
" Dhuaaarrrr......" Ledakan keras terjadi membuat Leluhur Zhengji yang melihat pertarungan itu dari atas awan menggelengkan kepalanya.
" Bodoh berteriak bodoh! Dasar bodoh!" Leluhur Zhengji tertawa melihat tingkah sosok itu yang menyambut serangan Xu Tian.
Kedua sosok itu, tidak lain tetua tingkat tinggi kelompok teratai hitam. Mereka mendapatkan tugas dari pemimpin mereka untuk mengikuti lelang dan mendapatkan peta kuno.
Seandainya mereka tidak mampu mendapatkannya, setidaknya mereka harus mengetahui identitas tentang sosok yang memenangkannya.
Sosok yang beradu serangan dengan Xu Tian terlempar ratusan meter, membuat sosok yang sebelumnya menghindar sangat ketakutan.
" Aku harus pergi!" Ucapnya yang langsung melesat pergi meninggalkan rekannya.
" Ingin pergi?" Xu Tian yang kemudian menghilang dari tempatnya.
" Swusshh...." Xu Tian kembali muncul di hadapan sosok yang ingin pergi itu.
" Dhuaaarrrr..." Serangan tapak muncul dari kehampaan mengenai sosok itu, membuatnya memuntahkan banyak darah dari dalam mulutnya.
Dengan perasaan penuh ketakutan, sosok itu menatap ke arah Xu Tian.
" Siapa kau sebenarnya?"
" Aku yang telah menghancurkan pasukan kalian di Wilayah Timur. Kedatanganku ke wilayah Tengah sendiri, ingin menghapuskan teratai hitam dari peta dunia dewa!" Ucap Xu Tian yang kembali menghilang.
Hingga dalam waktu singkat, kedua sosok anggota Teratai Hitam telah tewas dengan keadaan tubuh terpotong-potong menjadi tahu.
Hal itu membuat Leluhur Ling Zhengji menatap Xu Tian tidak percaya.
Xu Tian sendiri, sengaja melakukan itu semua di hadapan Leluhur Ling Zhengji. Dia ingin memperlihatkan bagaimana dirinya tidak akan pernah mengampuni musuh-musuhnya.
Leluhur Zhengji segera menuju tempat Xu Tian. " Apa rencanamu selanjutnya?"
" Aku ingin menghancurkan kelompok teratai hitam, hanya saja aku masih memiliki keperluan di ibu kota Wilayah Tengah." Jelas Xu Tian dengan tenang.
" Bagaimana jika kita menuju Klan Ling terlebih dulu, aku akan mencoba membantumu nanti."
" Aku merasa terhormat mendapatkan undangan dari seorang Leluhur seperti senior." Ucap Xu Tian dengan terkekeh kecil.
" Di dunia seperti ini, hanya kekuatan dan latar belakang yang mendapatkan penghormatan khusus. Meski aku Leluhur Klan Ling, aku merasa lebih rendah di hadapanmu." Ucap Leluhur Klan Ling dengan serius.
" Senior terlalu berlebihan."
Leluhur Zhengji hanya tersenyum, lalu segera mengajak Xu Tian pergi menuju Klan Ling.
Mereka berdua melesat dengan kecepatan tinggi menuju Klan Ling.
__ADS_1
*****
Klan Xu.
Dua orang tetua yang sebelumnya di minta untuk mengawasi Xu Tian, kini sedang melaporkan tugasnya kepada patriak Xu Zhentian.
" Patriak, kami gagal."
" Tidak perlu di pikirkan. Aku sudah melihatnya secara langsung, jadi aku cukup memahami alasan kalian gagal dalam misi ini."
" Patriak, siapa sebenarnya dia?"
" Entahlah, aku juga masih kurang yakin dengan hal ini. Hanya saja, aku merasa jika dia memiliki darah murni Klan Xu dari kakak pertamaku."
Kedua tetua yang mendengar ucapan Patriak Xu Zhentian, merasa sangat terkejut.
" Patriak, jika memang dia keturunan Leluhur Xu Lou Yuan, artinya.."
" Benar. Dia pewaris tunggal patriak Klan Xu kita. Aku bahkan akan sangat senang menyambutnya kedatangannya. Aku rasa sudah cukup aku menempati kursi Patriak ini." Ucap Patriak Xu Zhentian dengan bahagia jika memang firasatnya tentang hal ini benar.
Kejadian yang sama juga terjadi di Klan Lin dan Klan Qing. Patriak dari masing-masing kedua Klan itu memaklumi kegagalan tetua yang di minta untuk mengawasi Xu Tian.
