
Di Kerajaan Sin Wu
Patriak Sekte Kelalawar hitam dan Tetua Pedang Iblis melapor kepada Seseorang bernama Lo Yang bersama dengan beberapa Tetua sekte lain yang kehilangan penyusup saat tengah malam yaitu Han Zhie.
"Patriak Yang, Sepertinya kita sedikit mendapatkan masalah" Ujar Tetua sekte Pedang Iblis kemudian mengeluarkan pisau-pisau yang di gunakan oleh Patriak Xiao Jiansi saat menyelamatkan Han Zhie.
Lo Yang kemudian mengambil salah satu pisau dan sejurus kemudian mengerutkan keningnya melihat tanda bergambar bulan hitam di pisau.
"Kenapa Sekte ini bisa berada di sini?" Gumamnya.
"Kalian teruskan saja rencana Kita secepatnya, Sekte ini akan menjadi urusanku dan Sekte Pedang Iblis, sekalian Aku akan membalaskan dendam yang belum terbalaskan" Lanjutnya.
"Baik Patriak"
"Baik Tuan"
Jawab Tetua Sekte Pedang Iblis, Patriak Sekte Kelalawar hitam dan beberapa Tetua Sekte hitam di Kerajaan Sin Wu serempak.
"Tuan Yang, kalau boleh tahu seberapa kuat Sekte bulan hitam dan apa itu aliansi perdamaian?" Tanya Patriak Sekte Kelalawar hitam kepada Patriak Sekte Pedang Iblis, Lo Yang.
"Kalian akan mengetahui sendiri nanti, Kalian pergilah, Aku akan meningkatkan kultivasiku. Sebentar lagi Aku akan melampaui Xiao Jiangsi sialan itu"
"Baik Patriak"
"Baik Tuan"
Di kota Yudong
Han Zhie beristirahat di kota Yudong dan menuju ke restoran di lantai pertama.
"Tolong bawakan makanan yang enak dari lantai atas ke sini" Ucapnya memesan makanan kepada Pelayan.
"Tuan mana bisa begitu? Kau harus ke atas kalau menginginkan makanan dari lantai atas" Jawab pelayan.
Han Zhie mengeluarkan lima koin emas dan membuat pelayan itu bingung.
"Tuan,, harga makanan lantai atas paling mahal hanya tiga koin emas untuk satu Orang" Ucap pelayan itu lagi.
"Sisanya buat Kamu saja" Balas Han Zhie.
"Terimakasih Tuan,,, Aku akan bawakan makanan yang paling enak dari lantai atas"
Tidak berapa lama, Pelayan membawakan makanan yang paling enak dan mahal di restoran itu.
Han Zhie yang sedang makan terusik oleh seorang Tuan Muda dari bangsawan Cai yaitu Cai Xufan yang mengganggu seseorang gadis muda.
Cai Xufan yang baru sesaat memasuki restoran menyuruh gadis yang Ia lihat sedang makan di samping meja Han Zhie untuk ke lantai tiga menemaninya minum-minum. Gadis itupun berkeras hati menolaknya mentah-mentah.
"Gadis kurang ajar, beraninya Kau menolakku. Apa Kau tidak tahu siapa Aku?" Cai Xufan geram dengan gadis yang menolak perintahnya dan akan menampar pipinya.
Takkk
Biji semangka mengenai kening Cai Xufan, membuatnya terpental mundur. Gadis yang ketakutan itu merasa lega terhindar dari tamparan Cai Xufan.
"Maaf Aku tidak sengaja" Ucap Han Zhie melihat Cai Xufan celingukan mencari sumber biji semangka yang mengenai keningnya.
"Kau... Kau cari mati denganku? Pengawal hajar bocah ingusan ini" Perintah Cai Xufan kepada dua Pengawal di belakangnya.
"Baik Tuan Muda" Jawab Mereka.
__ADS_1
Mereka kemudian mengeluarkan pedang dari sarungnya.
"Tenang Saudara maafkan Aku, Aku tidak sengaja membuang biji itu" Ujar Han Zhie.
"Baiklah... Aku akan mengampunimu kalau Kau menampar ****** ini" Balas Cai Xufan.
"Bagaimana kalau Aku tidak mau?" Jawab Han Zhie.
"Kau tidak tahu siapa Aku? Tidak ada satupun yang boleh menolak perintah keluargaku di kota Yudong atau akan mati" Balas Cai Xufan
"Pemuda ini dari bangsawan Cai Pengkhianat rupanya" Batin Han Zhie.
