Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
56. Sepasang Kalajengking


__ADS_3

Melihat rekannya terlempar, membuatnya sangat marah dan langsung bergerak menyerang ke arah Xu Tian.


Xu Tian tersenyum tipis, kemudian segera melesat menyambut serangannya menggunakan tapak penghapus langit


" Dhuaaarrrr...." Kedua serangan itu saling bertabrakan membuat sebagian tubuh sosok yang berhadapan dengan Xu Tian hancur.


" Wushhh...." Xu Tian muncul dengan gerakan tangan mengarah ke arah bagian leher.


" Arghhh....!" Teriak kesakitan saat tangan Xu Tian menekan lehernya dengan cukup keras.


" Katakan! Apa maksud kalian mengikutiku?" Xu Tian dengan menatap tajam.


Melihat sosok yang mengikutinya kesulitan untuk menjawab, Xu Tian melonggarkan tangannya.


" Tuuaannn mudaa.. kamii di perintahkan untuk mengawsii siaapaa saja yang mendatangi menaraa informasiii..." Jawabnya dengan susah payah menahan rasa sakit di tubuhnya.


" Siapa kalian sebenarnya?"


" Kaammii anggotaa menaraa informasiii, hanya saja kami sudah terikat dengan kelompok teratai hitam."


" Krak..." Suara retakan tulang terdengar bersamaan dengan tubuh sosok itu yang terjatuh ke tanah.


" Wushhh..." Api kecil muncul yang kemu di lemparkan Xu Tian ke arah sosok yang pertama kali terlempar.


Dengan cepat api tersebut membakar tubuh sosok itu.


Setelah membunuh keduanya, Xu Tian kembali melanjutkan perjalanan menuju ibu kota.


" Wushhh...."


******


Di tempat lain. Menara informasi.


Salah satu anggota menara informasi berjalan dengan cepat menuju ruangan manajer.


" Masuk!"


Dengan cepat anggota itu masuk ke dalam ruangan setelah mendapatkan persetujuan dari sang manajer.


" Tuan manajer, kita baru saja kehilangan dua anggota tingkat tinggi di bagian divisi penyelidikan." Lapor anggota itu yang langsung mendapatkan respon santai dari sang manajer.


" Biarkan saja. Kita dapat merekrut anggota lain atau meminta menara informasi pusat untuk mengirimkan pengganti mereka,"


" Tap-...."


" Tenanglah, mereka yang telah bermain api dengan kita. Mereka terlalu percaya, hingga lupa tujuan di bangunnya rumah informasi. Orang lain saja mencari informasi kepada kita, lalu bagaimana mungkin kita tidak mengetahui informasi apa saja yang ada di sekitar kita." Ucap Manajer dengan tenang. Dia sudah mengetahui keanehan dari dua anggotanya akhir-akhir ini, sehingga meminta divisi khusus untuk menyelidikinya.

__ADS_1


Menara informasi mengetahui tentang informasi teratai hitam juga dari pertemuan mereka berdua bersama petinggi Teratai Hitam. Serta obrolan mereka saat tim divisi khusus menara informasi pusat melakukan penyelidikan.


******


Di tempat lain.


Di tengah hutan yang di sekelilingi pohon-pohon yang menjulang tinggi, terlihat kilatan cahaya yang melesat dengan kecepatan tinggi membelah angin.


Setelah bergerak sejauh puluhan kilometer dengan kecepatan tinggi, Xu Tian akhirnya tiba di salah satu gunung yang menjadi jalur pintas tiba di Ibu kota.


Setelah memasuki kawasan gunung sejauh lima kilo meter, tiba-tiba Xu Tian di kejutkan dengan kehadiran aura yang sangat kuat.


" Aura ini," Batin Xu Tian bersamaan dengan kemunculan sepasang kalajengking raksasa dengan tubuh setinggi dua puluh meter.


" Lancang! Berani memasuki kawasanku dengan melanggar aturan memasuki kawasan terlarang!" Ucap salah satu kalajengking itu dengan menembakan racun dari ujung ekornya.


Xu Tian bergerak menghindari serangan racun.


" Ternyata kau memiliki kemampuan juga!" Ucap kalajengking lain yang langsung bergerak ke arah Xu Tian.


" Aku tidak berniat melanggar aturan di gunung ini! Ini pertama kalinya aku datang ke Wilayah Tengah," Ucap Xu Tian mencoba menjelaskan.


" Cih! Kami tidak akan percaya dengan penjelasanmu itu. Sudah banyak orang yang datang ke tempat ini dengan alasan yang sama," Kalajengking itu dengan terus bergerak ke arah Xu Tian.


