
Han Zhie dan Gadis itu kemudian berjalan mendekat kembali ke tempat pertarungan di antara bukit. Gadis itu sudah mampu berjalan karena Pil obat yang di jejalkan Han Zhie saat membobongnya pergi.
Pertarungan Masih berjalan sengit di antara Mereka. Han Zhie tidak mau membuang waktu lagi, Ia kemudian membantu Mereka berdua dan kali ini jumlah Mereka berimbang. Keduanya senang akan kedatangan Han Zhie yang tentunya mengurangi beban Mereka berdua yang harus bertarung dengan tiga orang.
Han Zhie melawan Pendekar Bumi yang selalu mengganggu konsentrasi kedua orang itu, tidak begitu sulit baginya mengalahkannya dan berhasil membunuhnya. Mereka bertiga kemudian menyerang dua orang musuh yang tersisa. Tidak butuh waktu lama bagi Mereka berhasil mengalahkan musuh setelah bantuan dari Han Zhie.
Gadis itu dan dua orang yang melindunginya berterima kasih kepada Han Zhie. Berkat bantuan darinya, Mereka bertiga berhasil selamat. Mereka berempat pergi dari tempat itu dan sampai di sebuah Desa. Mereka kemudian menuju ke sebuah penginapan untuk makan dan beristirahat.
Han Zhie berpikir akan beristirahat sejenak bersama Mereka untuk mendapat lebih banyak informasi tentang Klan Su, dengan kecepatannya, Iapun tidak akan terlambat membantu Sekte Pedang Naga.
Mereka berempat kemudian menuju ke tempat makan yang ada di penginapan di lantai tiga.
Han Zhie baru mengetahui setelah Mereka mengungkapkan identitasnya bahwa Gadis yang Ia tolong merupakan Putri Kerajaan Sin Wu. Dua orang yang berusaha melindunginya merupakan Patriak dan Tetua dari Sekte Gunung Agung di wilayah Kerajaan Sin Wu yang merupakan pendukung Kerajaan Sin Wu. Mereka berhasil melarikan diri saat terjadi pemberontakan di Kerajaan Sin Wu.
Dari yang Mereka ketahui, tidak ada lagi Sekte Aliran Putih ataupun Netral, Sekte Mereka juga sudah di hancurkan saat Mereka mendatanginya, hanya Sekte Aliran Hitam yang tumbuh subur di sana. Dengan sumberdaya dan Kekayaan wilayah Kerajaan Sin Wu, hanya butuh beberapa tahun lagi bagi Mereka menyamai bahkan melampaui Sekte-sekte Aliran Putih dan Netral di seluruh Kekaisaran.
Bertahun-tahun berlalu Mereka menyamar dan bersembunyi dari suatu tempat ke tempat lain di wilayah Kerajaan Sin Wu, sampai akhirnya saat Mereka di suatu tempat berbatasan dengan Kerajaan Luan Orang-orang dari Klan Su mengetahui keberadaan Mereka dan memburu Mereka bertiga sampai ke Kerajaan Luan. Putri sendiri bernama Sin Yu Qie, Min Tai Patriark, dan Tetua Sekte Duan Pai.
Setelah malam tiba, Mereka beristirahat di kamar masing-masing. Han Zhie tidak bisa tidur. Ia memikirkan kejahatan yang merajalela yang menimpa rakyat di Kekaisaran, entah apa yang menjadi penyebab utama pertengkaran, pertarungan dan peperangan, jika itu membahayakan orang-orang yang tidak berdosa sudah pasti Ia tidak akan pernah tinggal diam.
__ADS_1
Han Zhie kemudian tidak tidur, membentuk dan menyerap energi hantu untuk memperbanyaknya sampai pagi menjelang.
Setelah membersihkan badannya, Ia keluar untuk menemui Mereka bertiga hendak pamit meninggalkan Mereka.
Mendengar Sekte Pedang Naga akan di serang, Min Tai ingin membantunya, Ia juga sudah memulihkan tenaga dan luka-lukanya. Ia sangat dekat dengan Patriak Sekte Pedang Naga dan menganggapnya sebagai Saudara. Akan tetapi, Ia tidak mungkin kesana, apalagi Ia juga harus melindungi Tuan Putri karena janjinya kepada Raja Sin sebelum Ia di bunuh oleh Tetua dari Klan Su.
