Pendekar Pedang Hantu Kematian

Pendekar Pedang Hantu Kematian
Geng Bandit Kupu-kupu


__ADS_3

Han Zhie keluar dari kedai bermaksud ingin melihat Hiburan Surga Malam yang menurut Pelayan banyak Orang jahat berkumpul di sana. Tempat itu merupakan tempat baru yang di dirikan di Kota itu. Dan baru beberapa hari beroperasi.


"Ada yang bisa Saya bantu Tuan?" Tanya Pelayan setelah Han Zhie melewati gerbang masuk bangunan itu.


"Tempat apa ini?" Tanya Han Zhie melihat beberapa wanita cantik setelah memasuki bangunan itu.


"Ini tempat kenikmatan, bolehkah Aku saja yang menemani Tuan?" Ucap Pelayan menggoda melihat ketampanan Han Zhie, membuat Han Zhie mengerutkan keningnya setelah mengetahui tentang tempat itu.


Han Zhie kemudian memasuki bangunan dan di sambut oleh para gadis. Bangunan itu memiliki beberapa lantai. Semakin tinggi lantainya, semakin cantik dan seksi para gadis, dan di lantai paling atas merupakan tempat para gadis yang belum pernah tersentuh, dan pastinya semakin tinggi lantai semakin banyak uang yang harus di keluarkan.


Han Zhie bermuka kecut melihat para gadis yang tidak malu-malu untuk menggoda dan merayunya, di tambah Dia memamerkan beberapa mutiara di tangannya.


Setelah beberapa saat, Han Zhie mengetahui Seorang Pendekar botak bermata satu terus memperhatikannya.


Han Zhie memberi beberapa Koin emas kepada Pelayan yang menemaninya melihat-lihat tempat itu, kemudian keluar seolah tidak tertarik dengan para Gadis yang ada di sana.


Di tempat yang sepi dan sedikit gelap Han Zhie di hadang oleh tujuh Orang yang di kepalai oleh Si Botak bermata satu.


"Ada apa?" Tanya Han Zhie.


"Darimana Kau dapat mutiara yang tadi Kau pegang?" Tanya Si Botak bermata satu.


"Apa urusannya dengan Kalian?" Balas Han Zhie.


"Banyak omong. Jika ingin hidup, serahkan mutiara yang Kau miliki, dan beritahu Kami darimana Kau mendapatkan mutiara yang sangat berharga itu?" Jawab Si Botak bermata satu.


"Sudah sangat lama Aku tidak melihat Orang lemah membawa mutiara-mutiara yang berharga seperti itu" Lanjutnya.


"Apa Kalian sedang berusaha untuk merampokku?" Tanya Han Zhie.


"Kami memintamu baik-baik, cepat serahkan dan beritahu Kami" Perintah Si Botak bermata satu.


"Bagaimana kalau Aku tidak mau menyerahkannya?" Jawab Han Zhie.


"Apa Kau tidak tahu ini?" Si Botak bermata satu menunjukkan tato kupu-kupu di bahunya !!! Kami dari Geng Kupu-kupu, Geng Bandit yang paling di takuti di Kota ini"


"Bos, apa perlu menunjukkan tato itu kepada sampah lemah sepertinya?" Sahut anak buah Si Botak bermata satu, Diapun manggut-manggut "Kau benar juga" Jawabnya.


"Kenapa Kalian masuk Geng perempuan seperti itu? Apa tidak ada Geng Bandit yang lebih sangar lagi?" Ledek Han Zhie.

__ADS_1


"Berengsek, meskipun namanya Kupu-kupu, Kami sangat kejam" Ucap Si Botak bermata satu.


"Kau mau mencari masalah sama Geng Bandit Kupu-kupu? Serah... " Ucap Si Botak bermata satu terpotong.


"Tunggu, Aku akan memberikannya pada Kalian" Potong Han Zhie setelah berfikir licik dan mengeluarkan satu peti mutiara.


"I... I... Ini Sa... sangat ba.. banyak sekali. Kau harus mati di sini" Jawab Si Botak.


"Kalian tidak perlu terburu-buru, masih banyak dari ini, mungkin ratusan atau ribuan peti berisi mutiara dan sudah Aku simpan di tempat yang aman" Balas Han Zhie kemudian memasukkan kembali peti itu ke ruang dimensinya.


"Ratusan? Ribuan? Geng Bantit Kupu-kupu bisa menjadi sangat kaya Raya berkat ini, bukan hanya bisa mendirikan Sekte besar tetapi sebuah Kerajaan. Kau sedang tidak membualkan?" Tanya Si Botak bermata satu.


"Tentu saja tidak, apa Kalian tidak melihat Peti tadi? Buat apa Aku membual. Tapi Aku ingin menemui Pemimpin Kalian, kalau tidak jangan harap Kalian memiliki semua ini, Aku akan mati bersama mutiara-mutiara yang ku miliki" Balas Han Zhie.


