Pendekar Pedang Hantu Kematian

Pendekar Pedang Hantu Kematian
Rencana Besar di Balik Pemberontakan


__ADS_3

Di kediaman Klan Mo, salah satu seorang mata-mata sedang memberitahukan tentang Klan Xiang yang sudah bergabung dengan para Klan Pengkhianat. Patriak Mo Guangzhoupun menyuruh para Tetua untuk bersiap diri menghadapi Pemberontakan.


Patriak Guangzhou kemudian menyuruh salah satu Tetua menyampaikan kepada Patriak Klan pendukung Kekaisaran untuk menyampaikan informasi berpihaknya Klan Xiang terhadap para Klan Pengkhianat.


Dengan bertambahnya kekuatan dari Klan Xiang, jumlah dan Kekuatan Klan pendukung sudah kalah telak di banding dengan Klan Pengkhianat.


Patriak Klan Mo juga menyuruh beberapa Tetua dan ribuan Orang-orangnya menyebar mengamankan Ibukota tanpa sepengetahuan penduduk Ibukota di luar jangkauan wilayah para Klan Pengkhianat sambil terus mengawasi pergerakan Mereka di Ibukota.


Patriak memerintahkan Tetua yang akan memberi Informasi tentang bergabungnya Klan Xiang dengan Pengkhianat agar menyuruh Klan Pendukung untuk waspada dan meningkatkan keamanan di Klan Mereka masing-masing dan juga agar Patriark Mereka segera menuju ke Istana.


Pengkhianatan dan Rencana pemberontakan dari beberapa Klan bukan lagi menjadi sebuah rahasia di Ibukota Kekaisaran. Gesekan sudah terjadi antara Klan Pendukung dan Klan Pengkhianat, perang mata-matapun sudah lama di lakukan oleh kedua belah pihak. Hanya saja, kedua belah pihak masih menahan diri dan masih bergerak dengan sembunyi-sembunyi tidak mau bertindak gegabah.


Berpihaknya Klan Xiang dengan Klan Pengkhianat tentu akan membuat guncangan besar di Ibukota Kekaisaran antara Klan Pendukung dan Klan Pengkhianat yang kebanyakan Markas Klan juga berada di Ibukota Kekaisaran.


Bisa saja Klan Pengkhianat akan menyerang Klan-Klan Pendukung dengan bertambahnya Klan Xiang berada di pihak Mereka, hal itu juga mungkin akan memicu perang antar Klan atau lebih parahnya lagi Pemberontakan besar-besaran bersama dengan Sekte Aliran hitam yang mendukung Mereka akan segera Mereka lakukan.


Di tengah perbincangan Patriak Klan Mo, salah seorang Prajurit utusan dari Kaisar datang untuk menyampaikan perihal keributan di Istana dengan Xiang Lang dan Orang-orang dari Klan Xiang.


Mendengar Hal itu dan Tanpa basa-basi Patriak segera menuju ke Istana bersama dengan beberapa Tetua.

__ADS_1


Di Istana Kekaisaran,


Satu demi satu Orang-orang dari Klan Xiang berhasil di kalahkan oleh Patriak, Tetua, Kaisar, Jenderal, dan para Prajurit.


Ada sekitar tujuh Sekte yang masing-masing di wakili oleh Patriak ataupun Tetua (selain Sekte Pedang Suci) yang sudah hadir akan melakukan pertemuan untuk membahas pengkhianatan beberapa Klan, di antara Sekte yang sudah hadir ialah Sekte Pedang Naga, Sekte Bunga Es, Sekte Seribu Lembah, Sekte Harimau Putih, Sekte Teratai Emas, Sekte Bulan Sabit, Sekte Ular Hitam dari aliran hitam. Sedang satu Sekte lagi masih belum hadir.


Ditambah banyaknya Patriak dan Tetua Pendukung Kekaisaran, mengalahkan beberapa Tetua dan ratusan Orang dari Klan Xiang merupakan hal mudah bagi pihak Kekaisaran.


Beberapa Prajurit mengalami luka serius mendapat serangan yang membabi buta oleh Tetua Xiang Li yang menyerang puluhan Prajurit yang berada di tingkat Kultivasi di bawahnya. Tetua Xiang Lipun berhasil dengan cepat tewas di tangan Patriak Sekte Seribu Lembah.