" Dhuaaarrrr....." Tapak Dewa Naga menahan serangan kalajengking, membuat kalajengking itu terpukul mundur beberapa langkah.


Meski tingkat kultivasi Xu Tian masih berada pada ranah Jenderal Dewa, Dewa Besi tingkat menengah, namun kekuatan darah yang di miliki mampu menekan kedua kalajengking itu.


Apalagi Naga adalah salah keberadaan tertinggi yang ada di seluruh alam.


" Wushhh...." Aura yang sangat kuat menyebar.


Sepasang kalajengking itu terlihat sangat terkejut saat merasakan aura dewa naga yang di lepaskan lawannya.


Meski mereka sudah hampir menembus ranah Kaisar Dewa, namun sepasang kalajengking itu merasa tekanan yang sangat kuat.


" Aura ini sangat mirip dengannya," Ucap kalajengking itu berbicara melalui telepati.


" Swushhh..." Kedua kalajengking itu mengubah wujudnya menjadi manusia.


Xu Tian memicingkan matanya menatap ke arah mereka. Apalagi saat melihat mereka berdua yang ternyata seperti sepasang kekasih.


" Tuan muda, mohon maaf atas sikap kami berdua," Ucap kalajengking pria, begitu juga dengan wanita yang ada di sampingnya.


Xu Tian hanya diam memperhatikan mereka, hal itu membuat sepasang kalajengking terlihat khawatir.


" Tuan muda, saya Xie Heng, dan ini kekasihku Xie Su."

__ADS_1


" Jelaskan padaku..."


" Kami dapat merasakan aura yang sama di dalam tubuh tuan muda, dengan sosok yang menghancurkan seluruh anggota kalajengking di tempat ini," Jelas Xie Heng tanpa berani menatap wajah Xu Tian.


Xu Tian mengerutkan keningnya. Meski bingung, Xu Tian mencoba untuk tetap bersikap tenang.


" Kalian memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dariku. Jika memang kalian merasakan aura milikku sama dengan sosok yang menghancurkan anggota kalian, mengapa kalian tidak membunuhku?"


" Tuan muda, itu sangat tidak mungkin kami berdua lakukan. Bagaimana juga kejadian itu terjadi karena kesalahan kami, dan sosok itu yang telah menghukum kami dengan membunuh seluruh kalajengking yang ada."


" Lalu kalian?"


" Sosok itu mengetahui jika kami berdua tidak ikut terlibat dan menentang anggota kami yang melakukan kejahatan dengan membunuh siapa saja yang melewati maupun berada di kaki gunung."


" Itu lah mengapa kami berdua masih hidup. Mendapatkan kesempatan kedua membuat kami lebih berhati-hati dalam menentukan sikap," Lanjut Xie Heng.


" Lebih berhati-hati? Bukankah kalian tiba-tiba menyerang ku tanpa ingin mendengarkan penjelasan dariku?"


" Itu semua kami lakukan untuk melindungi anak-anak kami yang masih kecil. Aku tidak ingin anggota kalajengking yang sedang kami berdua bangkitkan kembali hancur."


Xu Tian menganggukkan kepala mengerti. " Bawa aku ke tempat kalian,"


" Baik, tuan muda." Ucap Xie Heng lalu membawa Xu Tian menuju kediamannya.


Xu Tian dengan tenang terus mengikuti Xie Heng dan Xie Su di belakangnya.


Hingga tidak lama kemudian, mereka akhirnya tiba di sebuah gua yang di lindungi formasi di sekitarnya.


" Tuan muda, mari.." Ajak Xie Heng saat Xu Tian masih berdiam diri di tempatnya.


Xu Tian tersenyum, lalu berjalan masuk ke dalam gua.


Di dalam gua.


Xu Tian dapat merasakan tiga aura yang berada di bagian terdalam. Terlihat sekitar dinding yang di penuhi racun tingkat tinggi.


Meski begitu, racun tersebut sama sekali tidak mempengaruhi Xu Tian.


Setelah berjalan sejauh lima puluh meter, mereka bertiga akhirnya tiba di ruangan yang cukup luas di dalam gua tersebut.


Xu Tian menatap ke arah batu besar yang terdapat tiga kalajengking dengan tubuh sebesar tiga meter.


" Tuan muda, mereka semua anak-anak kami,"


Xu Tian menganggukkan kepala dengan sedih saat merasakan aura ketiganya sangat lemah.


" Apa yang terjadi?"

__ADS_1


__ADS_2