
Beberapa bulan berlalu, Han Zhie mengurung diri dikamar untuk berkultivasi dan meningkatkan kemampuannya. Kaisar dan yang lainnyapun tidak mau mengganggunya.
Meskipun Han Zhie sudah membentuk banyak energi Hantu, namun tetap saja Ia tidak bisa berkultivasi.
Para Klan pengkhianat sudah meninggalkan Ibukota, Mereka sudah siap melakukan Pemberontakan bersama dengan Sekte aliran hitam yang di pimpin oleh Sekte Kelalawar hitam yang Mereka kira di bawah kendali Mereka.
Tiga ratus lima puluh ribu pasukan dari Sekte aliran hitam dan Klan pengkhianat sudah bersiap di dekat Ibukota Kekaisaran di pimpin oleh Su Kong, Xiang Yu, dan Hao Meng (Patriak Sekte Kelelawar Hitam).
Beberapa Klan dan beberapa Sekte aliran hitam belum mengetahui bahwa Mereka juga di khianati oleh Sekte Kelelawar Hitam di bawah kendali Empat Serangkai. Tujuan Mereka bukan untuk merebut kekuasaan, tetapi untuk menghancurkan Istana dan mengosongkan kekuasaan di Kekaisaran Mo.
Di belakang Mereka, Patriark Sekte Pedang Iblis dan Patriark Sekte Kalajengking merah mengamati dari jarak yang cukup jauh bersama dengan lima belas ribu pasukan Mereka. Selain akan menerobos ke Istana Kekaisaran, Mereka juga bersiap siaga akan kemungkinan kemunculan Sekte Aliansi Perdamaian untuk menghadapi Mereka.
Selain Mereka, beberapa Assasin dari Organisasi pembunuh topeng hitam bayaran juga sudah di siapkan untuk menyelinap membunuh Kaisar dan keluarganya jika Mereka mengalami kesulitan, halangan dan rintangan saat melakukan penyerangan.
##
Beberapa bulan yang lalu di Kerajaan Sin Wu berdekatan dengan Istana Kerajaan, Patriak Sekte Kelalawar Hitam melapor kepada Patriak Sekte Pedang Iblis, Lo Yang bahwa Klan Su sudah menyuruh Sekte Kelalawar Hitam dan yang lainnya bergerak ke Ibukota untuk segera melakukan Pemberontakan.
Lo Yang kemudian membicarakan ini dengan Sekte hitam lainnya. Mereka di sebut sebagai empat serangkai, yaitu Sekte Pedang Iblis, Sekte Bulan Hitam, Sekte Tiga darah dan Sekte Kalajengking Merah.
Mereka kemudian memutuskan Sekte Pedang Iblis dan Sekte Kalajengking Merah akan membuat kehancuran di Istana Kekaisaran memimpin Sekte-Sekte lainnya. Sedangkan Sekte Tiga Darah akan memimpin Pasukan untuk menghancurkan Kerajaan Luan, dan Sekte Langit Hitam akan memimpin untuk menghancurkan Kerajaan Sang.
Mereka tidak akan membiarkan Klan Su menduduki kekuasaan karena akan membiarkannya mengalami kekosongan agar Orang-orang saling berperang memperebutkan kekuasaan. Perebutan kekuasaan yang berlangsung lama akan menyebabkan kekacauan dan Kekaisaran Mo akan menjadi negeri yang kacau setiap harinya tanpa Peraturan dan Seorang Pemimpin.
Empat Serangkai berharap dengan hancurnya Kekaisaran dan kosongnya kekuasaan akan menyebabkan perang yang berkepanjangan bagi Mereka yang haus akan kekuasaan. Setelah Kekaisaran hancur, Mereka akan mengadu domba Sekte-sekte dan Klan kecil, desa, kota di seluruh Kekaisaran agar Mereka saling mencurigai dan berperang satu sama lain.
__ADS_1
Mereka juga berharap, Dengan tidak adanya pemerintahan Kekaisaran, Maka lama kelamaan wilayah Kekaisaran Mo akan menjadi seperti ratusan tahun silam, dimana yang terkuatlah yang berkuasa dan menjadi Negeri yang bar-bar tanpa peraturan di mana pertumpahan darah terjadi hampir setiap harinya.
##
Di Istana Kekaisaran, Beberapa Patriak dan Tetua Sekte Pendukung sudah mulai berdatangan bersama dengan Pasukan Mereka masing-masing. Begitupun dengan Patriak dan Tetua Klan Pendukung bersama dengan pasukan Mereka masing-masing.