Han Zhie secepat kilat melewati dua Pengawal di depan Cai Xufan dan mencekik leher Cai Xufan.
"Banyak omong, enyah saja Kau, Aku tidak peduli dengan keluarga Caimu itu"
Bukkk
Han Zhie memukul perut Cai Xufan membuatnya terlempar keluar dari pintu restoran. Tidak berapa lama dua Orang Pengawal juga menyusulnya terlempar keluar.
"Mengganggu makanku saja" Gumamnya.
Orang-orang disana memandang Han Zhie, beberapa memuji keberaniannya dan beberapa mengumpat karena sudah mengusik keluarga Cai Xufan yang sangat dekat dengan Walikota dan bergegas pergi dari restoran karena tidak mau terlibat masalah.
"Tu... Tuan.. Kenapa Kau bertindak sejauh ini? A... Aku bisa saja terkena masalah karena keberanianmu itu" Ucap gadis yang Han Zhie tolong.
"Pergilah dari sini !!! Tidak ada yang akan membuat masalah padamu" Balas Han Zhie.
Dari lantai atas bangunan turun paman dari Cai Xufan. Siapa yang berani terhadap keponakanku? Teriaknya mengagetkan seisi ruangan di lantai bawah. Ia di beritahu oleh pelayan saat bertanya karena lama menunggu Cai Xufan di lantai atas.
Han Zhie hanya meliriknya kemudian melanjutkan makannya kembali.
"Cepat Katakan atau Kalian tidak akan keluar dari sini hidup-hidup" Perintah Cai Ghuang.
"Hai kau. Berhenti !!! " Teriak Cai Ghuang menunjuk arah Han Zhie, tapi Han Zhie tidak bergeming terus melangkah keluar. Cai Ghuang hanya memandanginya.
"Bocah sialan meremehkanku. Lihat saja, Kau mau kemana bocah" Gumamnya tidak berusaha menghentikan Han Zhie dan ingin melihat apa yang akan Han Zhie lakukan.
Han Zhie mendekati Cai Xufan menarik kerah bajunya dan bermaksud melemparkannya ke arah Cai Ghuang dan menantangnya.
Cai Ghuang secepat kilat melompat keluar restoran ke arah Han Zhie menahan tubuh Cai Xufan agar tidak terlempar.
"Kau rupanya yang sudah melukai keponakanku bocah sialan"
"Hanya kematian yang akan Kau terima jika berurusan dengan keluargaku"
"Omong kosong" Han Zhie mengeluarkan pedang hantunya tidak mau berlama-lama menghadapi Cai Ghuang.
"Xufan menjauhlah" Perintah Cai Ghuang.
"Mau kemana Kau?" Ujar Han Zhie.
"Pedangku sudah di keluarkan. Matilah Kau"
"Pedang Penghancur"
Brukkkk
Seketika tubuh Cai Xufan ambruk di tanah tanpa kepala.
__ADS_1
"Ka... Kau Ib..."
"Diam Kau banyak omong"
"Tebasan Pedang Penghancur"
Brukkkk
Nasib Cai Ghuang sama seperti keponakannya.
Han Zhie meninggalkan jasad Mereka dan pergi ke tempat bangsawan keluarga Cai bermaksud menghancurkan Mereka di kota Yudong. Bangsawan keluarga Cai sendiri merupakan bangsawan terpandang di Kota Yudong. Orang-orang menghormati keluarga Cai karena kebaikan Mereka.
Setelah memasuki kediaman bangsawan Cai. Ia melihat Seseorang yang Mereka kenal yaitu Saudagar yang sudah Ia tolong. Terlihat Saudagar itu sedang mengeluarkan Pakaian-pakaian yang akan di beli oleh kepala keluarga bangsawan Cai. Mereka terlihat tertawa-tawa dan sangat akrab membuat Han Zhie sedikit ragu akan menghabisi seluruh keluarga Bangsawan Cai.
Han Zhie mengerutkan keningnya dan bersembunyi di balik pohon.
"Kenapa Mereka ada disini?" Gumamnya.
"Aku amati dulu Mereka" Lanjutnya.
Setelah beberapa saat, Saudagar itu meninggalkan kediaman kepala keluarga Bangsawan Cai. Han Zhie menemui Saudagar itu, bermaksud ingin mengetahui seperti apa keluarga Cai pengkhianat itu.
"Sedang apa kalian disini?" Tanya Han Zhie menghadang Mereka di luar kediaman keluarga bangsawan Cai.
"Tuan.. Kaukah itu? Aku belum sempat berterimakasih kepadamu" Balas Saudagar itu melihat Han Zhie.
