
Setelah tiga hari berjalan, Han Zhie dan para tawanan Sekte kepala ular sampai di Gerbang Kerajaan Sin Wu.
Mereka semua di persilahkan masuk karena memang Sekte kepala ular sering bolak balik membawa Orang-orang yang akan di jadikan pekerja keras tanpa bayaran di Kerajaan Sin Wu.
Dari Gerbang perbatasan, Han Zhie harus melapor ke Penguasa kota tidak jauh dari sana.
Setelah melapor, Mereka harus melewati lembah, perbukitan, pegunungan, Desa, Kota, dan hutan untuk ke Ibukota sebagaimana para tawanan seharusnya di bawa ke Ibukota.
Karena para tawanan sangat merepotkan Han Zhiepun membawa Mereka ke tempat yang Ia sendiri tidak tahu, jauh dari jalan yang seharusnya di lewati kemudian membunuh Mereka dengan menjatuhkannya satu persatu ke dalam jurang yang sangat dalam.
Sepanjang mata memandang dari atas bukit, di dasar jurang sendiri hanya pepohonan yang sangat lebat menjulang tinggi yang merupakan sebuah hutan yang sangat luas di selimuti kabut yang gelap, semakin jauh ke dalam hutan semakin pekat kabutnya.
Setelah pergi dari atas jurang, dua Orang berusia tiga puluhan dan empat puluhan tahun muncul dari dasar jurang dan mengamatinya dari jarak yang cukup jauh.
"Hanya orang gila nampaknya Dong" Ucap salah satu dari Mereka yang bernama Xiao Ding.
"Kak Ding, sepertinya Dia bagian dari Sekte aliran hitam yang sangat keji itu" Sahut satunya Xiao Dong adik dari Xiao Ding.
Xiao Ding kemudian melihatnya dengan lebih teliti dan benar saja perkataan Xiao Dong bahwa sepertinya Han Zhie merupakan bagian dari Sekte hitam yang sangat keji dari pakaiannya yang terlihat familiar.
"Apa Dia yang membunuh para tawanan dan Orang-orang tadi?"
"Sudahlah ayu Kita melaporkannya ke Patriark"
"Baiklah ayu Kak, nampaknya hanya kebutulan saja, Dia tidak mengetahui keberadaan Kita"
Baru saja Mereka mau kembali ke dasar jurang, Han Zhie memegangi jubah belakang Mereka, menyadari keberadaannya.
"Siapa Kalian? Tanyanya"
Secepat kilat Mereka berdua menepis dan menendang perut Han Zhie. Han Zhie tidak dapat menghindari karena kecepatan gerakan Xiao Ding yang tiba-tiba, Ia hanya sedikit terpental mundur tidak terluka sama sekali.
"Tidak ada jalan lain Kita harus membunuh manusia keji sepertinya"
"Baiklah Kak Ding"
"Kau pergi saja melapor ke Patriark, Aku akan menahannya"
"Hati-hati Kak!!! Dia bukan Orang sembarangan"
Xiao Dong memperingatkan Xiao Ding dengan Han Zhie yang sudah membunuh ratusan Orang dengan keji.
Xiao Dong kemudian turun kembali ke dasar jurang menggunakan Elang Perak yang menunggunya di balik jurang tidak terlihat oleh Han Zhie.
Han Zhie hanya melihatnya menjatuhkan diri ke jurang yang membuatnya sedikit terkejut.
"Ternyata Mereka dari dasar jurang" Gumam Han Zhie.
__ADS_1
"Paman, tenang dulu !!! Aku tidak bermaksud mengusik Kalian dan bukan orang yang jahat" Lanjut Han Zhie kepada Xiao Ding.
Dari suaranya seperti seseorang yang masih sangat muda, tapi Dia tidak mau memikirkannya dan secepat kilat menyerang Han Zhie dengan puluhan pisau beracun.
Han Zhie menghindarinya dan terus berusaha menenangkannya.
"Paman tolong dengarkan penjelasanku, Aku bukan dari Sekte aliran hitam"
"Omong kosong, Aku tidak akan terperdaya oleh manusia keji sepertimu yang begitu mudahnya membunuh Orang-orang tidak berdosa, bahkan jika Kau dari Sekte aliran putih sekalipun"
Dia kembali menghujami Han Zhie dengan pisaunya, dan kali ini berjumlah ratusan. Dengan jurus perisainya, Han Zhie dengan mudah menjatuhkan pisau-pisau beracun yang dilesatkan ke arahnya. Namun beberapa pisau mampu menembus Perisai pelindungnya, untungnya Han Zhie bisa menghindarinya.
Tidak tinggal diam Xiao Ding kembali mengeluarkan jarum beracun dari balik jubahnya, tapi jarum beracun itu tidak dapat mengenai Han Zhie sama sekali.
Han Zhie kesal dengan Xiao Ding yang tidak mau mendengarkan kata katanya.
"Tinju Na... "
"Berhenti !!!" Teriak Seseorang di samping Xiao Dong yang sudah kembali dari dasar jurang yang merupakan Patriak Sekte Bulan Hitam Xiao Jiansi.
Di belakang Mereka juga ada beberapa Tetua dan murid Sekte yang sudah bersiap dengan senjatanya masing-masing.
