
"Baiklah Aku tidak akan sungkan, tidak ada istirahat lagi bagimu, Kau bisa langsung mengeluarkan Pedangmu bila merasa sudah tidak mampu. Aku akan melawanmu dengan sedikit kemampuanku" Balas Han Zhie.
"Tinju Naga Besi"
"Sepuluh pukulan"
Bukkk bukkk bukkk
Yu Wuhen menangkis setiap tinju Han Zhie.
"Dua puluh pukulan"
Bukkk bukkk bukkk
Mereka saling menangkis dan memberikan serangan.
"Lima puluh pukulan"
Han Zhie tidak memberi kesempatan, Ia terus melesat, semakin lama gerakan Mereka semakin cepat. Mereka ke kakan dan ke kiri, ke depan dan ke belakang, bergerak kesana kemari di Arena saling menghindar, menangkis, dan menyerang dengan tinju Mereka masing-masing.
"Seratus pukulan"
Bukkk bukkk bukkk
Han Zhie terus menyerangnya tanpa henti.
Yu Wuhen mulai mengalirkan tenaga dalam ke lengannya.
"Ilusi Pukulan Naga"
Bukkk bukkk bukkk
Tangan Yu Wuhen seolah menjadi banyak karena pukulannya bergerak sangat cepat tetapi Han Zhie dapat dengan mudah menghindarinya bahkan tanpa menggunakan bantuan Mata kirinya.
Kepala Han Zhie ke kanan dan ke kiri menghindar. Tangannya menangkis dan sesekali memberikan serangan balasan.
Tampak Yu Wuhen mulai terengah, sedang Han Zhie masih sangat tenang dan santai. Han Zhie tidak mau menghentikan tangannya untuk beradu jurus dan teknik dengan Yu Wuhen.
"Pukulan Naga Api"
Tangan Yu Wuhen mengeluarkan Aura panas
Bukkk bukkk bukkk
Han Zhie menangkis dan terus menangkis setiap gerakan jurus Yu Wuhen. Seberapapun cepat Yu Wuhen, Han Zhie bahkan bisa melampauinya. Beberapa Pendekar mungkin akan merasakan panas jika terkena ataupun menangkis setiap pukulan tangan Yu Wuhen, tetapi Han Zhie dapat dengan mudah menepisnya.
"Tinju Naga Besi"
"Dua Ratus Pukulan"
Bak buk bak buk
__ADS_1
"Tiga ratus Pukulan"
Bak buk bak buk
"Lima Ratus Pukulan"
Bak buk bak buk
Han Zhie bergerak lebih cepat lagi, kedua tangannya melesat ke sana kemari menyerangnya, masih tidak memberikan kesempatan sama sekali untuk Yu Wuhen beristirahat, bahkan menghela nafas.
Para Penonton melihatnya, mereka tidak bersuara, tercengang menyaksikan jalannya pertandingan antara Han Zhie dan Yu Wuhen. Kepala Mereka bergerak ke kanan dan ke kiri mengikuti setiap gerakan Han Zhie dan Yu Wuhen.
Lin Du, Feng Gun dan Lin Mei tidak berkedip menyaksikan jurus Tinju Naga Besi yang selalu mereka remehkan ternyata memiliki banyak Teknik dan jurus yang Han Zhie ciptakan sendiri.
Di Bangku tempat VIP, Sun Ho bertanya kepada Paman Du.
"Paman Du, Kau lihat bukan? Apa Aku salah jika menyuruhnya untuk ikut bertanding?" Ucap Han Zhie.
"Oh iya Pangeran, Aku melihatnya. Tidak Pangeran, Pangeran tidak salah sama sekali" Balas Lin Du berharap Han Zhie memenangkan Pertandingan dan menjadi juara setelah melihat kehebatannya.
"Sebenarnya Siapa Han Zhie Paman Du?" Tanya Sun Ho menyelidik.
"Oh Dia,,, Dia hanya tukang sapu di Kediaman ku" Balas Lin Du seolah sedang memamerkan Tukang sapu di kediamannya.
Sun Ho, Walikota, Dan Tetua Sekte yang mendengarnya memuntahkan makanan di mulut Mereka dan terbatuk-batuk.
"Diii...Dii... Dia hanya tukang sapu?" Tanya Sun Ho lagi
Ribuan serangan saling Mereka lepaskan. Yu Wuhen tampak terengah-engah. Ia kemudian melompat kebelakang menjauhi Han Zhie.
"Saudara Zhie, Kau jauh lebih tinggi dari perkiraanku. Aku sangat menikmati melawanmu, Aku ingin menguji teknik Pedangku denganmu" Ucap Yu Wuhen.
Wussss
Yu Wuhen mengeluarkan Pedang pusaka Langitnya, begitupun dengan Han Zhie. Tetapi Dia hanya mengeluarkan Pedang Pusaka Bumi yang di pinjami oleh Sun Ho karena Sun Ho berpikir kalau Han Zhie tidak memiliki sebuah Senjata Pusaka.
Wussss
Pedang itu muncul di genggaman tangannya.
