
Klan Ling.
Di dalam aula Klan Ling, Leluhur Ling Zhengji menatap Xu Tian dan Bai Hu dengan bingung.
" Tuan muda, apa yang terjadi sebenarnya?" Tanya Ling Zhengji dengan penasaran.
" Senior Ling Zhengji, aku meminta maaf karena tidak dapat menjelaskan tentang kejadian sebelumnya," Ucap Xu Tian merasa tidak enak.
Bai Hu yang berada di samping Xu Tian, menatap Leluhur Ling Zhengji dengan tajam.
Leluhur Ling Zhengji yang mendapatkan tatapan seperti itu dari Bai Hu, akhirnya hanya mampu menahan diri untuk tidak menanyakan lebih jauh lagi.
" Baik, melihat tuan muda masih dalam keadaan baik-baik saja, menurutku itu sudah menjadi kabar yang jauh lebih baik di bandingkan harus melihat Klan Ling hancur." Leluhur Ling Zhengji dengan menatap Bai Hu.
Xu Tian menggelengkan kepalanya, menatap Bai Hu. " Aku meminta maaf, atas sikap Bai Hu kepada senior," Xu Tian dengan menangkupkan kedua tangannya.
Bai Hu yang mendengar itu, merasa sangat bersalah.
Leluhur Ling Zhengji tersenyum. " Aku memahami keadaan Bai Hu, di mana aku juga pasti akan melakukan hal yang sama, seperti yang di lakukan olehnya,"
Xu Tian menganggukkan kepala, lalu mulai menjelaskan rencana yang akan dia lakukan. " Senior, berapa lama lagi kompetisi Wilayah akan di adakan?"
" Sekitar dua minggu dari sekarang. Apa tuan muda akan ikut berpatisipasi?" Leluhur Ling Zhengji dengan mengerutkan keningnya.
" Iya, tapi bukan aku. Mungkin anggota Istana Xufelong yang akan menjadi perwakilanku nanti."
" Istana Xufelong?"
" Benar, aku memiliki organisasi yang hampir menyamai sebuah Sekte. Dan itu berada di perbatasan Wilayah Timur." Xu Tian kemudian sedikit menjelaskan mengenai keberadaan Istana Xufelong.
Leluhur Ling Zhengji terlihat sangat terkejut dengan cerita Xu Tian, di mana ternyata organisasi kelompok Teratai Hitam telah membuat kekacauan di Wilayah Timur.
" Dan kedatanganku ke Wilayah Tengah, salah satunya untuk mendatangi markas utamanya." Ucap Xu Tian menyelesaikan ceritanya.
" Aku tidak menyangka mereka telah melakukan pergerakan yang cukup jauh. Dan anehnya, kelima kekuatan terkuat di Wilayah Tengah, masih saja bersikap lembek terhadap mereka."
" Itu yang hingga saat ini aku pertanyakan."
Leluhur Ling Zhengji tersenyum menatap ke arah Xu Tian. " Tuan muda, sebenarnya kami memiliki sebuah alasan untuk hal ini. Kelima klan terkuat di wilayah tengah, selalu berada di pengawasan wilayah lainnya. Mereka mengawasi pergerakan kelima klan, bukan karena memiliki sebuah dendam atau apapun itu. Mereka lebih khawatir apabila kelima klan membuat pergerakan, akan menarik perhatian Istana Langit, dan itu akan berimbas kepada wilayah yang lainnya. Maka dari itu, kelima klan sedikit berhati-hati untuk melakukan tindakan yang tidak terlalu penting, selagi itu semua tidak mengganggu mereka."
Xu Tian terkekeh pelan mendengar penjelasan Leluhur Ling Zhengji. " Bukankah itu semua sama saja egois? Melihat orang lain dalam bahaya, namun mereka hanya diam menutup mata. Lalu apa bedanya mereka dengan orang-orang Istana Langit?"
Leluhur Ling Zhengji sama sekali tidak marah mendengar ucapan Xu Tian, karena memang yang di katakan olehnya benar.
__ADS_1
" Tuan muda, benar. Dan saat inilah kami sedang mencoba mencari kesempatan untuk keluar dari masalah ini,"
" Maksud, senior?"
Ling Zhengji tersenyum. " Kompetisi wilayah akan membuat sang pemenang memiliki kesempatan untuk dapat pergi menuju Istana Langit. Di sinilah kami akan mulai menyelidiki kekuatan yang di miliki mereka, sehingga di saat kami ingin melakukan pergerakan, kami tidak perlu lagi mengkhawatirkan orang-orang Istana Langit ikut campur."
