Pengantin Pengganti Adik Tiri

Pengantin Pengganti Adik Tiri
menghindar


__ADS_3

" lu mau pulang bareng nggak sama kita,?" tanya Resti saat pintu telah dibuka. Elvita yang mendengarnya, terdiam sesaat.


wanita cantik itu seakan sedang menelisik kedua sahabatnya itu secara detail. hingga beberapa saat Elvita masih saja terdiam.


Resti dan Cantika yang melihat Bos sekaligus sahabatnya hanya terdiam, segera menegurnya." Lu kenapa dah lihatin kita kayak gitu,?" tanya Cantika heran.


Elvita yang mendengarnya menggelengkan kepala Seraya melangkah meninggalkan dua sahabat itu. hal itu tentu saja membuat Cantika dan Resti merasa kebingungan.


" Kenapa lagi itu anak,?" tanya Cantika. sementara Resti yang mendengarnya, mengetikkan bahu tanda tak tahu.


mereka segera mengikuti langkah Bos sekaligus sahabatnya itu sampai menuju ke parkiran mobil. dan seperti Dejavu, mereka mendapat tatapan kagum dari karyawan di sana.


terutama Elvita yang memang mempunyai wajah serta tubuh yang proporsional. itu semakin membuat karyawan laki-laki semakin mengaguminya.


dan membuat karyawan wanita, sedikit iri pada Elvita. namun mereka tak berani untuk berterus terang.


Karena peraturan di sini Jika seseorang iri dengan Nasib orang lain, jalan satu-satunya adalah bekerja keras untuk mendapatkan hal yang sama.


dan itu Elvita terapkan, semenjak tahun pertama kantornya dibuka. dengan tujuan agar tidak menimbulkan penyakit iri dengki.


dengan segera, mereka bertiga masuk ke dalam mobil yang sama untuk menuju ke rumah masing-masing.


karena kebetulan, Cantika dan Resti pagi tadi tidak membawa kendaraan pribadi. melainkan mereka menggunakan fasilitas kendaraan umum.


jadi untuk pulangnya, mereka berdua memutuskan untuk nempel pada sahabat sekaligus Bosnya itu. walaupun mereka tahu, itu tidak sopan.


Apalagi setelah mereka berani membicarakan Atasannya, di belakang atasannya. ya walaupun, mereka adalah satu sahabat, namun posisi mereka sekarang sudah berbeda.


mereka sekarang adalah bos dan karyawan. dan mereka tahu akan kedudukan dan tanggung jawab itu.


saat mereka di perjalanan, mata Cantika terhenti pada sebuah minimarket yang tak jauh dari kediaman Elvita.


" El lo nggak mau beli minuman dulu gitu,?" tanya Cantika pada wanita cantik itu. Elvita yang mendengarnya, menoleh sekilas pada sahabatnya.


" boleh deh, Gue titip ini ya," ucapnya Seraya memberikan secarik kertas pada Cantika.


dengan segera, Cantika menerimanya dan segera keluar dari dalam mobil. sementara Resti wanita tomboy itu memilih untuk menetap di dalam mobil.


" gimana kerja hari ini Res,?" tanya Elvita untuk mencairkan suasana. karena sudah tadi mereka berdua tenggelam dalam lamunan masing-masing.

__ADS_1


Resti yang mendengarnya, menoleh sesaat Seraya tersenyum tipis." lumayan menyenangkan sih El, pekerjaannya ringan" ucapnya santai.


Mendengar hal itu, Elvita mengangguk mengerti." Bagus deh kalau lu berdua betah semoga kerjaan kalian memuaskan." ucapnya Seraya membuka ponsel.


Tak lama kemudian, Cantika datang dan segera masuk ke dalam mobil. dari raut wajahnya, menunjukkan jika wanita itu sedang tidak baik-baik saja.


" Lu kenapa Cantika Kok muka lu kusut gitu?" tanya Resti yang merasa heran dengan ekspresi wajah sahabatnya.


Namun cantikkah tak langsung menjawab pertanyaan dari Resti. Dirinya malah mengeluarkan ponsel dan mengetikkan sesuatu di sana.


Sementara Resti dan Elvita yang merasa diabaikan, hanya terdiam saja.