"Siapa Kau?" Lanjut Patriark.
"Maaf Aku tidak bermaksud mengusik Kalian"
Han Zhiepun menuruti karena memang Dia tidak bermaksud jahat dan yang sudah Ia bunuh adalah orang-orang jahat yang tidak sengaja Ia jatuhkan ke Sekte Bulan Hitam.
Tidak berapa lama setelah menyelesaikan kesalahpahaman, Patriark mempersilahkan Han Zhie meninggalkan tempat itu.
Swussssss
Beberapa Elang Perak berukuran besar muncul dari balik jurang membuat Han Zhie terpana karena baru pertama kali melihat Beast Spirit.
Setelah menaiki Elang Perak itu, Patriark melesatkan sebuah pisau dengan sangat cepat. Han Zhie hanya bisa mendadak membuat Perisai pelindung. Tetapi Pisau itu mampu menembus Perisai Han Zhie. Beruntung pisau itu hanya melewati samping kanan pipi Han Zhie. Pisau itu mengenai sebuah pohon besar di belakang Han Zhie dan menghancurkan pohon besar itu.
Han Zhie hanya menelan ludahnya.
Dengan Kultivasinya yang berada di tingkat Petapa Suci, Ia dapat melampaui kekuatan Han Zhie yang jurusnya juga belum sempat Ia latih ke tahap yang lebih tinggi.
"Ku harap Kau tidak bersikap gegabah atau Kami akan menghilangkanmu dari dunia ini" Ujar Patriark Xiao Jiansi.
Kemudian dengan menaiki Elang Perak, Patriark kembali turun ke dasar jurang bersama Tetua, murid, Xiao Ding, Xiao Dong meninggalkan Han Zhie yang masih sedikit kagum dengan Mereka.
Han Zhie sangat kagum dengan kecepatan gerakan dan kekuatan pisau Patriark Sekte tersebut. Ia juga terpana melihat Beast spirit yang baru pertama kali Ia lihat.
Elang-elang Perak itu merupakan salah satu Beast spirit yang di miliki oleh Tetua Sekte Bulan Hitam. Han Zhie hanya bisa bertanya di dalam hati siapa sebenarnya Mereka.
__ADS_1
Tidak banyak yang tahu akan adanya Sekte aliran hitam tersebut karena Mereka amat sangat tertutup, tidak pernah lagi mengurusi urusan dunia luar selama lebih dari ratusan tahun.
Meskipun Sekte aliran hitam, tetapi Sekte bulan hitam merupakan bagian dari Serikat Perdamaian di tiga Kekaisaran di seluruh wilayah di dataran tengah.
Tempat di dasar jurang itu sendiri merupakan pinggiran hutan yang menghubungkan sebagian wilayah Kekaisaran Mo dengan Kekaisaran Qing yang di sebut sebagai hutan kabut hitam. Lebih dari jutaan Beast spirit bersarang di dalamnya, dari mulai yang paling lemah sampai yang terkuat.
Sejauh ini tidak ada yang berani masuk ke kedalaman hutan yang di penuhi dengan Beast spirit yang sangat ganas dan liar setelah kekacauan yang terjadi di dataran tengah ratusan tahun yang lalu.
Han Zhiepun melanjutkan perjalanan menuju Ibukota kerajaan Sin Wu untuk menyelamatkan Ayahnya.
Beberapa hari lamanya, Ia sampai di sebuah Desa dekat dengan Gerbang Ibukota. Ia memikirkan bagaimana caranya untuk menyelinap masuk gerbang Ibukota yang sangat ketat Penjagaannya. Dari Pengamatannya, terdapat puluhan Penjaga di tingkat Pendekar Petapa dan dua Orang di tingkat Pendekar Langit.
Ia beristirahat di Desa tersebut yang di kuasai oleh sekte aliran hitam. Sejauh penglihatannya setelah beberapa hari di Kerajaan Sin Wu, Orang-orang dari sekte hitam sangat menjamur menguasai seluruh Desa dan Kota di wilayah Kerajaan Sin Wu. Tingkat Kultivasi beberapa dari Mereka juga tidak bisa di anggap remeh.
Han Zhie benar-benar sangat marah dan darahnya mendidih dengan perlakuan Orang-orang sekte aliran hitam di sepanjang kota dan Desa yang Ia lalui yang bertindak sangat keji terhadap para penduduk, tapi Ia hanya bisa menahan amarahnya.
Mereka memperlakukan para warga bagaikan binatang yang nyawanya tidak berarti sama sekali. Mereka tidak bisa di sebut sekedar menarik pajak tetapi lebih tepat di sebut sebagai perampas. Mayat warga yang bergelimpangan setiap hari juga merupakan suatu hal yang biasa di sana.
*Tingkatan Kultivasi Pendekar
- Pendekar Pemula
- Pendekar Raja
- Pendekar Kaisar
- Pendekar Bumi
- Pendekar Petapa
- Pendekar Langit
- Pendekar Suci
- Petapa Suci
- Pendekar Surgawi
* Level di tiap-tiap tingkatan :
- Awal
- Menengah
- Tinggi
- Puncak
__ADS_1