Pendekar Pedang Hantu Kematian

Pendekar Pedang Hantu Kematian
Turnament Kota l


__ADS_3

Keesokan harinya Han Zhie memberikan sebuah Gulungan Teknik Suci yang baru Dia tulis tadi malam kepada Sun Ho sebagai hadiah atas nama Kerajaan untuk Peserta Turnamen.


Melihat Gulungan Teknik Suci seperti sampah tidak berguna bagi Han Zhie, Sun Ho menyesal meminta Han Zhie mengikuti Turnamen. Di sisi lain Dia juga ingin melihat Han Zhie bertarung.


Flashback on


Han Zhie ingin sekali melihat Turnamen sedangkan Sun Ho sendiri ingin cepat bergegas sampai di Kerajaan. Han Zhie terus memaksa sehingga Sun Hopun akhirnya menuruti kemauan Han Zhie dan meminta Han Zhie untuk ikut menjadi Peserta turnamen atas nama Kerajaan.


Awalnya Sun Ho yang akan ikut mewakili Kerajaan. Hanya saja, Walikota tidak mengijinkannya dan memohon sampai berlutut agar Sun Ho tidak ikut berpartisipasi. Bukannya menganggap remeh Sun Ho, akan tetapi Walikota takut kalau terjadi sesuatu terhadap Sun Ho di Kotanya. Bisa saja Dia terluka saat bertarung yang akan membuat murka Raja Luan terhadap dirinya karena Putra yang Beliau sayangi terluka di Kotanya.


Sun Ho hanya menuruti kemauan Walikota yang terus memohon dan berlutut meskipun berkali-kali sudah mengatakan tidak masalah jika Dia terluka.


Sebagai gantinya, Sun Ho meminta Han Zhie untuk mewakili Kerajaan karena Dia juga penasaran ingin melihatnya bertarung.


Kemudian Sun Ho berdiskusi dengan Han Zhie tentang hadiah yang akan di berikan Pihak Kerajaan kepada Pemenang.


Sebagai bagian dari Kerajaan tentunya Sun Ho tidak ingin kehilangan muka dan membuat malu Kerajaan di depan Walikota. Turnamen ini juga menjadi ajang baginya untuk mendapat dukungan dari beberapa Sekte yang turut berpartisipasi.


Flasback Off


Alun alun Kota sudah di penuhi oleh orang-orang dari berbagai penjuru untuk menyaksikan turnamen. Para perwakilan Desa dan Kota-kota sekitar turut memeriahkan acara tersebut, turut pula hadir Perwakilan dari beberapa Sekte. Selain mengikuti turnamen, tentu Mereka akan melihat para Pendekar yang berbakat dari Desa dan Kota-kota agar bisa menjadi murid di Sekte Mereka.


Han Zhie dan Sun Ho duduk di tempat khusus bersama Walikota, Bangsawan, Tetua Sekte, dan pihak Kerajaan. Pihak Kerajaan juga mengirim utusannya, Jenderal Song.


Sun Ho melirik ke arah Jendral Song yang duduk cukup dekat dengannya, akan tetapi Jendral Song tidak menyadari bahwa Sun Ho ada di sana.


"Saudara Zhie, Kau jangan terlalu keras melawan Mereka" Bisik Sun Ho lirih.


"Maaf Saudara Zhie karena memintamu ikut ternamen" Lanjutnya.


"Tenang Saudara Ho... Aku tidak takut terluka, tidak sepertimu hahaha" Balas Han Zhie lirih mengumpat Sun Ho.


Turnamen di buka oleh Walikota Nam.


Sekitar 500 Pemuda dari berbagai Perwakilan sudah bersiap mengikuti pertandingan, begitupun Han Zhie segera turun dari tempat duduk VIP menuju ke tempat duduk para Peserta turnamen.


Han Zhie berpapasan dengan seseorang yang Dia kenali, Lin Mei dan Feng Gun


"Kakak Mei, Kakak Gun" Sapa Han Zhie mengagetkan Mereka.


Lin Mei dan Feng Gun melirik ke orang yang memanggilnya dan terkejut melihat Han Zhie.


"Ouh Adik Zhie lama tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu?" Tanya Lin Mei


Feng Gun memeluk Han Zhie.


"Aku baik-baik Saja Kak Mei" Balas Han Zhie.

__ADS_1


"Adik Zhie? Kau juga ikut Turnamen?" Tanya Feng Gun.


"Ya Kakak Gun Aku terpaksa karena Pemuda sialan itu" Balas Han Zhie menunjuk Sun Ho yang duduk di tempat paling tinggi.


