Pendekar Pedang Hantu Kematian

Pendekar Pedang Hantu Kematian
Memasuki Area Dalam Sekte Edelweiss


__ADS_3

Han Zhie bingung harus di apakan barang-barang milik para Pendekar yang akan mengikuti Kompetisi.


"Apa-apaan para Pendekar itu?" Gumamnya.


Fu Shang memberikan Keranjang cadangannya kepada Han Zhie. Keranjang cadangan itu menyatu karena Dia tumpuk di bawah keranjang yang sudah penuh dengan tas milik para Pendekar.


"Hei kenapa bengong? Cepat jalan !!! Nanti Kita terlambat" Ucap salah satu Pendekar melihat kebengongan Han Zhie.


"Kak, kenapa bengong? Ayu jalan" Sahut Fu Shang.


"Ayu" Jawab Han Zhie tidak banyak berkomentar dan akhirnya membawa keranjang penuh dengan tas sama seperti Fu Shang.


Mereka kemudian pergi dari Kota Bulu Merak menuju ke Sekte Edelweiss yang dapat di tempuh dalam waktu lima jam perjalanan biasa. Han Zhie dan Fu Shang berjalan di belakang ratusan Pendekar bersama dengan dua Pendekar Muda yang mengawasi Mereka. Mereka berjalan di jalan setapak melewati hutan.


**


Para Pendekar berjalan biasa karena Kompetisi tahun lalu ribuan Orang tersisih sebelum memasuki Sekte. Mereka berlari mengitari Sekte Edelweis yang sangat luas. Dari sekitar puluhan ribu Pendekar Muda, hanya seribu Orang yang berhak mengikuti kompetisi dan memasuki Sekte Edelweis.


Mereka berlari mengitari sekte, seribu Pendekar Muda yang mampu berlari paling lama dapat memasuki Sekte. Mereka berlari selama berminggu-minggu mengitari Sekte tanpa henti karena tidak ingin tersisih.


**


Di tengah perjalanan, Ling kembali setelah mengamati di kedalaman Hutan Kabut Hitam. Han Zhie menyuruhnya untuk memberitahukannya nanti saja.


"Adik Shang, apa Kau benar-benar tidak ingin melihat Kompetisi ini?" Tanya Han Zhie kepada Fu Shang.


"Sebenarnya Aku ingin melihatnya, tapi, mana bisa Orang sepertiku memasuki Stadion Sekte Edelweiss? Kakakpun sepertinya akan sulit jika ingin menyaksikan Kompetisi itu" Jawab Fu Shang mengingat Han Zhiepun tidak di perkenankan memasuki Menara Cahaya.

__ADS_1


"Tenang saja, kali ini Kakak akan langsung menunjukkan lencana milikku" Balas Han Zhie kemudian mengeluarkan sebuah lencana Sekte Naga Langit yang di berikan oleh Patriark Wan Ming.


"Lencana apa itu Kak?" Tanya Fu Shang.


"Nanti Kau akan mengetahui betapa tingginya kedudukkan Kakakmu ini" Jawab Han Zhie membuat Fu Shang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Dan Kau akan melihat para Pendekar itu bermuka kecut" Lanjut Han Zhie menunjuk para Pendekar di depannya.


"Apa maksudmu? Hentikan bualanmu" Umpat Fei Ni yang berjalan bersama Mereka.


"Kita sudah tertinggal jauh, Kalian malah santai dan enak mengobrol" Sahut Siang Ki menunjuk ratusan Pendekar Muda yang berjalan di depan Mereka.


"Kenapa Kalian berdua tidak menyusul Mereka saja?" Umpat Han Zhie.


"Hahaha. Kalian pikir Kami sebodoh itu? Meskipun Kami harus menolong Orang-orang seperti Kalian, tetapi Kamipun harus selalu waspada" Jawab Fei Ni jujur.


"Terserah Kalian sajalah, lagian Kami juga tidak berminat dengan barang-barang murah seperti ini" Balas Han Zhie sambil menengok ke belakang menunjukkan tas-tas milik para Pendekar di Keranjangnya.


Tidak seperti tahun sebelumnya, Mereka langsung di suruh memasuki area Sekte.


"Kak, gimana ini Kak? Apa Kita harus masuk juga?" Tanya Fu Shang kepada Han Zhie.


"Tentu saja harus masuk, Kita sudah sampai di sini" Jawab Han Zhie.


