
Kesalahpahaman Han Zhie dan Murid bertopeng dari Sekte Bambu Kuning terselesaikan tatkala Kaisar yang sudah berhasil menewaskan salah satu Tetua dari Klan Xiang berusaha membantu Han Zhie menghadapi Murid bertopeng emas.
Mengetahui Han Zhie ada di pihak Kaisar karena Kaisar membelanya, murid bertopeng emas itupun mengakhiri kesalahpahamannya dengan Han Zhie. Begitupun dengan Han Zhie yang sudah mengetahui bahwa Mereka berusaha melindungi Keluarga Kaisar. Akan tetapi Kaisar dan Han Zhie belum begitu mempercayai Mereka.
"Kau tampaknya salah paham dengan Kami" Ucap Pria bertopeng emas kepada Han Zhie setelah melihat Kaisar berusaha membantunya.
"Kami hanya ingin menjaga Permaisuri dan Tuan Putri" Lanjutnya.
"Siapa Kau?" Tanya Kaisar.
"Kami dari Sekte Bambu Kuning, baru saja di suruh Tetua untuk melindungi Kaisar dan Keluarga Kaisar" Jawab Pria bertopeng Emas.
"Sekte Bambu Kuning?" Gumam Kaisar tidak mengetahui tentang Sekte yang bernama Bambu Kuning. Begitupun dengan Han Zhie yang baru mengetahui adanya Sekte Bambu Kuning, yang Mereka tahu namanya terdengar mirip dengan Paviliun Bambu Kuning.
"Apa maksudmu Paviliun Bambu Kuning?" Sahut Han Zhie bertanya.
"Kami berasal dari sebuah Sekte, mungkin tanpa sengaja hanya sedikit mirip dengan nama Paviliun Bambu Kuning" Jawab Pria bertopeng. Ia juga tidak mengetahui Patriaknya dan Pemilik dari Paviliun Bambu Kuning adalah Orang yang sama karena tidak pernah melihatnya.
"Baiklah kalau memang seperti itu, maaf karena tiba-tiba menyerang Kalian" Ucap Han Zhie kepada Pria bertopeng perak.
"Aku hanya sedikit waspada dan khawatir dengan keselamatan Permaisuri dan Tuan Putri, maaf karena Aku mengira Kalian akan membahayakan Mereka berdua" Lanjutnya.
"Kami juga minta maaf karena belum sempat memberi tahu Kaisar dan yang lainnya akan kedatangan Kami, Kami melihat keributan, jadi menunggu kesempatan untuk menemui Kaisar" Balas Pria bertopeng.
"Aku akan menjelaskannya nanti setelah keributan kecil ini selesai" Lanjutnya.
Meskipun Mereka hanyalah murid-murid dari Sekte Bambu Kuning, setidaknya pria bertopeng perak memiliki kemampuan setara dengan Tetua Sekte dan pria bertopeng emas setara dengan Patriak. Dengan Teknik dan jurusnya yang tinggi, beberapa dari Mereka bahkan juga mampu melampaui Tetua dan Patriak.
##
Sekte bambu kuning setidaknya memiliki lima puluh murid bertopeng emas, sepuluh ribu murid bertopeng bambu perak, dan lima belas ribu lainnya merupakan murid yang terbilang masih lemah. Dengan pelatihan fisik khusus dan waktu yang lama hanya untuk naik ke level kultivasi berikutnya, murid-murid Sekte bambu kuning melampaui Pendekar biasa dengan tingkatan yang sama.
Murid tanpa topeng dapat memperoleh topeng bambu perak jika berhasil mengalahkan salah satu dari murid bertopeng bambu perak, begitupun murid bertopeng bambu perak dapat memperoleh topeng bambu emas jika berhasil mengalahkan murid bertopeng bambu emas. Mereka akan berganti posisi dengan yang berhasil mengalahkannya.
__ADS_1
Murid-murid Sekte bambu kuning bersaing keras demi dapat mengenakan topeng bambu yang lebih tinggi tingkatannya. Hampir setiap hari di sekte bambu kuning terjadi pertarungan untuk memperebutkan topeng yang menunjukkan kehebatan dan kemampuan para Murid Sekte.
Di atas topeng bambu emas terdapat lima Tetua dengan topeng bambu kuning. Murid bertopeng bambu emaspun dapat menantang Mereka untuk menjadi Tetua dan mengenakan Topeng bambu kuning.
Sedangkan Patriak Mereka Yun Yintai tidak ada satupun Murid yang pernah melihat wajahnya dan para Tetuapun belum ada yang berani menantangnya untuk menggeser posisi Yun Yintai sebagai Patriark.
Yun Yintai bertindak semaunya dan jarang pergi ke Sektenya. Sesekali Ia pergi ke sana dengan topeng emas, terkadang topeng perak, terkadang juga topeng Bambu kuning, topeng yang menjadi kesukannya saat ke Sekte ialah sebuah topeng kertas yang Dia temukan di pasar. Kertas itu Dia gambar sendiri menggunakan tinta seperti bentuk muka.