Jumlah Mereka sekitar dua ratus tujuh puluh lima ribu pasukan dan sudah bersiap terbagi menjadi dua di Gerbang Ibukota dan Gerbang Istana. Mata-matapun telah di kirim untuk mengintai kekuatan Pemberontak.
Dua ratus ribu pasukan berjaga di Ibukota untuk menghalau para Pemberontak sampai di Istana, dan Tujuh puluh lima ribu pasukan mempertahankan Gerbang Istana jika Mereka berhasil menerobos memasuki Ibukota.
Patriak dari Sekte Seribu Lembah, Sekte Teratai Emas, Dua Pria bertopeng Emas, beberapa Pria bertopeng perak akan berjaga di Istana Kaisar melindungi keluarga Kekaisaran.
Dua Pria bertopeng emas menemui Kaisar yang sedang bersama Guangzhou di dalam Istana.
"Apa maksud Kalian?" Tanya Kaisar.
"Apa Kalian menyuruhku untuk menjadi Seorang pengecut? Meskipun harus mati, Aku akan mati di sini" Lanjut Kaisar.
"Baiklah Kami tidak bisa memaksamu" Balas Pria bertopeng.
"Apa Mereka begitu kuat?" Tanya Guangzhou.
"Kami juga belum mengetahuinya, tampaknya kekuatan Mereka sangat kuat mungkin menyamai Sekte Aliansi Perdamaian, di tambah Mereka mampu mengumpulkan banyak pasukan, sepertinya Kekacauan tidak bisa terbendung" Kata Pria bertopeng emas.
"Apa Saudara Yintai sengaja membawa Ryuyie? Syukurlah kalau begitu" Tanya Kaisar
__ADS_1
"Yang Kami tahu Patriark memang akan ke Kekaisaran Qing untuk meminta bantuan Aliansi Perdamaian di sana untuk memperkuat formasi pelindung di sini dan menghadapi para Beast yang semakin hari semakin menggila" Balas Pria bertopeng emas.
"Saat ini, Patriak, Tetua dan murid-murid dari Sekte Gunung Petir dan Bulan Hitam sedang berusaha menghalau Mereka agar tidak mendekati formasi pelindung" Lanjutnya.
"Di hadapan Kita sedang bersiap pasukan Pemberontak, malah berbicara panjang lebar tentang para Beast yang menggila" Gumam Guangzhou membuat dua Pria bertopeng emas menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Mohon maaf Patriak Zhou, bukan maksud Kami begitu, Kami hanya menyampaikan bahwa dua Sekte Aliansi Perdamaian tidak bisa membantu masalah Kekaisaran. Hanya Sekte Bambu Kuning, dan Sekte Serigala Bintang di Kerajaan Sang yang akan berusaha membantu" Balas salah satu murid bertopeng emas.
"Baiklah kalau seperti itu, Ku harap Kerajaan Luan dan Kerajaan Sang baik-baik saja" Sahut Kaisar.
"Menurut Kalian apakah para Pemberontak itu memang begitu kuat sampai Saudara Yun menyuruhku meninggalkan Istana?" Lanjut Kaisar bertanya.
"Jika Aliansi Perdamaian ikut turun campur, menurut Kami Mereka pastinya sangat kuat, Kami juga belum pernah menghadapi Mereka. Tetua Kami akan segera ke sini untuk membantu Kekaisaran. Mungkin lebih jelasnya Kaisar bisa bertanya dengan Mereka" Jawab Pria bertopeng emas.
"Baiklah kalau seperti itu, Kalian boleh pergi, Aku akan menyampaikan ini ke para Patriark, Mereka boleh meninggalkan Kekaisaran kalau Aliansi Perdamaian juga tidak yakin Kita bisa mempertahankan Istana. Aku tidak meragukan kemampuan Mereka" Ucap Kaisar.
"Baiklah, Kami hanya menyampaikan kebenarannya bahwa Istana mungkin akan runtuh. Meskipun begitu, para Tetua akan berusaha membantu menghadapi Mereka. Kaisar bisa memberitahu Kami jika berubah pikiran untuk meninggalkan Istana" Ujar Pria bertopeng emas kemudian Mereka berdua pergi meninggalkan Kaisar bersama dengan Guangzhou.
"Apa Kau tahu Aliansi persemaian? Sekte apa tadi? Aku baru mendengarnya" Tanya Guangzhou.
"Entahlah, Aku juga baru mengetahuinya. Aliansi Perdamaian Ayah, bukan Persemaian" Jawab Kaisar.
"Ya ya" Balas Patriark Guangzhou sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
Setelah mengetahui hal itu dari Murid bertopeng emas, Kaisar mengumpulkan para Patriak Sekte dan Klan Pendukung untuk membicarakannya dengan Mereka.
__ADS_1