Xu Tian menganggukkan kepala mengerti.
" Apa tuan muda mengetahui, alasan Patriak Xu Zhentian dan lainnya ingin bertemu dengan tuan muda sebelumnya?" Tanya Leluhur Ling Zhengji.
" Mereka ingin meminta bantuanku untuk melakukan tugas ini?"
" Benar. Mereka sepertinya tertarik dengan tuan muda. Dan ingin meminta bantuan tuan muda untuk melakukan misi penting tersebut,"
Xu Tian terdiam, dia bisa saja melakukan itu semua. Namun dia sama sekali tidak tertarik dengan kompetisi wilayah, di mana kekuatannya saat ini saja sudah berada di ranah Kaisar Dewa - Dewa Alam.
" Apa tidak ada cara lain? Aku merasa kurang nyaman jika harus mengikuti kompetisi itu."
" Tuan muda tidak perlu khawatir, dengan menemui para patriak, aku yakin mereka telah memiliki rencana mengenai hal ini," Jelas Leluhur Ling Zhengji dengan tersenyum.
" Baik, aku akan menerimanya."
Leluhur Ling Zhengji tersenyum senang. Alasan dirinya menemui Xu Tian, juga menyangkut dengan rencana kelima Patriak Klan terkuat itu.
" Menghancurkan Klan Jun!" Jawab Xu Tian dengan santai.
Leluhur Ling Zhengji dan Bai Hu terlihat cukup terkejut.
" Apa tuan muda tidak bercanda?"
" Apa aku terlihat bercanda?"
Leluhur Ling Zhengji menggelengkan kepalanya. " Tapi-...."
" Bukankah yang sebelumnya senior katakan hanya berlaku untuk kelima klan terkuat?" Xu Tian lalu bangkit berdiri.
" Sampaikan kepada kelima patriak, aku akan menemui mereka setelah menghancurkan Klan Jun." Lanjut Xu Tian, lalu menatap Bai Hu.
" Aku pamit undur diri." Xu Tian menghilang bersama Bai Hu.
Leluhur Ling Zhengji terdiam dengan mulut terbuka lebar. " Ah... Aku harus segera melaporkan hal ini kepada mereka." Ucapnya lalu ikut menghilang dari tempatnya.
" Swusshh...."
__ADS_1
******
Di tempat lain.
Dua kilatan cahaya melesat dengan kecepatan tinggi di atas langit ibu kota Wilayah Tengah.
" Penguasa, apa kita akan benar-benar mendatangi Klan Jun?"
" Tentu saja, aku tidak akan melepaskan siapapun itu yang berniat membunuhku." Xu Tian dengan terus bergerak.
Bai Hu tersenyum senang. Kini dia telah mengubah panggilannya kembali kepada Xu Tian, menjadi Penguasa. Ya.. Penguasa Alam yang sesungguhnya telah kembali.
******
Dunia Kultivator.
Xu Yuan memasuki ruangan dengan membawa kedua putrinya, dan kedelapan saudara-saudari Xu Tian.
" Akhirnya kalian datang juga," Ucap Qian Xialin tersenyum senang.
Mereka yang pernah melihat sosok Qian Xialin saat pernikahan Xu Tian, segera memberikan hormat.
" Bangunlah, kita akan segera pergi menyusul An'er." Ucap Qian Xialin, kemudian membuat segel tangan.
" Nenek, apa benar itu?" Tanya Xu Mei dengan gembira.
Lin Hua mengelus puncak kepala Xu Mei. " Benar Mei'er. Dan Jangan ganggu Nenek,"
Mereka semua terlihat sangat bahagia mendengar hal itu. Setelah sekian lama mereka berlatih untuk naik ke Dunia Dewa, kini mereka benar-benar akan menyusul Xu Tian.
Xu Yuan juga melakukan hal yang sama, namun bedanya dia membuat sebuah pesan yang di tujukan kepada para tetua atas kepergian dia bersama dengan yang lainnya.
Setelah semua persiapan selesai, tiba-tiba semua orang terseret masuk ke dalam lingkaran yang di buat oleh Qian Xialin.
Qian Xialin kemudian menatap ke suatu tempat, hingga tidak lama kemudian muncul dua orang pria.
" Lakukan tugas kalian sesuai dengan apa yang aku perintahkan. Aku akan menunggu mereka di dunia dewa." Ucapnya menatap kedua pria itu.
Keduanya menganggukkan kepala dengan patuh.
" Wushhh..." Cahaya itu lenyap meninggalkan kedua pria yang masih diam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Aku gak bisa crazy up buat hari ini. Mungkin nanti akan aku coba 1 bab lagi.