Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
29. Situasi Di Kota Hong


__ADS_3

Di tempat lain.


Klan Nan. Nan Zhou yang baru saja tiba di Klan segera mencari keberadaan Ayahnya yang tidak lain Patriak Klan Nan, Nan Whang.


Hingga tidak lama kemudian, Nan Zhou menemukan keberadaan Ayahnya yang sedang bersama beberapa tetua lainnya di dalam aula Klan.


Kedatangan Nan Zhou yang terlihat terburu-buru itu pun menarik perhatian semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut.


" Zhou'er, apa yang terjadi?" Tanya Patriak Nan Whang dengan khawatir.


Nan Zhou terlebih dulu memberikan hormat kepada semua orang, sebelum dia menjelaskan maksud kedatangannya.


" Patriak serta para tetua sekalian. Mohon maaf karena kedatanganku mengganggu kalian semua," Ucap Nan Zhou yang merasa tidak enak hati telah mengganggu pertemuan petinggi Klan.


" Katakan, apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat dirimu terlihat sangat cemas?" Ucap Patriak Nan Whang menatap Nan Zhou dengan serius.


Tetua yang ada di dalam ruangan itu juga bertanya-tanya akan kedatangan Nan Zhou, karena setahu mereka Nan Zhou tidak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya, dengan mengganggu pertemuan Klan.


Nan Zhou menganggukkan kepala, kemudian menjelaskan kejadian di restoran sebelumnya dengan rinci.


Semua orang yang mendengar cerita Nan Zhou merasa tidak percaya, apalagi sosok yang di bicarakan Nan Zhou masih sangat muda.


" Tuan muda Tian juga mengatakan akan mendatangi Klan Nan untuk bertemu Patriak." Ucap Nan Zhou mengakhiri ceritanya.


" Nak, apa kamu yakin dengan ceritamu sebelumnya? Bukan Ayah tidak percaya terhadapmu, hanya saja ini sedikit tidak masuk akal."


" Ayah, sejak kapan aku bercanda dengan masalah seperti ini. Dan, bukankah selama ini mata langitku tidak pernah salah saat menilai seseorang?" Ucap Nan Zhou menatap Patriak Nan Whang, lalu menatap para tetua Klan Nan.


Ruangan itu tiba-tiba menjadi hening, mereka semua memang mengetahui dengan pasti bagaimana mata khusus milik Nan Zhou tidak pernah salah.


Bahkan kini mereka mulai mempercayai cerita Nan Zhou.


" Jika apa yang Nan Zhou katakan benar, kita harus segera mempersiapkan diri." Ucap tetua agung Klan Nan dengan serius.


" Tetua agung, kedatanganku ke tempat ini memang ingin meminta kalian semua untuk mempersiapkan diri. Bahkan aku berharap Ayah segera pergi Klan Hong saat ini juga. Seharusnya kalian semua sadar dengan kekuatan yang di miliki olehnya, menggambarkan bahwa tuan muda Tian memiliki latar belakang yang mengerikan." Ucap Nan Zhou dengan serius.

__ADS_1


Semua orang akhirnya menganggukan kepala setuju dengan ucapan Nan Zhou.


" Baik, jika begitu aku akan segera pergi ke Klan Hong bersama tetua pertama dan kedua. Untuk tetua agung dan tetua yang lain tetap berada di Klan." Ucap Patriak Nan Whang.


Mereka semua lalu segera membubarkan diri. Untuk Patriak dan kedua tetua Klan Nan segera pergi menuju Klan Hong bersama Nan Zhou.


*****


Di tempat lain.


Xu Tian dan anggota Klan Hong terus bergerak menuju Klan Hong.


" Tuan muda, apa yang harus kami katakan kepada tetua agung Hong Kong?" Tanya salah satu tetua dengan cemas.


Xu Tian menyadari kecemasan mereka, apalagi saat datang bersama orang asing dan keadaan Hong Dalu yang menyedihkan.


" Kalian tenang saja, aku yang akan menghadapi Hong Kong nanti." Ucap Xu Tian dengan tenang.


Jawaban Xu Tian sama sekali tidak membuat mereka semua merasa lebih baik.


Xu Tian yang memahami apa yang sedang mereka pikirkan, kemudian menghentikan pergerakannya.