"Maukah Kau makan denganku?" Lanjutnya.
"Aku sudah makan" Jawab Han Zhie.
"Mungkin Kau bisa mengajakku minum teh" Lanjut Han Zhie karena ingin mengetahui lebih dalam tentang bangsawan keluarga Cai.
"Baiklah Tuan, mari ikut denganku"
Mereka berdua kemudian pergi ke sebuah kedai menaiki kereta kuda.
Han Zhie dan Saudagar itu sampai di sebuah kedai minuman yang terkenal di kota Yudong. Ia akan sedikit mencari informasi tentang keluarga Cai terlebih dahulu.
Dari Saudagar itu, Ia mengetahui kalau bangsawan Cai ternyata merupakan bangsawan yang di hormati di kalangan Penduduk kota. Bangsawan Cai di kepalai oleh sesorang yang suka menolong penduduk kota yang kesusahan, kepala bangsawan keluarga Cai juga sangat menghargai hasil jerih payah para penduduk kota dan penduduk desa sekitar dan membayar ketrampilan Mereka dengan harga yang sangat pantas dan sebanding.
Saudagar itu juga sangat menghormatinya karena berkat kepala keluarga bangsawan Cai di kota Yudong, penduduk desanya bisa memiliki kehidupan yang layak berkat keterampilan pembuatan pakaian Mereka.
Nama baik bangsawan Cai dirusak oleh keluarga dari Cai Xufan. Ia sangat suka bermain-main wanita dan keluarganya tergiur dengan godaan yang Walikota berikan kepada Mereka berdua.
Orang-orang dari bangsawan Cai sebenarnya sudah lama ingin menyingkirkan keluarga Mereka. Akan tetapi karena di belakang Mereka ada Walikota, Kepala Bangsawan Cai tidak bisa berbuat banyak kepada Mereka yang sudah mencemarkan nama baik bangsawan Cai. Mereka sering menggunakan nama bangsawan Cai untuk melakukan hal yang keji dan kotor.
Sudah lama bangsawan Cai tidak menganggap Mereka bagian dari keluarga Cai karena perilaku dan ketamakan Mereka. Ayah Cai Xufan ingin menggeser posisi Kepala keluarga bangsawan Cai di kota Yudong. Nama Cai sendiri merupakan bagian dari sebuah Klan dari Kekaisaran yang beberapa dari Mereka menempati Kota Yudong.
Karena ketamakan Xufan, Ghuang, dan juga Ayah dari Xufan, Mereka menjadi Anjing penjilat dari Walikota yang korup. Mereka juga menggunakan nama besar bangsawan Cai untuk menipu para penduduk untuk di pekerjakan di Kerajaan Sin Wu tentunya dengan imbalan yang sangat menggiurkan. Keluarga Mereka semakin besar Kepala dan menjadi sewenang-wenang terhadap para penduduk Kota karena dukungan dari Sang Walikota.
Mengetahui akan hal itu, Han Zhiepun akan menyelidikinya lebih lanjut. Beruntung Ia tidak membunuh Orang-orang yang salah. Ia hanya kebetulan membunuh seseorang dari bangsawan Cai yang bertindak sewenang-wenang yang Ia lihat.
Setelah selesai minum teh bersama saudagar itu, Han Zhie kemudian di beri berbagai macam pakaian oleh saudagar itu sebagai bentuk Terimakasih karena sudah menolongnya.
Setelah terbukti kebenaran informasi tersebut, Han Zhie kemudian membunuh Ayah dari Cai Xufan dan melakukan pembantaian di kediaman Walikota bersama dengan para bawahan yang membela Walikota penghianat itu.
Walikota pengkhianat itu sendiri berasal dari keluarga bangsawan Yang yang juga berasal dari Klan di Ibukota Kekaisaran yang berafiliasi dengan Klan Su. Setidaknya ada sekitar sepuluh Klan yang mengurusi urusan pemerintahan dan tersebar di seluruh penjuru Kekaisaran.
Orang-orang dari Klan ini juga di sebut-sebut sebagai keluarga bangsawan karena kebanyakan dari Mereka menjabat menjadi orang-orang penting di pemerintahan.
__ADS_1
Seiring berjalannya waktu, beberapa Klan merasa terancam karena Kekaisaran yang di kuasai oleh Klan Mo mengangkat orang-orang biasa menjabat di pemerintahan.
Beberapa dari Merekapun merencanakan Pemberontakan di bantu dengan kekuatan sekte aliran hitam.