*****
Markas utama Teratai Hitam.
" Bagaimana, apa sudah ada kabar dari mereka?" Tanya sosok dengan aura paling mendominasi.
" Hingga saat ini mereka belum juga memberikan kabar kembali. Mereka berdua hanya mengatakan jika sosok yang memiliki peta kuno seorang pemuda."
" Cih! Mencari identitas seorang pemuda saja tidak mampu!"
" Pemimpin, aku rasa pemuda itu bukan orang sembarangan."
Semua orang di dalam ruangan terdiam. Mereka juga memiliki pemikiran yang sama, apalagi lelang tersebut juga di hadiri Patriak dari kelima Klan terkuat Wilayah Tengah.
Hingga saat mereka sedang sibuk dengan pikirannya masing-masing, tiba-tiba pintu aula klan terbuka.
Semua orang segera mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk, hingga mereka semua melihat jenderal utama kelompok organisasi Teratai Hitam memasuki ruangan.
" Hormat kepada pemimpin utama, hormat kepada wakil pemimpin serta tetua dan jenderal sekalian." Ucap Jenderal utama dengan hormat.
" Katakan.." Ucap sang pemimpin yang merasa ada sesuatu yang penting.
" Mereka berdua telah tewas. Aku rasa keberadaan mereka telah di ketahui oleh sosok yang mendapatkan peta kuno."
__ADS_1
" K*parat!" Teriak marah sang pemimpin.
Semua orang terdiam saat melihat pemimpin mereka marah.
" Kalian semua benar-benar tidak becus! Bukan hanya kehilangan sumber kekuatanku di danau hitam, sekarang kalian gagal mendapatkan peta kuno. Aku tidak mau tau, kalian harus membereskan hal ini secepatnya, sebelum semuanya terlambat!"
" Baik, pemimpin!"
Kelompok Teratai Hitam, adalah kelompok gabungan dari mereka yang memiliki tujuan berbeda. Kebanyakan dari mereka, bergabung dengan kelompok organisasi Teratai Hitam karena dendam. Hal itu membuat kelompok ini berkembang dengan pesat.
Apalagi saat kehadiran sosok yang kini menjadi pemimpin mereka, menggantikan pemimpin sebelumnya.
Kelompok ini sendiri memiliki cukup banyak petinggi. Sehingga petinggi pertama dengan sebutan tetua, dan petinggi kedua yang baru saja berdiri setelah pemimpin kedua mereka datang dengan sebutan jenderal.
Meski mereka dalam satu kelompok dan organisasi yang sama, namun persaingan di antara mereka benar-benar sangat menakutkan dengan saling menjatuhkan sama lain. Hal ini yang membuat perkembangan kelompok organisasi Teratai Hitam mudah di runtuh.
Di mana setiap petinggi yang terbunuh, seakan mejadi angin segar dari beberapa sosok. Hal ini seperti yang di alami oleh Bo Yosheng, sehingga dia mendapatkan posisi tinggi, sebelum akhirnya harus bertemu dengan Xu Tian.
" Kita lihat, sejauh mana kelompok organisasi Teratai Hitam akan bertahan di bawah tekanan." Batin Jenderal utama, yang kemudian pergi meninggalkan ruangan.
******
Di tempat lain.
Xu Tian dan Leluhur Ling Zhengji akhirnya tiba di Klan Ling. Mereka berdua di sambut langsung oleh patriak dan para tetua tingkat tinggi.
" Hormat kepada Leluhur Ling Zhengji.." Ucap semua orang memberikan hormat.
" Hormat kalian aku terima.."
Patriak dan tetua Klan Ling menatap ke arah Xu Tian yang masih berdiri dengan tenang.
" Tuan muda, selamat datang di Klan Ling kami.."
" Patriak serta para tetua sekalian, terima kasih.."
Setelah melakukan perbincangan selama beberapa saat, Leluhur Ling Zhengji meminta mereka semua untuk membubarkan diri. Sedangkan Leluhur Ling Zhengji dan Xu Tian segera berjalan menuju bangunan termewah di Klan Ling.
" Nak, aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu." Ucap Leluhur Ling Zhengji yang sedang berjalan bersama Xu Tian.
" Apa senior selalu melakukan hal ini saat bertemu dengan seseorang?"
" Maksudmu?"
" Pertemuan pertama kita, senior juga ingin memberikan teknik Azura, dan kali ini senior juga berniat memberikan sesuatu kepadaku."
__ADS_1
Leluhur Ling Zhengji tersenyum kecut, entah kenapa dia merasa seperti bocah saat berbicara dengan Xu Tian.