperhatikan tombak miliknya itu.
"Ternyata benar yang dikatakan oleh nona Sung, mengapa aku tidak bisa merasakan perubahannya? Apakah karena aku terlalu serius dengan tujuan kita!?" Fan Tian membantin namun merasa sangat senang dengan perubahan senjata miliknya itu.
"Terima kasih nona Sung, karena kau telah memberitahukan hal itu kepadaku." Ucap Fan Tian.
"Kau tidak perlu berterima kasih seperti itu kepadaku...jika dipikir-pikir, sebenarnya aku yang harus berterima kasih kepadamu, sebab kau telah bersedia untuk membantuku." Balas Sung Yunzhi sambil tersenyum.
Perjalanan keduanya pun langsung terhenti setelah melihat ada rombongan besar sedang memeriksa setiap jasad anggota perampok yang telah dibunuh oleh Fan Tian.
"Sial! Itukan nona Dong Huang dan tetua Dui Buqi! Ternyata mereka telah bersama dengan para pendekar dari sekte Zhenwu lainnya!" Fan Tian membantin setelah melihat dua sosok yang dia kenal dan yang juga mengenal dirinya.
"Aku harus segera pergi agar tidak bisa bertemu dengan mereka. Jika aku bertemu dengan mereka, identitas ku yang sebenarnya bisa terungkap dan bisa membuat Sung Yunzhi membenciku karena telah berdusta kepadanya."
"Zhao Yun, Itu adalah saudara seperguruanku bersama dengan dua orang tetua lainnya...ayo kita pergi untuk menemui mereka!" Ajak Sung Yunzhi sambil menunjuk ke arah rombongan orang yang sedang memeriksa jasad para perampok yang telah tewas.
"Nona Sung, kau saja yang pergi, aku akan melanjutkan perjalanan ku untuk bisa menemukan orang yang aku cari selama ini." Tutur Fan Tian memberikan alasan agar tidak mengungkapkan identitasnya yang sebenarnya.
"Zhao Yun, sebaiknya kau menyempatkan diri untuk menemui mereka walau hanya sebentar saja agar mereka bisa mengenalmu." Tutur Sung Yunzhi lagi.
"Tidak perlu! Cukup kau saja yang mengenali diriku, sebab aku tidak ingin ada banyak orang yang mengenali diriku."
"Mengapa kau berpikir seperti itu?" Tanya Sung Yunzhi penasaran.
"Agar para perampok tidak bisa memanfaatkan setiap orang yang aku kenal, karena jika itu terjadi, sekuat apa pun diriku, pasti akan menyerah kepada setiap lawan yang memanfaatkan orang yang aku kasihi." Jawab Fan Tian kembali memberikan alasan.
"Jika hanya aku yang kau ijinkan untuk mengenal dirimu, apakah aku termasuk orang yang kau kasihi?" Tanya Sung Yunzhi dengan malu-malu.
Fan Tian hanya menatapnya sambil tersenyum manis dan segera memacu kudanya untuk pergi meninggalkan Sung Yunzhi.
Dong Huang pun masih bisa melihat sosok Fan Tian saat dia pergi dan langsung bisa mengenalinya.
"Mengapa dia pergi? Apakah dia benar-benar ingin menghindari diriku!?" Dong Huang membantin sambil menatap sosok penunggang kuda yang memakai topi caping itu.
"Siapa itu! Cepat kejar dia!" Teriak Jue Wei.
"Tidak perlu! Itu adalah tuan Zhao Yun" Liu Ruyan mencegahnya.
__ADS_1
Jue Wei pun segera memberikan isyarat dengan tangannya untuk menahan pasukannya setelah mendengar perkataan Liu Ruyan.
"Itu nona Sung! Sepertinya dia baik-baik saja!" Lanjut Liu Ruyan sambil menunjuk ke arah dimana Sung Yunzhi berada.
"Ayo kita pergi untuk menemuinya!" Ajak Liu Ruyan.
Chen Zhu dan Chen Song segera bergegas untuk menemui Sung Yunzhi dengan perasaan yang sangat senang diikuti oleh Dui Buqi dan yang lainnya.
"Sial! Sepertinya Sung Yunzhi ini cantik juga, apakah Fan Tian tidak merasa tertarik dengannya!?" Pikir Dong Huang setelah melihat kecantikan wanita yang baru saja bersama dengan Fan Tian itu sambil berjalan mengikuti yang lainnya.
"Ohh, tidak! Sepertinya aku telah melupakan nona Liu Ruyan juga! Bukankah sebelumnya Fan Tian dan nona Liu Ruyan telah bertemu?" Lanjut Dong Huang membantin.
Setelah beberapa saat kemudian, Dong Huang pun kembali membantin.
"Ada apa dengan pikiran ku ini? Mengapa aku merasa tidak senang jika Fan Tian dekat dengan mereka berdua!?"
"Apakah aku...ohh, tidak! Itu tidak mungkin! Aku tidak boleh melanggar aturan sekteku!" Dong Huang mulai risau dengan perasaannya sendiri.
"Kakak Chen! Tetua Chen! Ternyata kalian berdua baik-baik saja! Aku merasa senang karena bisa bertemu lagi dengan kalian!" Tutur Sung Yunzhi dan segera turun dari kudanya untuk menyambut kedatangan orang-orang yang datang menemuinya.
"Yun'er! Ternyata benar yang dikatakan oleh nona Liu, kau telah selamat dari kejaran kelompok perampok itu!" Tutur Chen Zhu menyambut Sung Yunzhi sambil menggenggam kedua tangan gadis itu.
