Pengantin Pengganti Adik Tiri

Pengantin Pengganti Adik Tiri
semakin mempesona


__ADS_3

mobil yang dikendarai oleh Arvino, kini tengah melaju dengan kecepatan sedang. karena memang, jalanan masih terlihat sepi.


itu karena, jam saat ini menunjukkan pukul sembilan pagi. di mana, semua orang telah beraktivitas di tempatnya masing-masing.


dan Hal itu membuat jalanan sedikit Lenggang. di tengah-tengah perjalanan, Arvino menyuruh para Bodyguard dan sopirnya untuk berhenti di sebuah kedai bunga.


" kalian berempat tolong turun, dan belikan bunga lili warna putih sekarang juga" titahnya pada para pengawalnya itu.


dengan sigap, keempat orang itu segera turun dari dalam mobil. dan menjalankan perintah dari sang Tuan majikan.


Sementara Arvino, laki-laki gagah itu hanya menunggu di dalam mobil. Seraya memandangi sebuah foto dalam dompetnya.


" Aku tahu aku salah El, tapi rasanya aku masih belum bisa untuk melupakanmu. dan jika aku mendengar, bahwa gosip yang telah beredar itu benar, maka aku dapat memastikan akan merebutmu dari Gio." gumamnya Seraya memejamkan mata.


Yap. selama ini, Arvino diam-diam menyelidiki suami Elvita. karena laki-laki itu juga mendapatkan kabar dari bawahnya.


Namun, sama seperti Resti dan Cantika. dirinya tak menemukan bukti apapun. padahal, Arvino telah mengerahkan seluruh kekuatannya.


namun, jejak Liona yang diisukan menjadi istri kedua dari Giovanni itu tak terlihat batang hidungnya. Seakan, wanita itu hilang Pak Ditelan Bumi.


Tak lama kemudian, lamunannya buyar saat keempat pengawal dan sopir pribadinya datang menghampiri.


" Tuan, apakah ini sudah cukup,?" tanya salah satu pengawal pribadi Arvino. Hal itu membuat Arvino, menganggukkan kepala.


" sudah ini sudah cukup kok," ucapnya tersenyum tipis.


dirinya membayangkan, wajah sumringah yang akan ditampilkan oleh wanita pujaannya. membuat Arvino tak sadar, telah tersenyum tipis pada bawahannya.


Padahal, laki-laki itu jarang sekali untuk tersenyum. bahkan bersikap ramah pun tak pernah. hal itu sontak saja membuat keempat orang itu saling lirik karena merasa aneh dengan tingkah Bosnya itu.


" Aku tahu aku salah, telah mengagumi istri orang lain. Tapi entah mengapa, aku merasa kamu akan menjadi milikku." gumamnya dalam hati Seraya menatap foto Elvita dan menata bunga lili cara bergantian.


Memang, Arvino sepertinya sudah gila. karena mengagumi dan mencintai wanita yang telah menjadi istri orang lain.

__ADS_1


Walaupun konteksnya. wanita itu adalah Cinta Pertamanya. namun tetap saja, dia telah menjadi istri orang lain.


sudah sepantasnya, Arvino move on dan Mencari Pengganti Elvita. namun sampai saat ini pun, laki-laki itu belum menemukan tulang rusuknya.


Padahal, tidak sedikit wanita yang mendekatinya. Bahkan sang Papa pun, telah memberikan beberapa foto wanita cantik anak dari teman bisnisnya.


Namun, Arvino merasa semua yang ditunjukkan oleh sang papa, tidak menarik perhatiannya. Hal itu membuat Arvino sedikit frustasi.


Bahkan sang Papa pun, sempat menyangka jika putranya itu terkena sihir. hal itu segera dibantah oleh Arvino. laki-laki itu sampai menggelengkan kepala mendengar dan melihat tingkah laku sang papa.


Bagaimana bisa, seorang pengusaha terkenal yang perusahaannya di mana-mana, memiliki pemikiran yang sangat kuno seperti itu.


Bahkan, Arvino dan sang Papa pernah hampir adu jotos hanya karena masalah Elvita. Untung saja masih ada ibunya yang berhasil memisahkan antara anak dan bapak itu.


memang bener, Jika cinta itu tidak bisa dipaksa. perasaan itu akan mengalir begitu saja dengan Seiring berjalannya waktu.


tak terasa mobil yang ditumpangi oleh Arvino, telah sampai di sebuah restoran yang ada di dekat perusahaan Elvita.


