Pengantin Pengganti Adik Tiri

Pengantin Pengganti Adik Tiri
berniat menemui Gio


__ADS_3

" Emang gosipnya apaan,?" tanya Elvita pada Resti dan Cantika. wanita itu menatap kedua sahabatnya dengan tetapan intens.


sementara itu Resti dan Cantika menghela nafas terlebih dahulu sebelum mengatakan sesuatu yang mungkin bisa membuat mood sahabatnya hancur berantakan.


" Emang apa sih gosipnya?" tanya Elvita pada salah satu dari mereka.


Katanya sih Gio sudah menikah lagi, dan lo tahu siapa orangnya,?" tanya Resti pada Elvita.


sontak saja, wanita cantik itu menggelengkan kepalanya karena memang dirinya tidak tahu sama sekali.


Katanya sih adik tiri lo yang menjadi istri dari suami lo," Cantika berkata dengan pelan. Iya takut, Elvita akan merasa syok dengan kabar yang didapatnya ini.


Namun, ekspektasi mereka sangat jauh berbeda dari dengan kenyataan. karena ternyata, Elvita malah terbahak-bahak mendengar ucapan dari sahabatnya itu.


" hahaha lu berdua Ngaco aja deh, gue tahu Mas Gio dan Liona memang pernah ada hubungan. tapi nggak mungkin lah," ucap Elvita masih dengan tawa yang tertinggal.


Mendengar hal itu cantik dan Resti malah saling berpandangan. mereka tak percaya, jika Elvita sahabatnya, bisa menjadi sosok wanita yang berbeda.


mereka merasa, Elvita sudah banyak berubah. wanita cantik itu bukan lagi sosok wanita yang tegas dan berusaha mencari tahu kebenarannya sendiri.


dirinya sudah berubah menjadi wanita yang polos dan Memegang teguh apa kata suaminya. Hal itu membuat Resti sedikit miris.


karena Elvita yang Resti tahu, adalah sosok wanita yang sangat pintar dia juga sangat Mandiri dan sangat pemberani. Mengapa sekarang setelah menikah, malah menjadi wanita yang lemah,


" kok lu Seyakin itu sama suami lo, Gimana kalau dia berbohong,?" tanya Cantika yang sedikit geram melihat perubahan dari sahabatnya ini.


Elvita yang mendengarnya seketika menggelengkan kepala Seraya tersenyum tipis." gue yakin apa yang gue rasakan, Kalau Mas Gio nggak mungkin macam-macam di luar sana, apalagi sama Liona," Elvita berkata dengan tegas.


sontak saja hal itu membuat Cantika dan Resti tercengang. karena mereka melihat sisi lain dari sahabatnya itu.


"Ya sudah kalau lu nggak percaya, kita cuma memberikan informasi yang kita dapatkan saja. lagi pula, kita berkata tidak asal bicara kok. ada buktinya juga," ucap Cantika Seraya menghela nafas.


Resti yang mendengarnya, ikut menganggukkan kepala." bener apa yang dikatakan Cantika El, kita kalau ngomong itu pasti ada buktinya," Timpal Resti dengan mengangkat ponselnya.


seketika itu juga, wajah Elvita berubah menjadi merah padam. namun itu hanya berlaku sesaat. karena Elvita dengan cepat, merubah ekspresi wajahnya menjadi senang mungkin.

__ADS_1


" Makasih atas bantuannya can, tapi biarkan ini menjadi urusanku dengan mas Gio. aku akan menyelesaikannya dengan caraku sendiri," ucap Elvita tersenyum Anggun.


Resti dan Cantika yang mendengarnya, menganggukkan kepala dan menepuk bahu dari sahabatnya itu." Apapun Yang Terjadi, kami siap membantu." ucapnya Seraya tersenyum tipis.


Elvita yang mendengarnya, menganggukkan kepala." Terima kasih atas bantuannya ya, kalian memang sahabat- sahabat gue yang paling baik deh," ucap Elvita Seraya berlalu pergi.


Meninggalkan Resti dan Cantika yang menatap kepergian wanita cantik dan anggun itu, hingga menghilang di balik pintu.


" Gue rasa, Gio bakalan Nyesel udah ninggalin wanita secantik dan anggun seperti Elvita." gumam Resti berapi-api.