Tring


Tiba-tiba saja ponsel Resti berdering. dan dengan segera, wanita itu membukanya dan membaca sekilas isi pesan yang ternyata dikirim oleh Cantika.


gue tadi ketemu sama Liona ternyata dia ada di sini


seketika itu juga, Resti menatap Cantika dengan ekspresi wajah penuh tanda tanya. dan Cantika yang mengetahui ekspresi wajah Resti, hanya mengangguk pelan.


" terus gimana? apa lu berhasil mengorek informasi darinya? terus Gimana tanggapannya,?


Bunyi ponsel dari kedua Gadis itu saling bersahutan saat mereka, saling membalas chattingan. hal itu tentu saja membuat Elvita sedikit curiga.


" kalian berdua Lagi chattingan sama siapa sih Kok dari tadi gue lihat heboh banget? tanya Elvita pada akhirnya.


seketika itu juga, Resti dan Cantika menggelengkan kepala. seakan mereka Tengah sepakat untuk menghindari pertanyaan dari Elvita.


karena mereka, bertekad akan mencari tahu kebenarannya dulu.


*****


Setelah mobil Elvita melaju pergi, Resti dan Cantika segera masuk ke dalam rumah. memang kebetulan, rumah mereka bersebelahan.


mereka memutuskan untuk membeli rumah yang berdekatan begitu mereka sampai ke tanah air. karena mereka berpikir untuk menjaga tali silaturahmi sampai kapanpun.


" tadi itu yang lu kata benaran,?" tanya Resti yang masih tak percaya.


Cantika yang mendengarnya, pengangkutan kepala dengan cepat." beneran lah masa gue bohong. dan lu tau apa,?" tanya Cantika menggantung.

__ADS_1


hal itu tentu saja membuat Resti semakin penasaran." apa memangnya,?" tanyanya Seraya merasa gugup.


"dia itu menghindar tahu saat melihat gue" ucap Cantika Seraya menghela nafas.


seketika itu pula Resti semakin merasa curiga." kok gue jadi curiga ya?" tanya wanita itu pada sahabatnya.


" curiga gimana?" tanya Resti yang tak mengerti.


" Iya gue curiga kalau adik tiri Elvita itu kayaknya menyembunyikan sesuatu deh," ucap Cantika.


mereka akhirnya merundingkan apa yang akan mereka lakukan ke depannya. walaupun Elvita terang-terangan cepuin mereka pada suaminya, namun itu tidak menyurutkan rasa solidaritas di antara mereka.


Resti dan Cantika tetap memiliki rasa ingin tolong menolong yang sangat tinggi pada wanita yang berstatus sebagai Bos sekaligus sahabatnya itu.


mereka berdua memutuskan masuk ke dalam rumah Resti, untuk mengatur rencana apa lagi yang akan mereka lakukan.


"huft Tahulah gue pusing." ucapnya mengeluh Seraya menyentuh kepalanya yang sedikit pusing.


tiba-tiba saja Cantika memiliki ide." gimana kalau kita pergi jalan-jalan aja ke mall misalnya, Siapa tahu kita bisa menemukan ide untuk membongkar kebohongan ini," ucapnya memberikan usul.


"bagus juga ide lu gue setuju." ucapnya mantap. Setelahnya, Resti dan Cantika segera berganti pakaian.


dan setelah semua siap, Cantika dan Resti segera menuju ke mobil. dan menjalankannya menuju salah satu mall terbesar di kota itu.


*****


Sesampainya di mall itu, mereka berdua segera turun dari dalam mobil.


panjang perjalanan, kedua wanita cantik itu tak henti-hentinya berbicara Seraya sesekali bercanda.


hingga mata Cantika menangkap sesuatu yang membuatnya terfokus. sontak saja wanita itu, menyipitkan matanya, untuk memastikan itu benar atau tidak.


setelah dirasa benar, dengan cepat Cantika segera berjalan menghampiri orang itu. sementara Resti yang merasa bingung, hanya mengikuti langkah sahabatnya saja.


" Hei tunggu!!" teriaknya Seraya sedikit berlari. sontak saja aksinya itu, membuat sebagian orang di sana menoleh ke arahnya.


Namun sepertinya Cantika tak memperdulikannya, terbukti dengan gadis itu masih saja berlari kecil ke arah orang yang dituju.


sementara orang yang akan dituju, segera berlari terbirit-birit dan entah ke mana. Hal itu membuat Cantika sedikit kesal karena tak berhasil menangkap orang itu.

__ADS_1


sampai jumpa jangan lupa tinggalkan jejak ya guys love you💕💕


__ADS_2