Sekali lagi Para Penonton begitu terpana, tidak ada dari Mereka yang bersuara. Mereka terlihat khusyu melihat jalannya Pertandingan antara Han Zhie dan Yu Wuhen tidak mempedulikan arena pertandingan lain.
"Keluarkan semua jurus dan Teknik pedangmu jika ingin mengujinya, Aku dapat menanganinya" Ucap Han Zhie.
Tranggg tranggg tranggg tranggg
Suara benturan Pedang menggema di area pertandingan.
Puluhan Teknik dan Jurus Pedang Yu Wuhen sudah Ia keluarkan, tetapi tidak membuat Han Zhie tampak gusar. Ia masih saja terlihat sangat begitu tenang dan santai menangkis setiap serangan Pedang Yu Wuhen.
Tranggg tranggg tranggg
__ADS_1
"Hanya ini kemampuanmu? Aku ingin melihat yang lebih baik lagi" Ucap Han Zhie
"Baiklah" Ucap Yu Wuhen
"Naga Raja Bumi" Lanjutnya mengeluarkan jurusnya. Pedangnya kesana kemari bergerak menyerang bertubi-tubi ke arah Han Zhie.
Tranggg tranggg tranggg
Han Zhie dengan mudah menangkisnya.
"Naga Api Mengamuk"
Yu Wuhen terus mengeluarkan Teknik dan Jurus Pedangnya. Bagi Peserta Turnamen yang lainnya, Mereka mungkin tidak akan bertahan lama sama seperti ketika Jun Bing terus membuat Jin Fei terdesak dan kualahan dengan berbagai Teknik dan Jurus Pedang milik Sekte Pedang Naga apalagi jika harus melawan Yu Wuhen yang tingkat kultivasi dan ilmu Pedangnya lebih tinggi dari Jun Bing.
"Hmmm kenapa Teknik dan Jurusnya terdengar begitu hebat? Aku bingung dengan jurus apa agar Dia mampu mengimbanginya. Aku juga ingin memamerkan jurus sepertinya, tapi jurus paling rendahku saja mungkin dapat dengan mudah memenggal kepalanya" Batin Han Zhie sambil terus menangkis dan menyerang dengan Gerakan Pedang yang sangat biasa baginya.
"Baiklah Aku akan mencoba sebuah Gerakan" Lanjutnya membatin.
"Bersiaplah" Ujar Han Zhie ke Yu Wuhen. Yu Wuhen tidak mempedulikannya, masih terus melakukan serangannya, menahan dan menangkis Pedang milik Han Zhie.
"Raja Naga Kera Burung Menukik" Lanjut Han Zhie dengan suara pelan, memamerkan sebuah Gerakan biasa baginya kepada Yu Wuhen membuat Yu Wuhen sedikit mengernyitkan keningnya mendengar jurus Han Zhie yang sangat aneh.
Hanya Yu Wuhen yang mendengar nama Jurus Han Zhie, sedangkan Penonton bertanya-tanya tentang Jurus Han Zhie yang mampu membuat Yu Wuhen kualahan dan mundur ke belakang menjauhi Han Zhie.
Han Zhie sejenak melihat ke arah Penonton, Ia begitu tercengang. Banyak pasang mata memandangnya, Ia tahu Mereka mulai mengagumi kekuatan dan kehebatannya.
Han Zhie mulai melemahkan dirinya, Ia tidak mau kekuatannya akan menjadi masalah untuknya bahkan keluarganya.
"Aku baru sadar telah menggunakan kekuatan berlebihan, apalagi di usiaku sekarang"
"Pedang Naga berguguran" Yu Wuhen mengeluarkan kembali jurusnya. Yu Wuhen menebas angin kosong
Wusss wusss wusss
Tercipta banyak bilah Pedang angin melesat ke arah Han Zhie satu demi satu.
Han Zhie berusaha agar tampak terengah-engah, Ia mencoba menghindari semua bilah Pedang angin yang tercipta tetapi dengan sengaja Dia tidak bisa menghindar dari beberapa bilah Pedang angin yang di bentuk Yu Wuhen, lengannya Ia kenakan ke beberapa bilah Pedang angin dan membuatnya terluka.
Yu Wuhen lantas bergerak maju.
"Naga Api mengamuk"
Han Zhie terlihat sangat kelelahan, nafasnya mulai memburu, Ia menangkis beberapa serangan, akan tetapi salah satu serangan dapat membuatnya terpental ke belakang dan terjatuh dengan Pedang terlempar ke sampingnya.
"Saudara Zhie, Aku kecewa denganmu, sudah tidak serius lagi menghadapiku"
"Amarah Pedang Naga" Ucap Yu Wuhen melihat Han Zhie yang sudah berdiri kembali.
Han Zhie bergegas mengambil Pedangnya yang pura-pura lupa Ia ambil ketika terjatuh kemudian berusaha menangkisnya dengan sangat buru-buru dengan Pedang yang baru berada di genggaman tangannya.
Tranggggg
__ADS_1
Han Zhie terlempar bersama dengan Pedangnya yang sedikit telah retak keluar Arena. Pertandingan di menangkan oleh Yu Wuhen.