Bersamaan dengan hal itu, ratusan Orang dari Klan Xiang lainnya berhasil di kalahkan. Banyak dari Mereka yang tewas dan hanya sedikit yang berhasil selamat tapi terluka parah dan segera di bawa ke Penjara.


Dahulu murid berbakat yang telah di latih Tetua Cheng bertahun-tahun, Xiang Lang rebut dengan iming-iming sumber daya yang berlimpah dari Xiang Lang.


Setelah keributan kecil usai, Kaisar menyuruh Patriak dan Tetua untuk beristirahat sebelum melanjutkan rencana pertemuan yang telah tertunda, sedangkan Ia akan berbicara dengan Pria bertopeng emas.


Patriark Guangzhou yang telah sampai di Istana menemui Kaisar yang sedang bersama Pria bertopeng emas. Patriark Guangzhou sendiri merupakan Ayah dari Kaisar. Mereka membahas tentang Klan Xiang yang sudah memihak Pengkhianat sebelum keributan kecil di area pelatihan Istana Kekaisaran dan pemberontakan yang kemungkinan besar akan segera di lakukan oleh para pengkhianat setelah berpihaknya Klan Xiang yang akan membuat kekacauan di Ibukota dan Istana Kekaisaran.


Kaisar dan Ayahnya belum mengetahui, jika Pemberontakan itu merupakan awal dari kekacauan yang akan di lakukan Sekte aliran hitam yang memanfaatkan Klan Su dan lainnya.

__ADS_1


##


Pemimpin tertinggi dari Sekte aliran hitam yang mendukung Klan Pengkhianat yang sudah lama tidak muncul menyuruh beberapa Sekte aliran hitam di bawah kendali Mereka untuk seolah menuruti kemauan Klan, padahal Mereka telah mempersiapkan rencana Mereka sendiri untuk membuat kekacauan di seluruh wilayah Kekaisaran Mo.


Beberapa Assassin Mereka sewa untuk membunuh keluarga Kaisar untuk mempercepat perang antar Klan dan sekte di Ibukota. Mereka akan memfitnah Klan Su dan yang lainnya agar Kaisar marah dan perangpun pecah sehingga mempercepat rencana Mereka.


Nyatanya, sebelum Mereka melakukan hal itu, Klan Xiang dan Sekte Pedang Suci sudah memihak para pengkhianat sehingga Mereka tidak perlu bersusah payah mempercepat perang antara pihak Istana dan Klan Pengkhianat karena pemberontakan sebentar lagi meletus.


Di saat perang meletus di Ibukota dan beberapa Sekte sibuk dengan hal itu, beberapa dari Mereka akan mengadu domba Desa-Desa, Kota, Sekte, dan Klan-Klan agar saling mencurigai dan bertarung satu sama lain, membuat sebuah Negeri yang bar-bar yang penuh dengan peperangan, pembunuhan, dan saling menghancurkan seperti ratusan tahun yang lalu.


Beberapa Sekte yang tidak menerima di bentuknya Kekaisaran oleh Aliansi Perdamaian sejak ratusan tahun silam yang berkumpul di wilayah Kekaisaran Mo mengumpulkan kekuatan dan menyusun rencana untuk kembali merasakan masa lalu.


##


Han Zhie bersama Patriark Liang Feng dan Tetua Cheng di kebun di belakang Istana. Ia meminta di ajari beberapa teknik hebat dari Tetua Cheng.


Tetua Cheng pamer bahwa Ia memiliki beberapa Teknik selain yang sudah di ketahui oleh Han Zhie membuat Han Zhie semakin ingin mempelajari Teknik-teknik milik Tetua Cheng, Teknik itu mungkin mampu di tingkatkan oleh Han Zhie. Tanpa sungkan, tetua Cheng pun mengajari Tekniknya kepada Han Zhie.


Hanya beberapa Teknik yang tidak Ia ajarkan kepadanya, salah satunya ialah Teknik totok tahan lama dan totok membuat seseorang bergairah karena Han Zhie belum menikah. Tetua Cheng berjanji akan mengajarinya nanti kalau Han Zhie sudah Dewasa dan mempunyai kesempatan untuk kembali bertemu, Han Zhiepun hanya menelan ludahnya mendengar Tetua Cheng.

__ADS_1


__ADS_2