Pendekar Pedang Hantu Kematian

Pendekar Pedang Hantu Kematian
Tetua Cheng VS Xiang Lang ll


__ADS_3

Sementara itu, Liang Feng tampak begitu mendominasi serangan yang membuat Tetua Sekte Pedang Suci kualahan. Kultivasinya yang lebih tinggi satu tingkat dari Tetua Sekte pedang suci itu, membuatnya berhasil terus menyudutkan lawannya. Tidak beberapa lama, Tetua Sekte itu sudah penuh darah di lengan dan perutnya, bibirnyapun terlihat mengeluarkan darah segar membasahi janggutnya, turun ke leher.


Melihat lawannya sudah tidak berdaya, Ia menyuruh prajurit untuk menangkapnya dan kemudian membantu jenderal yang terlihat kualahan menghadapi Tetua dari Klan Xiang, Xiang chan.


Kekuatan yang tidak seimbang memudahkan pihak Kaisar berhasil melumpuhkan beberapa Orang-orang dari Klan Xiang, dan sekitar sepuluh Orang lebih dari pihak Klan Xiang sudah terbunuh.


Kekuatan Kaisar, Patriark, dan Tetua tentu tidak bisa di remehkan, apalagi hanya sebatas melawan beberapa Tetua dari Klan Xiang. Di tambah jumlah dari Mereka jauh lebih sedikit di bandingkan pihak Kaisar, tetapi meskipun begitu, beberapa Prajurit sudah banyak yang terluka parah dan beberapa juga tewas oleh Tetua Xiang Lin, Xiang Do dan beberapa Orang-orang Mereka.


Bermaksud agar Kaisar tidak bertindak gegabah dengan membawa ratusan Orang dari Klan Xiang, Mereka malah seperti menggali lubang kuburnya sendiri dengan Kaisar yang secara terang-terangan menyatakan perang dengan Klan Xiang.


Murid bertopeng emas dan perak yang mengamati dari atas menganggap Han Zhielah yang akan menyerang Permaisuri dan Tuan Putri setelah melihat adanya kesempatan di tengah kesibukan Kaisar dan yang lainnya melawan Orang-orang dari Klan Xiang.


Mereka yang di bentuk oleh Tetua Sekte Bambu kuning karena mengkhawatirkan keselamatan Kaisar dan juga Keluarganya tentu akan selalu mewaspadai setiap Orang yang Mereka curigai, dan mengorbankan segenap jiwa dan raganya demi keselamatan Mereka.


Perintah itu bukan hanya dari Yun Yintai, tetapi juga atas saran dari Pemimpin Serikat Perdamaian di Kekaisaran Mo, yaitu Sekte Gunung Petir. Patriark Sekte Gunung Petir kurang mempercayai kemampuan Pasukan elit kekaisaran untuk menghadapi Organisasi Pembunuh bayaran bertopeng hitam yang telah mengirimkan Orang-orangnya untuk membunuh Kaisar dan Keluarganya. Hal itu berdasarkan informasi dari mata-mata Sekte Bulan Hitam di Kerajaan Sin Wu.


Melihat Juniornya sedikit kualahan karena Han Zhie, Seseorang bertopeng emas melesat kebawah dengan tongkat terbangnya yang membuat Kaisar, Patriark, dan yang lainnya bertanya-tanya tentang siapa gerangan Orang bertopeng emas dan berada di pihak mana Mereka.


Seketika Orang itu sampai di antara Han Zhie dan tiga Orang bertopeng perak. Ia kemudian melompat turun ke bawah sambil menendang tongkatnya yang sudah di aliri penuh dengan energi ke arah Han Zhie.


Tongkat itu melesat dengan sangat cepat ke arah Han Zhie. Han Zhie yang mendapat serangan tiba-tibapun membuat perisai pelindung. Meskipun mampu menahannya ia terpental puluhan meter melewati Orang-orang yang sedang bertarung yang membuat Mereka menelan ludahnya melihat kuatnya serangan dari tongkat milik seseorang bertopeng emas.


Darah segar sedikit mengalir di bibir Han Zhie.


"Tongkatnya kuat sekali, perisai emas surgawi milikku bahkan tidak cukup untuk menghalaunya" Gumamnya sambil menyeka darah di bibirnya.


Tanpa berdiam diri, Orang bertopeng emas itu melesat menangkap tongkatnya bersamaan dengan Han Zhie yang terpental. Ia melesat ke atas, melewati beberapa Patriark dan Tetua yang sedang bertarung.


"Pukulan Tongkat Burung Camar"

__ADS_1


Bammmmm


Han Zhie berhasil menghindar dari serangannya membuat lantai batu di sekitar berterbangan dan pukulan tongkat itu meninggalkan bekas lubang yang dalam.


