Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
76. Pergerakan Istana Xufelong


__ADS_3

Keesokan harinya.


Xu Tian yang sedang tertidur, perlahan membuka kedua matanya saat merasakan getaran di cincin penyimpanan.


Dengan cepat, Xu Tian membenarkan posisinya duduk di pinggiran tempat tidur.


"Gege.." Panggil Qing Ling yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan.


Xu Tian tersenyum membalas sapaan Qing Ling. Kemudian memeriksa pesan yang masuk.


" Bai Hu?" Ucap pelan Xu Tian dengan mengerutkan keningnya.


" Tuan muda, Long Hei baru saja memberikan kabar jika telah terjadi sesuatu di danau hitam.." Xu Tian terus mendengarkan laporan Bai Hu tentang kejadian di danau hitam yang berada tidak jauh dari Istana Xufelong.


Qing Ling berdiri menatap Xu Tian dengan serius, hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian kembali menyimpan batu komunikasinya.


" Sepertinya aku harus segera bergerak menghancurkan Teratai Hitam," Ucap Xu Tian dengan serius menatap ke arah Qing Ling.


" Gege, apa yang sebenarnya terjadi?"


" Danau hitam tempat di mana aku menyelematkan Gui Lou dan lainnya, ternyata memiliki hubungan dengan salah satu petinggi organisasi kelompok Teratai Hitam.."


Xu Tian menceritakan kepada Qing Ling, jika saat kelompok teratai hitam membangun markas cabang, mereka menemukan danau itu, lalu dengan kemampuan khusus salah satu anggota Teratai Hitam, mereka kemudian menggunakan danau hitam untuk mengurung Gui Lou dan ke dua puluh empat pelayan Xu Tian yang lainnya.


Qing Ling yang mendengar cerita Xu Tian, terlihat cukup terkejut. Dia baru kali ini mendengar adanya sebuah teknik yang mampu menyerap kekuatan hidup dan tingkat kultivasi makhluk lain.


Bukankah itu sangat mengerikan, batin Qing Ling dengan menggelangkan kepalanya.


" Gege, lalu bagaimana dengan istana langit?"


" Teratai hitam adalah organisasi kelompok yang sangat membahayakan dunia dewa jika terus mengalami perkembangan. Jika mereka ikut campur dalam masalah ini dengan menyalahkan pihak kelima klan terkuat wilayah tengah, sudah di pastikan ada yang tidak beres."


" Gege, benar."


" Aku harus segera bersiap menemui kelima patriak untuk membicarakan masalah ini. Aku harap mereka mau di ajak kerja sama untuk melakukan penyerangan menuju markas kelompok Teratai Hitam," Xu Tian lalu bangkit dari posisinya menuju kamar mandi.


Qing Ling menganggukkan kepala, tidak ingin menghalangi rencana suaminya. Dia kemudian berjalan keluar menuju kamar Xu Yue Lin.


*****


Di Istana Xufelong.

__ADS_1


Long Hei saat ini sedang berkumpul bersama Feng Huang, Feng Louzhi, dan abdi Xu Tian yang lainnya.


" Aku yakin tuan muda akan segera melakukan pergerakan setelah mendengar informasi ini," Ucap Feng Huang dengan serius.


" Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Bai Mo menatap semua orang.


" Perintahkan semua anggota sekte untuk mulai menyebar menuju setiap kota yang ada di Wilayah Timur. Aku ingin Gui Lou dan saudara yang lain membagi kelompok, dengan masing-masing kelompok berjumlah tiga orang. Bantu mereka dalam bayang-bayang jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan nantinya," Ucap Feng Huang, lalu menatap ke arah Long Hei dan Feng Louzhi.


" Kalian berdua, pergilah menuju Wilayah Tengah. Lindungi tuan muda. Aku akan menjaga Istana Xufelong bersama para patriak dan leluhur."


Long Hei dan Feng Louzhi menganggukkan kepala.


" Semua sudah mendapatkan tugasnya masing-masing. Aku harap kalian tidak melakukan sesuatu yang dapat menarik kekuatan lainnya. Saling memberikan kabar apapun situasinya." Lanjut Feng Huang menatap mereka semua.


Mereka semua kemudian segera keluar dari aula Istana Xufelong, untuk mengerjakan tugas masing-masing.


" Aku harap mereka tidak berbuat melebihi batas. Sepertinya cepat atau lambat tuan muda harus pergi menuju dunia illahi," Batin Feng Huang, lalu bangkit berdiri keluar dari ruangan itu.


