
Mereka berdua segera menatap Elvita dengsn wajah tak percayanya. Bagaimana bisa, seorang Elvita bisa di jodohkan seperti ini.
Apa lagi, laki laki yang di jodohkan olehnya, adalah laki laki yang akan menjadi adik tirinya.
" loe kenapa nggak nolak,?" tanya Cantika. Di ikuti anggukan oleh Resty.
"gue nggak bisa ngecewain Ayah gua, hanya dia satu satunya orang yang gue punya," terang Elvita.
hal.itu membuat Resty dan Cantika seketika itu menatap sahabatnya dengan perasaan kasihan. Karena memang, ia tau jika kehidupanya itu tak mudah.
"loe nggak salah berkorban demo ayah loe, tapi juga loe harus sadar. Nggak ada yanh bisa ngebahagiain loe, kecuali diri loe sendiri." ucap Resty.
"benar itu El, bagaimana pun, loe juga harus membahagiakan diri loe sendiri. Karena bahagiq dan menjaga kewarasan itu penting. Agar kita selalu tampak muda,"ucap Cantika dengan nada suara yang centil.
Hal itu membuat Elvita dan Resty memutar bola matanya malas seraya terkekeh. Karena di antara mereka bertiga, hanya Cantika yang mempunyai sifat centil.
Karena Elvita dwn Resty sama sama memiliki sikap dan sifat yang kalem.dan lemah lembut. Hal itulah yang membuat Arvino sempat tak bisa memilihkan hatinya.
Karena memang, Resty dan Elvita bak pinang di belah dua. Baik wajahnya ysng sama sama cantik, tapi juga siatnya yang juga sama sama lemah lembut.
Dan pada akhirnya, Arvino memilih untuk melabuhkan hatinya pada wanita yang kini telah memjadi milik orang lain.
" ish kalian mah, selalu gitu. Kenapa ngak di iyain aja biar gue sedikit seneng gitu,?" gerutu Cantika seraya mengerucutkan bibirnya.
Hal itu membuat kedua wanita itu menjadi terkikik geli. Tak lama berselang, ada seseorang yang mengjampiri mereka..
"gue boleh ikut gabung nggak?'" tanya orang itu. Sontak saja, Elvita yang sedari tadi asik bercanda, segera mendongak menatap siapa si pemilik suara.
Deg
Jantung Elvita berdetak lebih kencang saat menyadari orang yang saat ini sangat ia hindari, telah berdiri tegak di hadapannya.
" kenapa kalian malah bengong,?' tanya Cantika dengan wajah bingungnya.
Cantika seakan lupa dengan apa ysng ia ketahui baru saja. Dan itu membuat Resty dengan gemas menginjak kakinya.
"awh, hei lau kenapa menginjak kaki gue,?" tanyanua dengan nada geram.
__ADS_1
"diem loe!"sentak Resty pelan karena memang, si Cantia adalah orang yaag paling lemot dalam gengnya
Dan alhirnya, ia sadar jika apa yang ia katkan itu sangat konyol. " astaga, gue lupa maaf,"bisik Cantika.
Setelah itu, Cantika dan Resty hanya diam saja dan mengamati dua sejoli yang hanya diam sedari tadi hanya saling pandang.
"ekhem, silahkan aja sih Ar, kan ini tenpat umum," jawab Resty dengan menatap ke arah Elvita.
Sebagai pertanda meminta izin jika Arvino boleh duduk dengan mereka. Elvita yang mengerti kode dari sahabatnya itu, hanya mengangguk saja.
"kalian udah pesen,?" tanya laki laki itu. Dan di jawab berbeda oleh ketiga wanita cantik itu.
Hal itu membuat Elvita dan para sahabatnya menjadi saling tatap.
"kita kan memang udah makan," protes Cantika yang memang swmedikit lemot. tapi anehnya, ia sangat pintar dalam pelajaran.
Untuk itulah, ia masuk ke dalam univ terkenal di jepang.
