
Setelah berpamitan dengan Ibunya, Han Zhie pergi dari Desa Pelangi dan sekarang Dia sudah berada di depan air terjun. Ia menggerak-gerakkan tangannya kemudian melompat memasuki air terjun.
Di Istana Kekaisaran.
Beberapa hari sudah Kaisar Mo, Ryurong, Xinfeng, dan juga Ryuyie sangat penasaran dengan apa yang di lakukan Han Zhie di kamarnya. Begitupun dengan para penjaga yang berjaga di pintu kamar tempat Han Zhie menginap di Kekaisaran. Mereka juga khawatir karena beberapa hari Han Zhie tidak kunjung keluar dan tidak ada suara apapun dari dalam kamar.
Mereka ingin memasuki kamar Han Zhie, akan tetapi mengurungkan niatnya mengingat Han Zhie tidak membolehkan siapapun memasuki kamarnya, bahkan menyuruh Kaisar menempatkan Penjaga di depan kamarnya.
Ryuyie yang amat sangat penasaran memberanikan diri memasuki kamar Han Zhie. Para Penjaga hanya diam membiarkannya masuk tidak mencegahnya. Selain Mereka khawatir dengan Han Zhie karena tidak ada tanda-tanda seseorang di dalam kamar, Mereka juga sama-sama penasaran seperti Putri Ryuyie. Karena rasa penasaran, Penjaga mengambil resiko jika saja Han Zhie murka karena membiarkannya masuk ke dalam kamarnya.
Sebenarnya Han Zhie tidak begitu mempermasalahkan jika Seseorang memasuki kamarnya. Ia hanya memastikan agar tidak ada seorangpun yang memasuki Formasi Ruang Hantu yang Ia buat di dalam kamar.
Putri Ryuyie yang sudah memasuki kamar Han Zhie tidak percaya bahwa tidak ada siapapun di dalam kamar, Ia hanya melihat sebuah lingkaran formasi yang sedikit mengeluarkan cahaya biru putih dan sangat aneh baginya karena baru pertama kali melihatnya.
"Apa ini?" Gumamnya dalam hati.
"Bocah ini kurang ajar sekali menyuruh penjaga menjaga kamar kosong. Huftt,,, bahkan ayah, ibu, dan juga kakak sering menguping di balik pintu hanya untuk mendengar sedikit suara memastikan Dia baik-baik saja. ternyata apa? bocah itu tidak ada di sini, benar-benar menjengkelkan sekali" Lanjutnya bergumam.
Ia melihat-lihat aneh lingkaran bercahaya biru putih seperti langit terang. Tangannya Ia julurkan ingin meraba lingkaran tersebut.
Tiba-tiba
Brukkkk
Han Zhie muncul dari lingkaran pintu formasi ruang hantu menabrak Ryuyie yang berdiri di depan pintu formasi ruang hantu tersebut dan Mereka berdua jatuh ke lantai.
"Eh apa-apaan ini" Ucap Ryuyie di bawah tubuh Han Zhie yang menindihnya.
"Sial, kenapa si bawel ini berada di depan pintu formasi" Gumam Han Zhie di dalam hati sambil melihat wajah cantik Ryuyie yang berubah sedikit merona kemerahan menahan malu di lihat para Penjaga.
"Minggir Kau" Perintah Ryuyie sambil mendorong dada Han Zhie menjauh dari tubuhnya yang tertindih.
__ADS_1
"Gawat" Gumam Han Zhie melihat Ryuyie seperti menjadi murka dengannya.
"Rasakan ini" Teriak Ryuyie menendang dada Han Zhie, membuatnya terpental ke belakang.
'Uhuk uhuk" Reflek Han Zhie terbatuk-batuk sambil memegangi dadanya yang tidak sakit.
"Dasar bocah mes**. Lingkaran apa itu tadi?" Ucapnya dan bertanya kepada Han Zhie tentang lingkaran yang barusan Ia lihat.
"Bukan apa-apa hanya sedikit formasi yang Aku ketahui"
"Sudahlah, cepat keluar. Ayah, Ibu, dan Kakak sangat khawatir denganmu"
Penjaga yang melihat Mereka terkejut sekaligus tertawa. Mereka terkejut melihat Han Zhie tiba-tiba muncul dari lingkaran aneh yang baru pertama kali Mereka lihat, dan tertawa melihat Putri Ryuyie yang berbeda dari biasanya. Putri Ryuyie pendiam kepada yang lainnya dan terlihat anggun terhormat, tetapi dengan Han Zhie Ia terlihat begitu cerewet.
Ryuyie meninggalkan Han Zhie keluar dari kamarnya, Han Zhie menyusul di belakangnya. Ia melihat penjaga tidak berani menatapnya.