Han Zhie menawari Mereka untuk hidup di Desa Pelangi, Merekapun menyetujuinya karena sebenarnya Mereka tidak ingin lagi mengurusi urusan kepemerintahan.
Sin Yuqie dan Duan Pei kemudian memasuki sebuah lingkaran mantra yang di buat oleh Han Zhie, sedangkan Min Tai akan pergi membantu Sekte Pedang Naga bersama Han Zhie. Mereka tertegun, tetapi hanya diam melihat mantra yang di buat oleh Han Zhie.
Han Zhie dan Min Tai kemudian melesat ke arah Sekte Pedang Naga. Empat hari berlalu tiada henti Mereka melesat, Mereka berdua akhirnya sampai di depan Gerbang Sekte Pedang Naga. Dengan lencana yang di berikan oleh Yu Wuhen, Mereka dapat dengan mudah memasuki Gerbang Sekte yang di jaga oleh beberapa Penjaga. Beberapa Penjagapun mengenali Min Tai.
Penjaga pintu yang mengenal Min Tai mempersilahkan Mereka masuk untuk menemui para Tetua tanpa rasa curiga sama sekali.
Tetua yang melihat Min Tai menyuruh salah satu muridnya pergi ke bukit tertinggi di belakang Sekte untuk memberitahu Patriak.
Para Tetua berpikir tidak ada yang selamat dari Sekte Gunung Agung. Tetapi, melihat Min Tai yang berhasil selamat, Mereka sangat senang dan menyambut Min Tai.
Min Tai ingin menceritakan kejadian di Kerajaan Sin Wu, tetapi Ia mengurungkan niatnya karena sesuatu yang sangat mendesak yang Han Zhie harus sampaikan kepada Patriak dan Tetua Sekte Pedang Naga.
__ADS_1
Tidak beberapa lama, Patriak datang ke Aula Pertemuan. Ia langsung memeluk Min Tai.
"Saudara Tai, Maaf karena Aku tidak bisa membantumu, Aku hanya mendengar kabar tentang kehancuran Sektemu" Ucap Patriak Liang Feng.
"Aku kira Kau sudah Tewas, Aku sangat senang melihatmu" Lanjutnya.
"Sudahlah Saudara Feng, Kau tak perlu merasa bersalah seperti itu, Kita bisa membicarakan itu nanti, saat ini ada hal yang lebih mendesak tentang Sektemu, Tuan Muda ini akan menyampaikannya padamu, Aku ke sini hanya ingin membantumu" Balas Min Tai kemudian mempersilahkan Han Zhie berbicara dengan Patriak Liang Feng dan para Tetua Sekte.
"Baiklah silahkan Kalian berdua duduk terlebih dahulu" Jawab Patriak Liang Feng menyuruh Mereka berdua duduk.
Han Zhie kemudian menceritakan tentang penyerangan yang akan di lakukan oleh Sekte Mawar Hitam dan Sekte Hitam lainnya beberapa hari lagi.
"Anak Muda, dari mana Kau mendapatkan informasi tersebut?" Tanya Patriak belum begitu percaya tentang kebenaran informasi yang di sampaikan Han Zhie, dan para Tetua juga merasakan hal yang sama dengan Patriak Sektenya, terlebih lagi penampilan Han Zhie yang sangat mencurigakan.
"Tidak begitu penting darimana Aku mendapatkan informasi tersebut, tetapi terlepas dari benar atau tidaknya informasi tersebut, Ku harap Patriak dan Tetua tetap waspada dan mempersiapkan diri. Aku sendiripun tidak melihat pergerakan pasukan dalam jumlah banyak ketika datang ke sini" Balas Han Zhie meminta agar Sekte Pedang Naga tetap waspada karena Han Zhie meyakini informasi tersebut benar adanya.
Patriak dan Tetua Sektepun menyetujui saran dari Han Zhie setelah mengetahui bahwa Han Zhie bukan bagian dari Orang yang jahat dari cerita Min Tai. Mereka kemudian meningkatkan Penjagaan Sekte, Pasukan elit dari bukit Pedang Naga di kerahkan mengamati wilayah di sekitar Sekte.
Han Zhie menyampaikan tentang Sekte Mawar Hitam yang mengirim lebih dari lima ribu pasukan, sedang dari Sekte lain, Ia tidak mengetahui peta kekuatan Mereka dan pasukan yang Mereka bawa untuk menyerang Sekte Pedang Naga.
__ADS_1