*****


Di tempat lain.


" Wushhh..." Bai Hu muncul di samping Xu Tian bersama Xie Heng.


" Bagaimana?" Tanya Xu Tian dengan menatap ke arah bawah.


" Semua berjalan dengan lancar. Ada beberapa klan yang kini berada di bawah kendali Patriak Jun Tao. Apa aku harus menghancurkan mereka?" Ucap Bai Hu menatap Xu Tian.


Xu Tian menggelengkan kepalanya. " Tidak perlu, aku hanya ingin petinggi Klan Jun untuk memanggil Patriak Klan yang kini berada di bawah kendali Patriak Jun, untuk berkumpul di sini. Aku harap kalian berdua dapat menyelesaikannya."


" Baik, tuan muda." Ucap Bai Hu dan Xie Heng, kemudian menghilang dari tempatnya.


Xu Tian masih berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun. Hingga beberapa saat kemudian lenyap seperti angin.


*****


Klan Xu.


Semua orang kini telah hadir di aula klan Xu. Terlihat wajah mereka terlihat sedikit cemas menunggu kedatangan Xu Tian.


Hingga tidak lama kemudian, pintu ruangan terbuka memperlihatkan seorang tetua yang memasuki ruangan.

__ADS_1


" Tetua Mou, apa yang terjadi?" Tanya Patriak Xu Zhentian yang melihat wajah tetua itu terlihat sangat khawatir.


" Patriak, aku baru saja mendapatkan informasi mengenai Wilayah Timur," Ucap tetua itu dengan serius.


" Katakan!"


" Orang-orang kita yang berada di perbatasan mendengar suara pertempuran di sekitar perbatasan antara Wilayah Tengah dan Wilayah Timur. Mereka yakin jika pertempuran itu bukanlah pertempuran skala kecil." Tetua Mou menjelaskan, membuat semua orang merasa penasaran.


" Apa hanya itu saja?" Tanya Patriak Qing Haocun.


" Benar, Patriak. Setelah suara pertempuran selesai, orang-orang Klan Xu tidak merasakan jejak aura apapun yang tertinggal."


Semua orang terdiam, hingga beberapa saat kemudian hembusan angin terasa menerpa wajah mereka semua, dengan kemunculan Xu di tempat itu.


" Tidak perlu ada yang di khawatirkan. Jika memang terjadi sesuatu yang membahayakan, aku yakin mereka akan tewas terlebih dulu sebelum memberikan ancaman bagi kedua wilayah," Ucap Xu Tian dengan tersenyum tipis, lalu memberikan hormat kepada semua orang yang ada di dalam ruangan.


Semua orang semakin di buat bingung oleh kata-kata Xu Tian. Berbeda dengan Leluhur Ling Zhengji yang merasa bergedik ngeri saat mengingat bagaimana aura milik Bai Hu.


" Aku yakin, ini semua ulah dari orang-orangnya," Batin Leluhur Ling Zhengji menatap Xu Tian.


Xu Tian sendiri hanya tersenyum tanpa berniat memberikan jawaban kepada semua orang.


" Kalian semua seharusnya sudah memahami kekacauan yang akhir-akhir ini terjadi. Aku harap kalian dapat menentukan sikap kalian saat ini juga." Ucap Xu Tian dengan nada dingin.


" Nak, kami sudah sepakat untuk menyerahkan semuanya kepadamu. Apapun keputusanmu, kami semua akan ikut," Ucap Patriak Xu Zhentian, yang mendapatkan anggukan kepada dari semua orang.


Xu Tian mengerutkan keningnya. " Apa kalian semua yakin?"


Semua orang sekali lagi menganggukan kepala.


" Jika begitu, persiapkan diri kalian masing-masing. Sebentar lagi akan ada hiburan menarik untuk kalian." Ucap Xu Tian dengan tertawa kecil.


Mereka yang melihat tawa Xu Tian, seakan merasakan kengerian yang luar biasa.


" Nak, apa yang harus kita lakukan saat ini?" Tanya Leluhur Ling Zhengji.


" Mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Lusa aku akan mulai bergerak untuk menghancurkan Organisasi kelompok Teratai Hitam!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


1 bab. Masih kurang fit karena harus berkerja juga. Hari libur akan aku usahakan untuk crazy up.

__ADS_1


__ADS_2