Sejenak, Arvino merasa sangat kagum dengan pencapaian yang telah dilalui oleh mantan kekasihnya itu.


" amazing ini semua punya Elvita,?" tanya laki-laki itu seakan tak percaya dengan apa yang dia lihat. lama Arvino tertegun di sana.


sampai salah satu pengawal nya menepuk pundak Arvino. itu tentu saja membuat laki-laki Tampan itu gelagapan.


Dengan segera, dirinya masuk ke dalam restoran dan langsung menuju ke ruang VVIP yang terletak di lantai paling atas.


sementara para pengawalnya, menunggu di depan pintu lift. Hal itu membuat sebagian pengunjung di sana, merasa takjub.


" Astaga pejabat dari mana itu,?" tanya seorang pengunjung. dengan tetapan Mendamba.


" apa dia artis atau seorang pengusaha?" tanya yang lainnya Seraya tatapannya masih terfokus pada para pengawal itu.


" Hei apakah kalian tidak tahu. dia kan Arvino Joyo Kusumo, Putra tunggal dari Hendro Joyo Kusumo. sekaligus pewaris tunggal dari hotel Joyo Kusumo part." tiba-tiba saja salah seorang dari mereka berkata demikian.

__ADS_1


hal itu tentu saja membuat para wanita yang ada di sana semakin merasa kagum." Wah keren sekali. Apa dia sudah punya pasangan?" tanya salah satu wanita dengan antusiasnya.


wanita yang baru saja memberikan informasi itu, menggelengkan kepala." belum, dia belum mempunyai pasangan" ucapnya.


" wuah kesempatan ini mah." ucapnya girang. akan ada angin segar yang baru saja masuk ke pori-pori tubuhnya.


" Hei jangan senang dulu kau, dia memang tidak mempunyai pasangan saat ini. tapi aku dengar-dengar, mantannya adalah model ternama di kota ini" timpangnya.


sontak saja, wanita itu segera mendekat ke arah wanita yang memberikan informasi tersebut." memangnya siapa wanita itu?" tanya wanita yang bernama Nila itu.


" dia adalah Elvita Destia Nugraha," model terkenal sekaligus pemilik restoran ini" ucapnya dengan suara datar.


hal itu, tentu saja membuat wanita yang bernama Nila itu, sedikit ciut nyalinya. karena Siapa yang tidak kenal dengan Elvita Destia Nugraha, seorang model papan atas sekaligus pengusaha ternama di kota ini di bidang fashion.


akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dari tempat itu. Memang mereka sudah selesai untuk makan siang.


****


sementara di tempat lain, terlihat seorang wanita cantik Tengah menatap berkas-berkasnya. dirinya tidak tahu saja bahwa klien yang sedang ingin bertemu dengannya adalah Arvino.


Yap. dialah Elvita Destia Nugraha. orang yang diperbincangkan oleh sebagian pengunjung di restorannya sendiri itu.


Terlihat wanita cantik itu Tengah sibuk dengan berkas-berkas di tangannya. karena memang, sedikit terlambat.


" El Kenapa kau masih di sini,?" tanya Resti yang baru saja masuk ke ruangannya.


" Iya ini aku sedikit terlambat gara-gara produksi tadi" ucap Elvita Seraya menata semua barangnya.


Resti yang sedari tadi memperhatikan sahabatnya itu, tiba-tiba saja menghentikan langkah Elvita. Hal itu membuat wanita cantik itu mengernyit heran.


" tunggul," ucap Resti Seraya menyentuh lengan Elvita. hal itu tentu saja membuat Elvita menghentikan langkah.


" kenapa,?" tanya Elvita bingung. dirinya meneliti penampilan dari atas sampai bawah. tidak ada yang aneh menurutnya.

__ADS_1


" kau terlihat semakin mempesona" ucap Resti Seraya tersenyum tipis.


hal itu tentu saja membuat Elvita yang mendengarnya, berdetak kesal. "Ck, kau ini, aku kira ada apa,?" ucapnya Seraya berlalu pergi dari sana


__ADS_2