Sun Ho yang melihat Han Zhie menunjuknya dari kejauhan menengok ke kanan dan ke kiri, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa yang mereka bicarakan?" Gumamnya.


Mereka menelan ludahnya melihat Pemuda yang duduk disamping Walikota yang pasti adalah orang penting di sebut sebagai Pemuda sialan. Tapi tidak mengambil pusing.


"Siapa Pemuda sialan itu Adik Zhie? Biar Ku beri Dia pelajaran nanti" Tanya Feng Gun.


Lin Mei dan Feng Gun saling menganggap saudara, tidak pernah memandang rendah Han Zhie meskipun masih belum bisa berkultivasi.


"Adik Zhie, nanti Kau langsung menyerah saja, jangan membahayakan dirimu" Pinta Lin Mei mengkhawatirkan Han Zhi.


Han Zhie mengangguk kemudian menjawabnya "Terima kasih Kakak Mei sudah mengkhawatirkanku, Aku akan berusaha Kak Mei, jika tidak sanggup Aku akan menyerah"


Mereka bertiga kemudian melanjutkan langkahnya ke tempat duduk para Peserta Turnamen.


Han Zhie duduk dengan tenang melihat Para Peserta lain.


"Ho sialan . . . menyuruhku bertarung sedangkan Dia sendiri duduk manis menyaksikan sambil menikmati hidangan yang enak-enak" Gumamnya dalam hati melihat Sun Ho sedang berbicara dengan Walikota sambil makan makanan yang enak.


"Aku akan mengalah saja" Lanjutnya.


Pemimpin Acara Turnamen berdiri di tengah Podium bersuara lantang.


Jendral Song bertanya kepada bawahannya yang duduk di sampingnya.


"Apa Aku tidak salah dengar?siapa yang mewakili Kerajaan?"


"Tidak Tuan, Saya juga mendengar hal yang sama" Balas bawahannya mengetahui maksud dari Jendral Song.


"Juara enam sampai sepuluh akan memperoleh masing-masing seratus ribu koin emas"


" juara empat dan lima akan memperoleh dua ratus lima puluh ribu koin emas"


" juara tiga akan memperoleh lima ratus ribu koin emas di tambah sepuluh Pil Kultivasi tingkat 3 dan sepuluh Pil Pemulihan tingkat empat dan sebuah Pusaka Bumi"


" juara dua akan memperoleh satu juta koin emas di tambah sepuluh Pil Kultivasi tingkat 3 dan sepuluh Pil pemulihan tingkat 4 dan juga sebuah Pusaka Langit"


" juara pertama akan memperoleh satu juta lima ratus ribu koin emas di tambah sepuluh Pil Kultivasi tingkat 4 dan sepuluh Pil pemulihan tingkat 5 dan juga sebuah Gulungan Teknik Suci"


Sorak sorai terdengar dari barisan Penonton menyemangati para jagoan mereka. Mereka kagum dengan hadiah yang begitu besar tidak seperti biasanya. Begitupun para Tetua Sekte menelan ludahnya mendengar hadiah yang sangat besar terlebih Gulungan Teknik Suci yang sangat langka.


Belum selesai dengan keterkejutan Mereka, Pemimpin acara kembali bersuara lantang.

__ADS_1


"Untuk Para Peserta yang berpartisipasi di luar sepuluh besar, masing-masing akan di beri seratus koin emas sebagai pengganti biaya akomodasi oleh Tuan Muda yang juga ikut menjadi Peserta Turnamen yang mewakili kerajaan dengan uang pribadinya"


Riuh dan tepuk tangan semakin terdengar di barisan Para Penonton "siapa gerangan Tuan muda baik hati tersebut?" Bisik-bisik dari Penonton dan Peserta Turnamenpun terdengar.


Sementara Han Zhie yang mendengarnya menelan ludahnya tidak percaya dengan yang Dia dengar kemudian melirik ke arah Sun Ho.


Sun Ho memalingkan mukanya tersenyum jahat.


"Cihhh.. Anak Raja yang gila" Gumam Han Zhie dalam hati.


"Hahaha siapa suruh Kamu memberiku daging Tikus waktu Di Gua" Gumam Sun Ho di dalam hati.


##


Tingkatan Kitab, Teknik, dan Jurus


- Pemula


- Bumi


- Langit


- Suci


- Surgawi


- ?


- ?


- ?


Tingkatan Pusaka


- Pusaka Biasa


- Pusaka Bumi


- Pusaka Langit


- Pusaka Surga


- ?


- ?


- ?

__ADS_1


Tingkatan Pil


-Tingkat 1 sampai 9


__ADS_2