Si Botak bermata satu berfikir sejenak. "Baiklah" Ucapnya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan dan melakukan hal yang merugikan Mereka "jika Kau hanya beromong kosong tamatlah riwayatmu"


Mereka kemudian membawa Han Zhie ke markas besar Geng menemui Pemimpin Geng Bandit Kupu-kupu.


Setelah beberapa jam lamanya Mereka sampai di Markas besar Geng Kupu-kupu yang berada di bawah tanah.


"Tuan, Sampah ini ingin bertemu denganmu" Ucap Si Botak bermata Satu.


"Tuan, tenang dulu !!! Pemuda Sampah ini akan menunjukkan sesuatu yang akan membuatmu senang. Dia memiliki sangat banyak mutiara" Balas Si Botak bermata satu.


"Cepat keluarkan apa yang Kau miliki dan katakan dimana Kamu menyimpan sisanya" Lanjut Si Botak bermata satu menyuruh Han Zhie.


Han Zhie bak Orang bodoh mendengar apa yang di katakan Si Botak bermata satu.


"Apa maksudmu? Kaukan yang memaksaku kemari" Jawab Han Zhie membuat Si Botak mengerutkan keningnya.


"Ada apa dengan bocah ini?" Batin Si Botak.


"Hey, Kau jangan main-main. Cepat katakan apa yang Kau janjikan tadi !!!" Perintah Si Botak geram dengan perilaku Han Zhie.


"Apa yang Kau katakan? Kau yang memaksaku kemari menemui Pria Sampah itu" Balas Han Zhie menunjuk ke arah Pemimpin Geng Bandit Kupu-kupu.


"Berengsek, beraninya Kau mengatai Pemimpin Geng sebagai Sampah" Teriak Si Botak bermata satu.


Pemimpin yang mendengar Han Zhie sangat murka di permainkan oleh Han Zhie dan tanpa basa-basi melesat meninju ke arah muka Han Zhie, tapi Han Zhie dengan mudah menangkisnya dengan tangan kirinya.

__ADS_1


"Jangan mengganggu !!! Aku sedang berdebat dengan Si Botak bermata satu" Ucap Han Zhie sambil menonyor ke belakang muka Pemimpin Bandit dengan tangan kanannya.


Seketika Si Botak bermata satu menelan ludahnya melihat Pemimpin Banditnya di permainkan seperti itu oleh Han Zhie, begitupun para bandit yang berkumpul menyaksikan Mereka. Sementara Pemimpin Bandit mematung tidak percaya Han Zhie berani mempermainkannya seperti anak kecil. Sejenak kemudian Pemimpin itu kembali menyerang Han Zhie. Han Zhie menendang Pemimpin Bandit sampai terpental mengenai tembok.


"Diam, menggangguku saja !!! Apa Kau tidak lihat Aku sedang berbicara dengan Si Botak bermata satu?" Umpat Han Zhie membuat Si Botak dan para Bandit geram.


"Serang" Ucap Pemimpin menyuruh para Bandit bawahannya menyerang Han Zhie karena amat geram dan murka.


Srakkk


Srakkk


Srakkk


Belum sempat Mereka menyerang, satu demi satu sampai ratusan Bandit terpenggal kepalanya menyisakan Si Botak dan Pemimpin Bandit.


Pemimpin bandit dan Si Botak berlutut meminta ampun melihat kekejaman Han Zhie.


"Tu... Tuan ampuni Kami, Kami akan bertaubat tidak akan mengulanginya" Ucap Mereka berdua.


"Kumpulkan barang berharga milik Kalian" Perintah Han Zhie, dan secepat kilat Mereka berdua mengambil semua barang berharga milik Geng Bandit Kupu-kupu.


"Tuan, hanya ini yang Kami miliki, ambilah semuanya" Ucap Mereka memelas.


"Jangan membohongiku !!! Aku tahu bukan hanya ini yang Kalian miliki" Balas Han Zhie ingin mengetahui kejujuran Mereka.


"Tuan, sungguh hanya ini yang Kami miliki" Ucap Mereka.


"Baiklah ini juga sudah cukup" Balas Han Zhie mengetahui Mereka tidak berusaha berbohong kemudian mengambil semua koin emas dan beberapa mutiara yang dahulu Mereka rampok.


"Terimakasih karena mau mengampuni Kami Tuan" Ucap Mereka.


"Siapa bilang Aku mengampuni Kalian?" Tanya Han Zhie.


"Ta... Tapi Tuan, Kau sudah mengambil semua yang Ka... "


Srakkk


Srakkk

__ADS_1


Mereka berdua tewas dengan nasib sama seperti para Bandit bawahannya.


__ADS_2