
Area pelatihan sedikit demi sedikit mulai bertambah ramai, Ryurong dan Ryuyie yang berada tidak jauh dari sana juga sudah berada di sana setelah mendengar tentang keributan di area pelatihan.
Kaisar, beberapa Patriark dan Tetua Sekte yang sedang berkumpul menunggu perwakilan Sekte Pendukung lainnya di aula pertemuan Istanapun mendengar akan hal itu dan segera pergi ke tempat pelatihan Prajurit.
Di kediaman Klan Xiang tidak jauh dari Istana di Ibukota, Patriak dari Klan Xiang ayah dari Xiang Lang yang mengetahui Xiang Lang ada di Kekaisaran yang mewakili Sekte Pedang Suci untuk menjadi informan dan sedang ribut, menyuruh beberapa Tetua pergi ke Istana bersama dengan ratusan Orang-orangnya. Mereka tentu tidak ingin terjadi apa-apa terhadap Xiang Lang karena mengetahui keras kepalanya dan akan mati-matian membelanya.
Pertarungan tidak terelakkan terjadi antara Tetua Cheng dan Xiang Lang. Para Patriak dan Tetua menyuruh Mereka menghentikan pertarungannya, tetapi Xiang Lang tidak bergeming dan tetap bersikeras ingin melukai Han Zhie, aura membunuhnya juga semakin pekat ingin membinasakan Tetua Cheng. Tetua Cheng terus berusaha menghalaunya.
Orang-orang mulai berdatangan ke tempat pelatihan Prajurit mendengar adanya pertarungan. Sementara Kaisar, Ia amat Murka dengan Xiang Lang dan Tetua Cheng yang berani membuat keributan di Istana Kekaisaran. Ia belum mengetahui bahwa tukang sapu yang membuat Xiang Lang marah dan di bela mati-matian oleh Liang Feng dan Tetua Cheng adalah Han Zhie.
Mereka mulai memperhatikan Han Zhie yang yang terlihat tidak memikirkan Tetua Cheng yang bertarung untuk membelanya. Tanpa Mereka ketahui, Han Zhie sedang mengamati puluhan Orang bertopeng perak dan dua di antaranya bertopeng emas, duduk santai di atas tongkat terbang Mereka masing-masing. Mereka terlihat sedang memperhatikan Ryurong, Ryuyie dan Kaisar yang telah sampai di area pelatihan.
"Ryuyie bukankah itu tabib kecil?" Tanya Ryurong.
"Ya benar bu, Dia bocah mesum itu" Balas Ryuyie.
"Jaga sikapmu itu" Ucap Ryurong sambil memukul kepala bagian belakang Ryuyie karena perkataannya yang tidak sopan dengan Orang yang telah menolongnya.
"Ibu, kenapa Kau memukulku?" Ucap Ryuyie kesal karena Ibunya telah memukul kepalanya.
"Jika Kau terus tidak sopan terhadapnya, Ibu benar-benar akan menjodohkanmu dengannya" Balas Ryurong membuat Ryuyie semakin kesal.
"Cihhh siapa juga yang mau dengan Orang lemah sepertinya" Jawab Ryuyie.
"Masa bodoh, Dia sudah menyelamatkanmu, Dia bukan Tabib biasa" Balas Ryurong.
__ADS_1
Kaisar Mo bersama Patriark, Tetua dan dua orang Jenderalnya pergi menuju ke area pelatihan.
"Hentikan" Teriak Kaisar Mo setelah sampai di area pelatihan berusaha melerai Xiang Lang dan Tetua Cheng.
"Kaisar, Aku hanya ingin memotong beberapa jarinya sebagai ganti pakaianku, tetapi Tetua Cheng menghalangiku. Aku tidak bisa memaafkannya" Ucap Xiang Lang keras kepala ingin melukai Han Zhie.
Ryurong dan Ryuyie mendekat ke arah Kaisar memberitahukan penyebab kemarahan Xiang Lang. Kaisar mengerutkan keningnya setelah mengetahui Han Zhielah Orang yang membuat Xiang Lang marah.
"Xiang Lang, mari Kita ambil jalan tengah, tidak perlu memperpanjang masalah" Ucap Kaisar.
"Tidak ada jalan tengah selain memotong lengannya atau Tetua Cheng mati, baru Aku akan melupakannya" Balas Xiang Lang bersikeras tidak ingin melepaskan Han Zhie begitu saja dan acuh atas dengan Kaisar.
"Akupun tidak akan segan menghadapimu tidak peduli apapun resikonya" Balas Tetua Cheng.
"Kaisar, jangan mencoba menghalangiku jika Kau masih membutuhkan Sekte Pedang Naga dan Klan Xiang berada di barisanmu" Ujar Xiang Lang seolah mengancam akan bergabung dengan para Pengkhianat.
Klan Xiang sebenarnya sudah menentukan pilihannya beberapa waktu yang lalu, Patriak Mereka memutuskan untuk bergabung dengan para Pengkhianat. Sekte Pedang Suci yang selalu berdiam diripun mengirimkan Xiang Lang untuk mencari informasi hasil perkumpulan yang akan di laksanakan. Meskipun aliran Netral, Sekte Pedang Suci tentunya akan bersama dengan Klan Xiang karena Klan Xiang merupakan sumber uang bagi Mereka.