"Iya kakak Chen, itu karena aku diselamatkan oleh Zhao Yun." Balas Sung Yunzhi.
"Zhao Yun? Kau memanggil pria itu dengan menyebutkan namanya!?" Ujar Chen Zhu merasa terkejut.
"Apakah hubungan mereka berdua sudah sangat dekat sehingga Sung Yunzhi mau memanggilnya seperti itu?" Chen Zhu membantin.
"Yun'er, aku sangat senang setelah melihatmu baik-baik saja seperti ini...jika terjadi sesuatu dengan mu, bagaimana aku bisa menjelaskannya kepada ayahmu dan juga kepada ketua sekte." Sambung Chen Song menambahkan.
"Tetua Chen saat ini tidak perlu lagi merasa cemas, sebab aku baik-baik saja." Sung Yunzhi menanggapi perkataan Chen Song.
"Sung Yunzhi memberi hormat kepada tetua Dui!" Ucapnya dengan sikap hormat setelah melihat Dui Buqi.
"Nona Sung, senang bisa bertemu denganmu dan dalam keadaan yang baik-baik saja." Dui Buqi menanggapi.
"Nona Sung! Siapa yang melakukan itu?" Tanya Liu Ruyan sambil menunjuk ke arah para perampok yang telah kehilangan nyawa mereka.
"Itu dilakukan oleh Zhao Yun dengan tombak miliknya." Jawab Sung Yunzhi.
"Apa katamu? Ini dilakukan sendiri oleh tuan Zhao Yun? Apakah dia sehebat itu sehingga bisa membunuh puluhan perampok ini!?" Liu Ruyan merasa terkejut setelah mendengar jawaban Sung Yunzhi.
"Iya! Itu benar!" Tambah Sung Yunzhi untuk meyakinkan Liu Ruyan.
Yang lainnya juga merasa terkejut dengan jawaban Sung Yunzhi itu.
Hanya Dong Huang yang tidak terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar itu.
__ADS_1
"Sepertinya pria itu lebih hebat juga dariku, sehingga dia bisa dengan mudah membunuh puluhan orang ini...apakah Yun'er merasa tertarik dengannya!?" Chen Zhu membantin.
"Terus, mengapa dia langsung pergi dan tidak ingin bertemu terlebih dahulu dengan kita?" Tanya Chen Song.
"Itu karena dia sedang terburu-buru untuk bisa bertemu dengan sosok yang sangat penting bagi dirinya." Jawab Sung Yunzhi sedikit berbohong.
"Tetapi mengapa dia menyempatkan diri untuk membantumu?" Tanya Chen Song lagi.
"Karena dia telah berjanji untuk membantu ku. Dan jika tidak bisa bertemu dengan kalian, dia juga berjanji akan mengantarkan ku untuk kembali ke sekte." Jawab Sung Yunzhi lagi.
"Ternyata tuan Zhao Yun itu sangat baik... Sayang aku tidak bisa bertemu dengannya." Gumam Chen Song.
"Sebaiknya kita segera kembali ke kota Guancheng saja, agar bisa beristirahat terlebih dahulu sebelum kembali ke sekte." Tutur Chen Song dan segera bergerak untuk kembali ke kota Guancheng.
Semuanya segera mengikuti perkataan Chen Song, karena para prajurit klan Liu telah membersihkan kekacauan yang terjadi.
"Siapa wanita ini? Mengapa dia menggunakan atribut dari sekte Qingyin? Apakah dia salah satu murid sekte Qingyin?" Pikir Sung Yunzhi setelah melihat Dong Huang dan segera mengikuti Chen Zhu dari belakang dengan tunggangannya.
Sedangkan Fan Tian sendiri, segera menyembunyikan kuda tunggangannya dan kembali untuk mengawasi kelompok tersebut dari kejauhan.
"Sepertinya mereka telah kembali ke kota Guancheng...untuk sementara waktu, aku akan memburu para perampok yang ada di hutan ini agar bisa mendapatkan informasi mengenai dalang dari semua tindakan mereka." Pikir Fan Tian dan segera melesat ke arah sisa anggota perampok yang melarikan diri.
Dong Huang yang mulai bisa mengerti dengan pikiran Fan Tian, segera mendekati Sung Yunzhi dan bertanya.
"Nona Sung, perkenalkan...saya Dong Huang dari sekte Qingyin!"
"Senang bisa bertemu dan mengenal nona Dong Huang!"
"Apakah ada yang bisa saya bantu?" Sung Yunzhi balik bertanya.
"Aku ada satu pertanyaan untukmu."
"Apa itu?"
"Apakah ada anggota perampok yang bisa melarikan diri saat bertarung dengan kalian berdua?" Tanya Dong Huang penasaran.
"Itu benar! Saat itu ada sekitar sepuluh orang anggota perampok yang bisa melarikan diri." Jawab Sung Yunzhi.
"Nona Sung, terima kasih atas informasinya!" Tutup Dong Huang.
"Nona Dong, apakah hal yang kau pikirkan itu berhubungan dengan apa yang akan Zhao Yun lakukan?" Tanya Sung Yunzhi penasaran.
"Aku hanya mencoba untuk menebaknya." Jawab Dong Huang.
"Jika begitu, ayo kita pergi untuk membantunya!" Seru Sung Yunzhi dan membuat semua orang terkejut.
~Bersambung~
__ADS_1