Cantika yang mendengarnya, menganggukkan kepala." bener, gue malah berharap jika Karma itu cepat menghampiri Gio. agar sahabat kita bisa segera bebas dari belenggu laki-laki brengsek seperti Gio itu." sahut Catika.


kemudian mereka berlalu pergi, untuk menuju ke ruangan masing-masing guna memulai pekerjaan mereka.


**********


Sementara itu di ruangannya, Elvita tampak termenung di kursi kebesarannya. wanita cantik itu seakan berpikir. apa yang diberikan oleh sahabat-sahabatnya itu benar sebuah fakta atau hanya hoax.


"Sebaiknya gue tanyakan aja langsung pada orangnya" gumamnya Seraya fokus pada layar komputer yang ada di depannya.


Elvita ingin memberikan kesan yang baik. pada percobaannya, agar orang-orang yang menganggap Perjodohan itu buruk bisa terbantahkan.


Apalagi Perjodohan di kalangan kaum elit yang menurut sebagian orang hanyalah pernikahan bisnis antara dua perusahaan.


dan Elvita harus bisa mematahkan. Jika mereka dijodohkan bukan atas pernikahan bisnis. Melainkan, murni perjodohan di antara mereka berdua.


*********


Bel istirahat pun berbunyi, untuk menandakan, jika sudah waktunya makan siang. memang di tempat ini, Elvita memberikan peraturan seperti anak sekolah.


jika sudah waktunya untuk makan siang, semua karyawan diwajibkan untuk beristirahat sejenak. karena bagi Elvita, makan siang itu sangat penting.


untuk memulihkan tenaga yang terkuras setelah pagi hingga siang digunakan untuk bekerja dan bekerja.


" El bareng yuk," tiba-tiba saja suara Resti dan Cantika terdengar di telinga Elvita. Hal itu membuat wanita cantik itu, seketika menoleh ke arah belakang.

__ADS_1


dan di sana dirinya mendapati, dua sahabatnya telah berdiri dengan tersenyum tipis. Elvita yang mendengarnya, menganggukkan kepala.


" Ayo deh gue juga laper nih, sekalian gue mau buatin makan siang buat Mas Gio," ujar Elvita dengan melangkahkan kaki menuju kantin.


*****


Sesampainya di area kantin, Elvita segera masuk ke dalam bangunan yang berbentuk persegi panjang itu.


" kalian pesen aja gue yang bakalan traktir," ucap Elvita Seraya melangkahkan kaki.


" Lu mau ke mana El," tanya Resti saat melihat sahabatnya itu melangkahkan kaki menjauh dari mereka.


Evita yang mendengarnya, seketika menoleh ke belakang." gue mau masakin buat suami kalian pesan aja nanti gue yang bakal bayar," jawab Elvita.


lu ngapain sih bayar segala, kan ini usaha lu sendiri,?" tanya Cantika yang merasa heran.


Evita menggelengkan kepalanya." ini juga bagian dari promo kali Can," ucapnya terkekeh pelan.


Mendengar hal itu membuat ketiga gadis cantik itu, seketika tertawa bersama. Hal itu membuat sebagian karyawan juga ikut tertawa.


karena mereka merasa lucu dengan tingkah ketika wanita itu. Apalagi ada beberapa karyawan laki-laki yang memang bekerja di sana.


mereka semakin merasa kagum dan terpesona melihat tingkah Bosnya itu.


" lucu banget sih tingkah bos kita," fisik salah satu karyawan yang memang telah lama menaruh hati kepada wanita cantik itu.


" iya, sayangnya dia baru saja menikah," sahut yang lainnya. mereka merasa kecewa. karena wanita yang mereka idolakan, telah menikah.


*******


sementara itu, Evita yang telah selesai Menyiapkan makan siang untuk suaminya, memilih bergabung sebentar dengan teman-temannya.


" Lu beneran mau ke kantornya Gio El,?" tanya Resti untuk mematikan.


" Gue berniat menemui Gio dan meminta penjelasannya," ujarnya Seraya menyantap makanannya.

__ADS_1


Resti dan Cantika yang mendengarnya, hanya menganggukkan kepala." hati-hati ya," ucap Resti


__ADS_2