Kaisar yang ingin menjalin hubungan baik, meminta Sekte Pedang Suci dan Klan Xiang untuk mendukungnya atau minimal terus bersikap Netral, mengundang Sekte Pedang Suci untuk menghadiri pertemuan, dan Merekapun baru kali ini mau mengirimkan Seseorang untuk ikut perkumpulan para Sekte Pendukung Kekaisaran tanpa rasa curiga.
"Hanya karena pakaian yang tidak seberapa, apa kalian sungguh akan menumpahkan darah?" Tanya Kaisar.
"Tidak ada hal yang sepele bagi Klan Xiang. Dia telah menyinggungku dengan membela Orang rendahan sepertinya. Bahkan Para Dewa berperang hanya karena memperebutkan Seekor kelinci" Balas Xiang Lang membuat Orang-orang yang mendengarnya geram karena masih tetap bersikeras bahkan setelah kedatangan Kaisar.
"Jika Kau masih bersikeras, maka tidak ada jalan lain selain memaksamu untuk menghentikan keributan ini" Ujar Kaisar kemudian menyuruh beberapa Kapten dan prajurit untuk mengusir Xiang Lang.
__ADS_1
"Apa Kau tidak mau memberi muka kepadaku? Klan Xiang nampaknya sudah meremehkanku dan tidak menghargaiku" Lanjut Kaisar tidak perduli lagi dengan Klan Xiang.
Xiang Lang yang begitu sombong masih terus bersikeras ingin menuntut balas. Ia menjadi sangat murka karena Kaisar dan Sekte Pedang Naga membela Han Zhie. Iapun tidak mau menerima penghinaan itu dan mulai menyerang Prajurit bersama dengan satu Tetua Sekte Pedang Suci dan dua Orang dari Klan Xiang. Beberapa Prajurit berhasil Mereka lukai dan memuntahkan darah terkena pukulan dan tendangan, beberapa lainnyapun terkena sabetan Pedang.
Xiang Lang kemudian kembali menyerang Tetua Cheng, sementara tiga lainnya waspada dengan yang lainnya agar tidak mencampuri urusan Xiang Lang. Aura membunuhnya kian pekat ingin membunuh Tetua Cheng dan juga Han Zhie karena merasa terhina dan tidak mempedulikan Kaisar.
Beberapa Patriark dan Tetua Sekte secepat Kilat bergerak melindungi Kaisar, Ryurong, dan Ryuyie bersama dengan dua Jenderal yang bersama Mereka.
"Kaisar, Tampaknya pertumpahan darah tidak bisa di hindari" Ucap Patriark Sekte Seribu Lembah.
"Benar, cepat atau lambat Mereka juga akan mengacau. Tidak ada jalan lain selain melumpuhkan Mereka, sebisa mungkin jangan membunuh Mereka" Balas Kaisar.
Orang-orang memandang Han Zhie sedikit kesal karena sedari tadi Dia tampak membengongkan sesuatu di tengah Orang-orang yang membelanya, Begitupun dengan Ryuyie. Han Zhie tampak melamun tidak mempedulikan Orang-orang yang membelanya.
"Lihat Bu, Dia malah melamun sejak tadi" Ucap Ryuyie kepada Ibunya. Beberapa Orang di sekitarnya menganggukkan kepala membenarkannya. Mereka menganggap Han Zhie tidak tahu diri.
Beberapa Patriak dan Tetua akan memaksa Xiang Lang menghentikan pertarungannya dengan Tetua Cheng meskipun jika terpaksa harus membunuhnya sesuai dengan yang sudah di putuskan oleh Kaisar. Tindakan Mereka terhentikan saat tiba-tiba Beberapa Tetua dari Klan Xiang dan ratusan Orang-orangnya dengan pongah tanpa peduli menerobos memasuki Istana Kekaisaran dan sampai di area pelatihan.
"Senior apa kita harus turun?" Tanya Seseorang bertopeng perak di atas tongkat terbangnya kepada seseorang bertopeng emas.
Mereka adalah murid-murid dari Sekte Bambu Kuning yang disuruh Tetua Sekte untuk melindungi Kaisar atas perintah Yun Yintai yang melihat gelagat tidak beres dari beberapa Sekte aliran hitam yang ingin mengulang kembali kekacauan dengan memanfaatkan beberapa Klan yang haus kekuasaan. Tanpa Mereka sadari Han Zhie sudah mengamati Mereka sejak dari tadi. Han Zhie tidak mengetahui bahwa Mereka ialah pasukan bayangan yang di bentuk Tetua Sekte bambu kuning atas perintah dari Yun Yintai.
"Tunggu, Kalian bertiga turun dan lindungi Permaisuri dan Tuan Putri, Sepertinya Mereka mampu menangani Klan sampah itu" Perintah Seseorang bertopeng emas kepada tiga Orang bertopeng perak melihat ratusan Orang dari Klan Xiang berdatangan.
"Dan Kau pergilah Ke Sekte dan sampaikan informasi ini kepada Tetua, sepertinya pemberontakan dan perang saudara sebentar lagi akan pecah dan kekacauan semakin dekat" Lanjutnya menyuruh juniornya yang lain.
__ADS_1