Penjaga itu takut jika Han Zhie memarahinya karena membiarkan seseorang memasuki kamarnya. Han Zhie kemudian menyuruh Mereka pergi tidak perlu lagi berjaga di depan kamarnya.
"Tabib kecil, Kau sudah keluar. Ayu sini Kita makan bersama" Ucap Kaisar setelah melihat Han Zhie.
"Iya, ada lalat yang mengganggu jadi Aku keluar" Jawab Han Zhie, dan Ryuyie hanya memonyongkan bibirnya mendengar Ia di sebut sebagai lalat.
"Ayu adik kecil. Sini duduk di sampingku" Pinta Xinfeng mempersilahkan Han Zhie.
"Sini sini tabib kecil Ibu suapin, Kau pasti lapar tidak makan berhari-hari" Sahut Ryurong setelah Han Zhie duduk di meja makan.
"Ibu, apa yang Kau lakukan? Biarkan Dia makan sendiri, Dia mempunyai tangan, Suapin Aku saja aaaa" Sahut Ryuyie kesal Ibunya sangat memperhatikan Han Zhie dan mengacuhkannya.
Han Zhie bergidig geli melihat tingkah Ryuyie.
"Kenapa Kau?" Ujar Ryuyie.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, hanya saja Kau seperti bayi. Yang mulia suapi saja bayi tua itu" Ucap Han Zhie membuat Kaisar, Ryurong, dan Xinfeng menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Han Zhie dan Ryuyie.
"Bilang saja kalau Kau iri" Balas Ryuyie.
"Aku juga habis bertemu Ibuku dan sudah puas di suapi olehnya" Jawab Han Zhie membuat Ryuyie gantian bergidig geli mendengarnya. Begitupun dengan Xinfeng karena barusaja Han Zhie mengatai Ryuyie seperti bayi.
"Kenapa Kau?" Lanjut Han Zhie melihat Ryuyie.
"Siapa yang bayi tua sekarang?" Balas Ryuyie. Han Zhie mengerutkan keningnya menyadari apa yang sudah ia ucapkan.
"Sudah sudah Kalian ribut terus kapan Kita makannya. Zhie'er, Kau jangan panggil yang mulia, panggil saja Bibi. Kalau Kau mau Aku juga tidak masalah jika dipanggil Ibu, ckckck" Sahut Ryurong membuat Ryuyie tersedak.
"Baiklah Bibi" Jawab Han Zhie.
"Aku juga, tidak masalah di panggil Ayah, ckckck" Sahut Kaisar membuat Ryuyie semakin aneh wajahnya, seperti Mereka berdua berusaha menjodohkannya.
"Aku akan memanggil Paman saja"
"Apa Kau juga ingin di panggil Kakak?" Tanya Ryuyie kepada Xinfeng yang barusaja akan bersuara. Xinfengpun mengangguk menggoda Ryuyie membuat Ryuyie dan Han Zhie tersedak dengan tingkah Mereka bertiga.
"Adik kecil, Kau panggil Aku Kakak saja. mungkin Aku akan membuang adik perempuanku ini jika Kau menjadi adikku" Canda Xinfeng membuat Ryuyie kesal.
Kaisar dan Ryurong hanya menggelengkan kepalanya sekaligus senang seperti mendapatkan keluarga baru.
Han Zhie mengatakan bahwa Ia kembali ke Desa Pelangi sesaat sebelum Mereka menyelesaikan makannya.
Setelah usai makan, Han Zhie kemudian berbicara dengan Kaisar dan ada Xinfeng juga disana, sedangkan Ryurong bersama Ryuyie pergi entah kemana.
Han Zhie menanyakan tentang Klan pengkhianat di Ibukota dan menyampaikan informasi yang Ia ketahui.
Kaisarpun tidak berbicara panjang lebar karena sudah mengetahui Klan mana saja yang menjadi Pengkhianat, dan hal itu akan di bahas saat perkumpulan Patriak dan Tetua Sekte yang mungkin beberapa saat lagi akan sampai di Istana Kekaisaran. Kaisar menyuruh Han Zhie mengikuti pertemuan itu untuk membahas tentang pengkhianatan dan pemberontakan lebih lanjut. Han Zhiepun menyetujuinya karena ingin mengetahui lebih banyak tentang pemerintahan dan kekuasaan yang melahirkan banyak tindak kejahatan berdasarkan informasi yang sudah Ia dengar.
__ADS_1
Han Zhie kemudian pamit ingin melihat-lihat area Istana Kekaisaran yang belum sempat Ia jelajahi. Kaisar menyuruh Xinfeng menemani Han Zhie dan istirahat melakukan latihan, tetapi Han Zhie menolaknya karena Xinfeng juga akan latihan tertutup dan tidak ingin merepotkan Xinfeng.