Beberapa kali Yun Yintai pergi ke Sekte menggunakan topeng kertas, beberapa Muridpun mengetahui kalau Orang aneh yang menggunakan topeng kertas ke Sekte Mereka adalah Patriak Mereka.
Setiap kali Ia datang ke Sekte, Ia mengumpulkan para murid bertopeng emas dan menyuruh Mereka untuk mengeroyoknya.
Meskipun terdengar mengeroyok, tapi Merekalah yang sebenarnya akan disiksa. Setiap kali Mereka mengeroyok, Merekalah yang babak belur dan berterbangan ke sana kemari di hajar olehnya.
##
Han Zhie sempat tercengang dengan kemampuan pria bertopeng Perak. Jika hanya melawan satu, mungkin Ia sanggup melumpuhkannya, tetapi jika harus menghadapi tiga sekaligus Iapun hanya bisa memojokkan Mereka.
Han Zhie tentu tidak menggunakan seluruh kemampuannya, begitupun dengan tiga Pria bertopeng perak. Jika Mereka mengerahkan segenap kemampuannya beberapa bangunan mungkin sudah hancur parah terkena berbagai macam jurus dan teknik tingkat tinggi Mereka.
"Ehm. Dia tidak lemah ya?" Gumam Ryurong bertanya menggoda kepada Ryuyie. Ryuyie pun tersadar dari rasa tidak percayanya saat melihat Han Zhie beradu jurus dengan tiga pria bertopeng perak yang sangat hebat baginya. Ia terpana dan melongo melihat kemampuan Han Zhie saat bertarung dengan tiga orang bertopeng perak.
Gumam Ibunya membuat Ia tersadar dan tersedak mengingat sesaat yang lalu Ia berkata tidak menyukai Orang yang lemah.
"Aku tidak menyukai pria dengan mulut yang kasar" Balas Ryuyie kepada Ibunya.
"Bukankah Kau yang sedikit pendiam juga kasar dan sangat cerewet terhadapnya?" Jawab Ryurong.
"Kamu sangat cocok dengannya" Lanjutnya.
"Aku juga tidak menyukai pria berusia di bawahku" Ucap Ryuyie membuat Ryurong mengerutkan keningnya.
"Tapi Dia tampan, wajahnya juga terlihat dewasa" Balas Ryuyong terus mencecar Putrinya.
__ADS_1
"Aku juga tidak tertarik dengan Pria tampan dan Dewasa" Lanjut Ryuyie terus menyangkal Ibunya membuat Ibunya semakin berusaha menggodanya.
"Apa maksudmu Dia Tampan?"
"Jelek"
"Berarti Dia Tipemu"
"Bukan begitu maksudku"
"Kenapa Kau tidak menyukai Pria Tampan?"
"Pria Tampan kebanyakan hidung belang"
"Sepertinya Dia juga bisa di andalkan dan mampu melindungimu "
"Ibu hentikan,,, Aku juga tidak menyukai Pria mes**"
"Putriku saja yang berpikiran seperti itu"
"Memang Dia Pria mes**"
"Terserah Kau saja. Tapi Dia tidak seperti Putra Kaisar Bing"
"Ibu cukup, Dia bahkan tidak melirikku sama sekali" Balas Ryuyie kesal dengan Ibunya.
"Aku akan menemui Kakak dan Jenderal Lang untuk memberitahukan keributan ini" Lanjutnya kemudian bergegas pergi meninggalkan Ibunya. Ryurong hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum mendengar ucapan Ryuyie. Ibunyapun mengikutinya dari belakang bersama beberapa Prajurit dan juga tiga Pria bertopeng perak yang melihat Mereka meninggalkan area pelatihan untuk menjaga Mereka.
Kaisar yang mengetahui hal itu meminta tolong kepada Patriak Li Ningfei dan Tetua Xue Yurie dari Sekte Bunga Es yang sudah tidak lagi bertarung untuk mengikuti Mereka. Ia masih belum begitu mempercayai Orang-orang bertopeng karena kemunculan Mereka yang tiba-tiba dan juga sangat mengkhawatirkan keselamatan Istri dan Putrinya.
Tetua Cheng berhasil menggunakan tekniknya kepada Xiang Lang dan menebas kepalanya. Han Zhie yang melihat itu seketika ingin belajar ilmu itu dari Tetua Cheng. Menurutnya, Teknik itu lebih hebat dari ilmu totoknya yang pernah dipelajari dari Tetua Cheng yang hanya sekedar membuat Seseorang tidak bisa bicara.
"Nampaknya teknik itu bagus juga jika di praktekan kepada Tuan Putri Cerewet dan banyak tingkah itu" Gumamnya sambil membayangkan Ryuyie yang sangat cerewet.
__ADS_1
"Sepertinya lebih baik Dia jadi patung jika mengingat ocehannya hahaha" Lanjutnya bergumam sambil terkekeh.