"sstt diamlah, kan kapan lagi kita bisa berswnang senag dengan uang kita yang masih ada," ucap Resty santai.
hal itu membuat Arvino terkekeh pelan dan kembali memandang mantwn kekasih terhebat dan tersayangnya itu tanpa kedip.
"ya sudah kalau begitu, alu permisi dulu," ucapnya dengan berlalu pergi.
Nun,sebelum.pergi, Ar, membisikan sesuaru pada telinga wanita pujaan hatinya itu.
" aku tunggu sampai kau lelah, bahkan bila perlu sampai kau menua dan rambut memutih." ucapnya trrdengar mengalun lembut di telinga Elvita.
Deg
Jantung Elvita seakan berhenti berdetak saat mendengar kata kata itu. Apalagi dengan tatapan mata laki laki itu.
Yang terlihat begitu sangat tulus. Berbeda dengsn Giovani suaminya. laki laki yang beru saja mwngucap janji di hadapa. Tuhan itu, terlihat tidak tulus.
dan malah terkesan mata keranjang. Namun, Elvita tak bisa berbuat apa apa. Karena memang, itu adalah pilihan sang ayah.
Elvita bukanlah gadis bodoh yang tak mengetahui semua tatapan mata pada setiap laki laki yang ia temui.
__ADS_1
Setelahnya, Arvino pergi dari sana dengan tersenyum.tipis. Ia merasa tak ada yang lebih mencintainya dengan tulus kecuali Elvita.
Gadis cantik itu telah berhasil mengambil ruang hati laki laki itu sepenuhnya.
****
"woy elah ngalamun aja sih loe El, kita bersenang senang yuk," ucap Resty dengan semangat hal itu membuat Elvita seakan tersadar dari lamunanya.
"hayo, mikirin apa hayo,?" tanya Resty dengan tersenyum jailnya. Sementara itu, Elvita yang di goda hanya bisa membuang muka karena ia sudah tidak bisa lagi mengelak dengan apa yang telah terjadi.
Siapa yang tidak akan jatuh Cinta dengan sosok Arvino yang selain mwmiliki wajah yang begitu tampan, juga pesona dan kelembutan hati dan perlakuanya saat bersama orang orang yang ia kasihi.
" udahlah El, lebih baik kita bersenang senang saja demgan shoping dan perawatan tubuh. Biar kita semakin fres saja," usul Resty yang di angguki oleh Elvita dan Cantika.
****
Sementara itu, di tempat lain juga tengah bersenang senang dalam artian lain.
"sayang, kapan kamu akan tiggalin dia,?" tanya Liona dengan nada mamja dan menyandarkan tubuhnya di dada bidang laki laki yang kini telah menjadi suaminya..
"sabar sayang, semua pasti akan indah pada waktunya jika aku telah puas denganya, aku akan meninggalkanya kau harus bersabar," ucap Gio dengan lembut.
Laki laki itu mengecup puncak kepala Liona dengan penuh kasih sayang. dan Liona pun, membalasnya dengan membetikan yang terbaik.
Mereka sama sama bersenang senang dengan versi yang berbeda.
***
"El, udah apa belum loe,?" tanya Resty saat mereka sedang berada di ruangan Spa.
"belum kayaknya Res, loe duluan aja, gue mau nikmati yang seger seger dulu," jawab Elvita dengan mata kembali terpejam.
Restt dan Cantika menunggu di luar karena dia memang sudah selesai. Begitupun dengan Resty.
Namun, hal itu taj berlaku bagi Elvita. Wanita itu malah meminta tambahan waktu. Karena badanya benar benar seperti di remukan..
Jadi, ia memilih untuk ke spa dan memanjakam dirinya. nemar apa kata teman temanya jika dirinya juga butuh perawatan dan merwfresh otaknya agar tak menjadi depresot di masa mudanya.
__ADS_1
perlahan lahan, ia mulai menikmati pijatan lembut dari pekerja Spa. Hingga tak terasa terlelap.
Jangan lupa tinggalkan kejak gaes