" Kalian tidak perlu khawatir. Mungkin saat ini kalian tidak mempercayai diriku yang mampu melindungi kalian, karena kepercayaan bukanlah sesuatu hal yang dapat kita janjikan, tapi sesuatu hal yang harus kita buktikan. Dan aku akan akan membuktikan kepada kalian jika aku bukanlah orang yang suka berbicara omong kosong." Ucap Xu Tian dengan tenang.


Xu Tian memang kejam terhadap musuh dan orang-orang yang berani mengusik ketenangan dirinya dan orang di sekitarnya. Begitu juga sebaliknya, dia akan bersikap ramah pada orang yang memang pantas untuk mendapatkan hal itu darinya.


Mereka semua menatap wajah Xu Tian yang terlihat sama serius dengan kata-katanya. Hal itu membuat mereka akhirnya secara perlahan mempercayai setiap kata yang keluar dari mulut Xu Tian.


" Tuan muda, terima kasih. Mohon maaf karena sebelumnya masih belum mempercayai tuan muda." Ucap salah satu tetua tersenyum menatap Xu Tian dengan hormat.


" Tidak perlu terlalu sungkan denganku. Sikap kalian menentukan bagaimana aku juga menentukan sikapku. Kalian orang yang setia terhadap Patriak Hong Fu, jadi aku akan bersikap baik terhadap kalian."


Mereka semua cukup terkejut, hingga salah satu dari mereka memberanikan diri untuk bertanya.


" Tuan muda, apa anda sudah mengetahui keadaan Klan Hong saat ini?"

__ADS_1


Xu Tian menganggukkan kepala. " Aku sudah mengetahuinya. Aku harap apa yang aku ketahui saat ini bukanlah sebuah kebohongan. Jika itu semua terjadi, aku akan benar-benar meratakan Klan Hong saat itu juga," Ucap Xu Tian dengan tegas.


" Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan." Lanjut Xu Tian.


Mereka semua lalu kembali melanjutkan perjalanan menuju Klan Hong.


*****


Di tempat lain.


Klan Hong.


Di aula Klan Hong, kini terlihat Hong Kong yang sedang duduk di kursi Patriak Klan dengan menatap semua orang yang hadir di dalam ruangan tersebut.


" Bagaimana? Apa kalian telah melakukan tugas yang aku berikan?" Ucap Hong Kong menatap tajam semua orang.


" Patriak tenang saja, mereka semua telah aku masukkan ke dalam penjara bawah tanah." Ucap salah satu tetua dengan tersenyum.


" Bagus. Lalu bagaimana dengan mereka yang aku perintahkan untuk menghadang para tetua lemah itu di perbatasan?"


Salah satu tetua yang lain kemudian menjelaskan tentang tugas tersebut. Di mana Klan Hong bersama tetua yang sebelumnya menolak mengikuti pertemuan di Desa Huli, menghadang perwakilan Klan yang ada di kota Hong dengan tujuan mengadu domba pihak yang ada di Desa Huli dengan Klan-klan yang ada di kota Hong karena perwakilan mereka yang tiba-tiba menghilang dan tidak kembali ke Klan setelah menghadiri pertemuan tersebut.


Hal ini yang membuat Klan di kota Hong seperti Klan Nan tidak mengetahui informasi dan perkembangan mengenai pertemuan tersebut.


Hingga pada saatnya tiba, Hong Kong akan memanfaatkan ketegangan itu dan memperkokoh jabatannya.


" Bagus! ini semakin menarik. Dengan ini perlahan kita akan menjadi Klan terkuat di Wilayah Timur." Ucap Hong Kong tertawa dengan keras di ikuti tetua yang setia terhadapnya.


*****


Xu Tian dan lainnya yang sedang menuju Klan Hong, akhirnya tiba di depan gerbang Klan yang langsung di sambut tatapan tajam oleh murid penjaga gerbang.


" Tetua! Apa yang telah terjadi sehingga keadaan Tuan muda Hong Dalu seperti ini?" Ucap murid tersebut.


" Swusshh...." Puluhan murid Klan Hong muncul di depan gerbang.

__ADS_1


Xu Tian tersenyum tipis saat melihat kejadian di depan matanya.


" Ternyata Klan Hong benar-benar dalam keadaan yang sangat kacau." Ucap pelan Xu Tian.


__ADS_2