"Hampir saja" Gumam Han Zhie.


Tetua Cheng kini mendapat serangan bertubi-tubi dari Xiang Lang.


Dengan Teknik rahasia milik Sekte Pedang Suci, Xiang Lang membuat Tetua Cheng sedikit terdesak. Ia tidak membiarkan Tetua Cheng sedikitpun menarik nafas dan terus-menerus melakukan serangan. Tetua Cheng dengan sigap selalu berhasil menangkis setiap serangan dari Xiang Lang meskipun terus terdesak mundur, membuat Xiang Lang kehabisan cara untuk menghabisi Tetua Cheng.


Duarrrr


Duarrrr


Duarrrr


Bunyi dentuman yang keras terdengar saat Xiang Lang menghujami Tetua Cheng dengan formasi bayangan pedang. Pedang itu satu demi satu muncul dari sebuah lingkaran seperti sebuah formasi yang di bentuk oleh Xiang Lang dan melesat menghujami Tetua Cheng. Dengan Perisai kristal air yang di buat Tetua Cheng, pedang-pedang itu menimbulkan suara dentuman yang cukup keras memekikkan telinga.


"Gerakan Penghancur Raga"


"Gerakan Pembasmi Jiwa"


"Gerakan Pelahap nyawa"


Tetua Cheng berhasil menangkis semua gerakan Xiang Lang dengan Pedang Naga Langitnya, Tetua Cheng juga tampak terengah-engah karena menguras banyak tenaga melakukan sebuah Teknik tersembunyi sambil menangkis setiap gerakan serangan Xiang Lang. Begitupun dengan Xiang Lang yang mengeluarkan banyak tenaganya.


"Kau mampu bertahan juga dengan jurus rahasiaku ini" Ucap Xiang Lang.


"Jadi Kau mengeluarkan jurus rahasia? Aku kira hanya Jurus biasa karena sangat lemah sekali" Balas Tetua Cheng mengejek membuat Xiang Lang geram.

__ADS_1


"Apa Kau sudah kelelahan menghadapiku?" Lanjut Tetua Cheng mengejek.


"Sudah sangat lama sejak Aku terakhir kali melawanmu, Kau bertambah hebat rupanya" Ujar Xiang Lang.


"Tentu saja Aku hebat karena sebentar lagi akan membunuhmu" Jawab Tetua Cheng membuat Xiang Lang sangat kesal.


"Kenapa Kau jadi beromong kosong? Hanya segini saja kemampuanmu?" Lanjut Tetua Cheng mengejek Xiang Lang lagi.


"Cihhhh. Akan kupastikan Kau akan mati hari ini juga"


"Bagaimana Kau akan membunuhku, jika berjalan saja Kau tidak bisa hahaha"


"Apa yang Kau la... "


Xiang Lang baru menyadari jika tubuhnya sedikit demi sedikit menjadi kaku dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


"Kenapa? Kau juga sudah tidak mampu berbicara lagi? Hahaha" Ujar Tetua Cheng, tapi Xiang Lang tidak merespon sama sekali.


Tetua Cheng kemudian mendekat ke arah Xiang Lang.


"Trik kecilku ada gunanya juga menghadapi Orang licik dan kejam sepertimu" Gumam Tetua Cheng.


Terlihat tiga buah jarum menancap di Otot-otot leher Xiang Lang.


Bersamaan dengan Xiang Lang yang menggunakan Tiga gerakan pembunuh, Tetua Cheng menancapkan satu persatu jarum di otot leher Xiang Lang.


Dengan pengetahuan Tetua Cheng tentang otot-otot syaraf, Tetua Cheng membuat Xiang Lang tidak bisa berbicara dan bergerak. Ia menjadi seperti patung setelah beberapa saat yang lalu Tetua Cheng menancapkan jarum terakhir di otot leher Xiang Lang.


Teknik jarum dan akupuntur Tetua Cheng tentu bukanlah Teknik yang biasa. Ia sudah melatihnya bertahun-tahun, sehingga Xiang Lang yang berada di tingkat Pendekar Langit level tinggipun tidak mampu membebaskan dirinya dari jarum yang sudah Tetua Cheng tancapkan tanpa sepengetahuannya.

__ADS_1


"Seseorang pernah berkata kepadaku, tidak perlu sungkan melakukan hal licik terhadap Orang yang berbuat licik dan kejam" Gumam Tetua Cheng meniru perkataan Han Zhie sambil menebaskan Pedangnya kepada Xiang Lang. Seketika kepala Xiang Lang terpisah dari badannya.


Beberapa Tetua dan Orang-orang dari Klan Xiang terlambat menyelamatkan Xiang Lang. Selain terlambat mengetahui, Mereka juga sibuk bertarung dengan yang lain.


__ADS_2