Mereka berdua kemudian memasuki area Sekte mengikuti para Pendekar yang menitipkan tasnya kepada Mereka bersama dengan Siang Ki dan Fei Ni yang mengawasi bawaan Mereka tanpa halangan yang berarti.


Orang-orang yang tidak mengikuti kompetisi di arahkan ke sebuah bangunan dan tembok pertahanan yang tinggi untuk menonton.

__ADS_1


Sedangkan puluhan ribu Pendekar di arahkan ke sebuah padang rumput Sekte yang sangat luas. Padang rumput itu merupakan halaman sebelum memasuki area dalam dari Sekte Edelweiss dimana Mereka akan berkompetisi. Area dalam Sekte itu memiliki beberapa Restoran, Penginapan, Pasar Sumberdaya, Stadion megah, dll. Sekte itu di desain sedemikian rupa karena di tunjuk oleh Aliansi Perdamaian sebagai tempat Kompetisi atau seleksi calon murid dari Sekte Aliansi Perdamaian.


Salah Seorang Tetua menjelaskan jika Kompetisi hanya akan di ikuti oleh seribu Pendekar Muda. Seribu Pendekar Muda pertama yang berhasil memasuki pintu ke area dalam Sekte Edelweiss berhak mengikuti kompetisi.


Mereka boleh melakukan cara apapun untuk dapat memasuki area dalam Sekte. Boleh saling menghalangi, saling serang, saling berkelompok, atau melakukan cara apapun tetapi di larang membunuh.


Setelah Tetua selesai memberikan arahan dan menyuruh Mereka memasuki area dalam Sekte Edelweiss, Mereka langsung berebut berlarian saling hajar, saling menghalangi, saling serang menuju ke sebuah pintu area dalam Sekte tersebut.


Di pintu itu sudah menunggu beberapa Tetua dari Sekte Edelweiss dengan membawa cap stampel. Seribu Pendekar muda pertama yang memasuki area inti Sekte akan di stampel tangannya dengan nomor urut satu sampai seribu. Nomor itu yang akan digunakan calon murid Sekte Aliansi Perdamaian mengikuti Kompetisi.


Seribu Orang pertama sudah memasuki area dalam Sekte dan yang tersisih juga di persilahkan memasuki area itu jika ingin menonton Kompetisi. Han Zhie, Fu Shang dan Orang-orang yang akan menontonpun memasuki area dalam Sekte Edelweiss.


Mereka semua berkumpul di area dalam. Sebuah stadion yang sangat besar menanti Mereka di dalam Sekte.


Para Peserta dan Penonton bebas menggunakan fasilitas apapun dan tentunya harus merogoh kantong Mereka, Sekte Edelweisspun secara dadakan menjadi seperti pasar yang ramai menjual berbagai macam barang dan makanan. Han Zhie dan Fu Shang menuju ke sebuah Restoran dan akan menunggu para Pendekar Muda mengambil tas-tas Mereka di depan Restoran sebelum Mereka yang berhasil lolos memasuki Arena Kompetisi dan yang tersisih memasuki arena Penonton di Stadion.


Kompetisi kali ini hanya akan di lakukan satu hari mengingat kondisi yang belum aman di Kekaisaran Qing akibat Beast spirit dari Hutan Kabut Hitam, dan tidak seperti tahun sebelumnya pula, di kabarkan semua perwakilan dari Aliansi Perdamaian akan menghadiri kompetisi kali ini.


Para Pendekar muda dan penonton yang berlalu lalang di kejutkan dengan kedatangan puluhan Beast yang terbang melesat menuju ke Sekte Edelweiss.


Dari atas Menara terdengar Seseorang berteriak.


"Telah hadir Tetua Ni Qiaoyi dari Sekte Tujuh Bidadari, Tetua Wu Zetian dari Sekte Seribu Nirvana, beserta beberapa Murid dari Sekte Mereka. Harap beri jalan untuk Mereka"


Wussss


Wussss

__ADS_1


Wussss


Puluhan Beast Spirit Burung Merak dengan ekor, sayap, dan bulu-bulunya yang sangat indah, Singa terbang berarmor emas milik Tetua Qiaoyi, Tetua Wu Zetian, Puluhan Murid Perempuan dari Sekte tujuh Bidadari, dan Puluhan Murid laki-laki dari Sekte Seribu Nirvana turun dari atas langit di dalam Stadion. Tidak berapa lama Mereka keluar dari dalam Stadion menuju ke aula perjamuan Sekte Edelwiess.


__ADS_2